Aktif Lawan TPPO, Keputusan Rahayu Saraswati Mundur dari DPR Bikin Kaget
Sabtu, 13 September 2025 - 20:21 WIB
loading...
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mundur dari DPR. Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Keputusan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mundur dari DPR membuat Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Islam Indonesia (AMII) M Fajar Priaditama kaget. Sebab, menurut Fajar, wanita yang akrab disapa Sara itu memilki kinerja yang maksimal dan luar biasa selama memegang amanah rakyat.
Menurutnya, Sara bukan hanya pada tugas dan fungsinya sebagai anggota dewan membuat dan memperjuangkan produk legislasi. Namun, dia juga kerap menjadi sosok yang memperjuangkan aspirasi rakyat dan masih banyak lagi yang ia lakukan sebagai wakil rakyat selama ini.
"Saya masih ingat betul dengan Mbak Sara yang membela Ipda Rudi Soik personel Polri di Nusa Tenggara Timur yang dikriminalisasi pada saat itu, Mbak Sara yang berdiri paling depan membela rekannya yang sama-sama bergerak memberantas tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di NTT melalui berbagai instrumen baik itu organisasi dan instrumen lainnya,” ujarnya, Sabtu (13/9/2025).
![Aktif Lawan TPPO, Keputusan Rahayu Saraswati Mundur dari DPR Bikin Kaget]()
Baca juga: Jejak Pendidikan Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
"Bagi kami Mbak Sara adalah cerminan kepemimpinan anak muda di parlemen yang ideal dan responsif. Sayang sekali kalau beliau harus mundur. Banyak pihak yang akan merasa kehilangan sosok Sara, termasuk kami," tuturnya.
Kendati demikian, Fajar mengaku pihaknya tetap mendukung penuh apa pun langkah yang diambil oleh Sara dalam karier politiknya. Dia percaya, keponakan Presiden Prabowo Subianto itu tetap berkarya di tempat lain, dengan tetap melibatkan anak-anak muda di dalamnya.
"Kita butuh banyak orang muda seperti Mbak Sara yang punya kemampuan intelektual yang mumpuni, kepekaan sosial yang kuat terhadap problem rakyat kecil untuk memenuhi ruang-ruang strategis dan tempat pengambil keputusan di negara ini, agar pelibatan pemikiran progresif dari anak muda itu nyata, bukan hanya sebagai simbol seperti yang terjadi selama ini," pungkasnya.
Menurutnya, Sara bukan hanya pada tugas dan fungsinya sebagai anggota dewan membuat dan memperjuangkan produk legislasi. Namun, dia juga kerap menjadi sosok yang memperjuangkan aspirasi rakyat dan masih banyak lagi yang ia lakukan sebagai wakil rakyat selama ini.
"Saya masih ingat betul dengan Mbak Sara yang membela Ipda Rudi Soik personel Polri di Nusa Tenggara Timur yang dikriminalisasi pada saat itu, Mbak Sara yang berdiri paling depan membela rekannya yang sama-sama bergerak memberantas tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di NTT melalui berbagai instrumen baik itu organisasi dan instrumen lainnya,” ujarnya, Sabtu (13/9/2025).

Baca juga: Jejak Pendidikan Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
"Bagi kami Mbak Sara adalah cerminan kepemimpinan anak muda di parlemen yang ideal dan responsif. Sayang sekali kalau beliau harus mundur. Banyak pihak yang akan merasa kehilangan sosok Sara, termasuk kami," tuturnya.
Kendati demikian, Fajar mengaku pihaknya tetap mendukung penuh apa pun langkah yang diambil oleh Sara dalam karier politiknya. Dia percaya, keponakan Presiden Prabowo Subianto itu tetap berkarya di tempat lain, dengan tetap melibatkan anak-anak muda di dalamnya.
"Kita butuh banyak orang muda seperti Mbak Sara yang punya kemampuan intelektual yang mumpuni, kepekaan sosial yang kuat terhadap problem rakyat kecil untuk memenuhi ruang-ruang strategis dan tempat pengambil keputusan di negara ini, agar pelibatan pemikiran progresif dari anak muda itu nyata, bukan hanya sebagai simbol seperti yang terjadi selama ini," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :