Anggaran Smartboard Sekolah Rp2 Triliun, DPR Awasi Distribusi dan Penggunaan
Senin, 15 September 2025 - 15:25 WIB
loading...
A
A
A
Namun, legislator PKB itu tidak mengetahui secara pasti terkait harga barang yang akan didistribusikan ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. "Kami tidak masuk ke sana, tetapi pengawasan terhadap distribusi kemudian penggunaan dari program tersebut tentu menjadi pengawasan dan tugas utama Komisi X," pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti terkait perkembangan program digitalisasi pendidikan. Dalam pertemuan yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 27 Agustus 2025, Mu'ti menyampaikan bahwa program digitalisasi pendidikan kini sudah mulai berjalan dengan baik.
"Kepada Bapak Presiden, progres untuk pelaksanaan program digitalisasi pendidikan yang alhamdulillah sekarang sudah dimulai proses untuk pendaftaran dan penerimaan sekolah-sekolah yang siap untuk menerima, dan insyaallah semuanya lancar," ujar Mu'ti dalam keterangannya kepada awak media seusai pertemuan, dikutip dari laman Presiden RI.
Mendikdasmen juga meluruskan kabar yang sempat beredar bahwa seluruh sekolah secara otomatis akan menerima perangkat digital tanpa perlu pengajuan. Ia menegaskan, distribusi perangkat berbasis pada formulir yang diisi oleh sekolah sesuai kebutuhan.
"Saya ingin juga menyampaikan bahwa sekolah-sekolah itu kami data mana yang sudah siap, dan itu kami nanti akan kirimkan sesuai dengan data yang dikirimkan sekolah itu," katanya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti terkait perkembangan program digitalisasi pendidikan. Dalam pertemuan yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 27 Agustus 2025, Mu'ti menyampaikan bahwa program digitalisasi pendidikan kini sudah mulai berjalan dengan baik.
"Kepada Bapak Presiden, progres untuk pelaksanaan program digitalisasi pendidikan yang alhamdulillah sekarang sudah dimulai proses untuk pendaftaran dan penerimaan sekolah-sekolah yang siap untuk menerima, dan insyaallah semuanya lancar," ujar Mu'ti dalam keterangannya kepada awak media seusai pertemuan, dikutip dari laman Presiden RI.
Mendikdasmen juga meluruskan kabar yang sempat beredar bahwa seluruh sekolah secara otomatis akan menerima perangkat digital tanpa perlu pengajuan. Ia menegaskan, distribusi perangkat berbasis pada formulir yang diisi oleh sekolah sesuai kebutuhan.
"Saya ingin juga menyampaikan bahwa sekolah-sekolah itu kami data mana yang sudah siap, dan itu kami nanti akan kirimkan sesuai dengan data yang dikirimkan sekolah itu," katanya.
Lihat Juga :