Wali Kota Semarang Kukuhkan FPRB 2025–2028 untuk Kesiapsiagaan Musim Hujan

Kamis, 11 September 2025 - 20:47 WIB
loading...
Wali Kota Semarang Kukuhkan...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
SEMARANG - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang menggelar apel gladi lapang kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan sekaligus mengukuhkan anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Semarang periode 2025–2028, Kamis pagi (11/9) di Halaman Balaikota Semarang.

Acara yang dipimpin langsung oleh Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng diikuti ratusan personel dari BPBD, TNI, Polri, relawan kebencanaan, serta perwakilan organisasi masyarakat. Berbagai sarana prasarana disiagakan, mulai dari armada penyelamatan, perahu karet, hingga tim medis dan logistik.

Dalam sambutannya, Agustina menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki dua momentum strategis. Pertama, gladi lapang yang berfungsi untuk menguji kesiapsiagaan teknis seluruh personel di lapangan. Kedua, pengukuhan FPRB menjadi tonggak penguatan sinergi lintas sektor dalam upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana.

“Kebersamaan yang kita wujudkan pada pagi ini merupakan modal besar. Apalagi BMKG memprediksi puncak musim penghujan akan terjadi pada akhir 2025 hingga awal 2026, dengan potensi anomali cuaca yang semakin sulit diprediksi. Kita tidak boleh lengah, karena bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, maupun angin puting beliung bisa datang kapan saja,” tegasnya.

“Dengan hadirnya FPRB, kita berharap lahir inovasi baru untuk memperkuat program-program seperti Kelurahan Tangguh Bencana (Katana) dan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Upaya ini adalah fondasi untuk membangun Semarang sebagai kota yang semakin tangguh bencana,” lanjut Wali kota.

Kegiatan apel turut dihadiri jajaran Forkopimda Kota Semarang, Kepala BPBD Provinsi Jawa Tengah, pimpinan perguruan tinggi di Semarang, hingga perwakilan organisasi sosial. Ratusan relawan kebencanaan tampak antusias mengikuti simulasi lapangan yang menampilkan skenario penanganan banjir, tanah longsor, serta evakuasi korban bencana.

“Simulasi lapangan ini bukan sekadar seremoni. Kita ingin memastikan seluruh armada, personel, dan sarana prasarana betul-betul siap digunakan saat kondisi darurat. Latihan seperti ini penting untuk melatih koordinasi lintas instansi, sehingga ketika bencana terjadi, kita bisa bergerak cepat, tepat, dan terukur,” lanjut Agustina.

Menutup sambutannya, Wali kota mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat komitmen bersama “Semarang Bersatu, Semarang Semakin Hebat, Semarang Semakin Tangguh. Semua Terlibat, Semua Selamat,” pungkas wali kota.

Dengan kesiapsiagaan terpadu ini, Pemkot Semarang optimis mampu meminimalkan risiko sekaligus mempercepat pemulihan bila terjadi bencana, sehingga masyarakat tetap terlindungi dan kota tetap tangguh menghadapi tantangan alam.

Sebagai informasi, apel gladi lapang kali ini melibatkan berbagai instansi dengan total ratusan personel. BPBD Kota Semarang menurunkan 75 anggota dengan peralatan lengkap mulai dari truk, mobil ATV, perahu karet, hingga peralatan selam. TNI dan Polri juga mengerahkan pasukan, termasuk armada SAR, truk rescue, serta unit Brimob.

Tidak hanya itu, Dinas Pemadam Kebakaran menyiagakan armada pemadam, Dinas Kesehatan menurunkan ambulans beserta tenaga medis, sementara PMI Kota Semarang menghadirkan tim lengkap dengan perahu karet. Berbagai organisasi relawan kebencanaan juga turut serta, mulai dari Tagana, MDMC, LPBI, hingga komunitas pemuda peduli bencana.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wali Kota Agustina Dukung...
Wali Kota Agustina Dukung lewat Nobar, Celyna Grace Sukses Jadi Jawara Indonesian Idol Season XIV
Wali Kota Agustina Resmi...
Wali Kota Agustina Resmi Lantik Handi Priyanto Sebagai Sekda Kota Semarang
Langkah Nyata Pemkot...
Langkah Nyata Pemkot Semarang Amankan Jalur Silayur dari Risiko Truk Overkapasitas
Wakil Ketua KPK ke Balaikota...
Wakil Ketua KPK ke Balaikota Semarang Beri Tausyiah Ajak ASN dan DPRD Hijrah ke Budaya Antikorupsi
Inflasi Kota Semarang...
Inflasi Kota Semarang Maret 2026 Terkendali di Tengah Tekanan Idul Fitri
Selesaikan Masalah Sampah,...
Selesaikan Masalah Sampah, Pemkot Semarang Pertegas Komitmen melalui PSEL
Wali Kota Semarang,...
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Mitra Kios Warga
KPK Kembali Panggil...
KPK Kembali Panggil Mba Ita dan Suami Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Pemkot Semarang
PGN Bersama BRIN dan...
PGN Bersama BRIN dan Pemkot Semarang Garap 20 Hektare Lahan Padi Biosalin
Rekomendasi
Makna Basmalah dan Tafsirnya...
Makna Basmalah dan Tafsirnya dalam Islam, Ini Arti Bismillahirrahmanirrahim
4 Suporter Tewas, Meksiko...
4 Suporter Tewas, Meksiko Perketat Pengamanan Jelang Lawan Inggris
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Berita Terkini
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
Pengembalian Amplop...
Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana, KPK Terus Dalami Kasus HPT
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Raksasa (yang) Tak Lagi...
Raksasa (yang) Tak Lagi Menakutkan
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Gugatan Praperadilan, Polda Metro Jaya: Tidak Apa-apa
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved