Alasan Keluarga Arya Daru Ajukan Perlindungan ke LPSK: Terima Pesan Berisi Simbol Aneh

Kamis, 11 September 2025 - 16:46 WIB
loading...
Alasan Keluarga Arya...
Arya Daru Pangayunan. Foto/Facebook Arya Daru Pangayunan
A A A
JAKARTA - Keluarga Arya Daru Pangayunan atau ADP mengajukan permohonan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban ( LPSK ). Alasannya, keluarga menerima pesan berisi simbol-simbol aneh.

LPSK masih melakukan verifikasi atas permohonan itu. "Soal kejanggalan disampaikan kepada LPSK mengenai ada pihak yang mengirimkan pesan melalui simbol-simbol yang tidak dipahami dan soal makam almarhum yang bunganya diganti oleh orang atau pihak tak dikenal," ujar Wakil Ketua LPSK Susilaningtias melalui keterangannya, Kamis (11/9/2025).

Menurutnya, saat mengajukan permohonan perlindungan kepada LPSK pada akhir bulan Agustus 2025, pihak keluarga APD berharap bisa menguatkan keluarga dalam mengungkap kematian ADP. Keluarga juga menyampaikan alasannya kepada LPSK saat mengajukan permohonan tersebut.

Baca Juga: 6 Anggota Keluarga Arya Daru Ajukan Permohonan Perlindungan ke LPSK

Dia mengatakan, keluarga ADP menilai adanya kejanggalan dari pesan melalui simbol yang tak dipahami tersebut. Saat ini, LPSK pun masih melakukan verifikasi atas permohonan tersebut. "Akhir Agustus lalu (diajukan) dan sekarang kami masih verifikasi berkas atau telaah administrasi," katanya.

Diberitakan sebelumnya, keluarga Arya Daru Pangayunan mengajukan permohonan perlindungan ke LPSK. Permohonan perlindungan itu diajukan pada Agustus 2025.

"Kuasa hukum berkomunikasi terlebih dahulu dengan LPSK dan menyampaikan bahwa keluarga ingin bertemu serta hendak mengajukan permohonan perlindungan," kata Wakil Ketua LPSK Susilaningtias.



Permohonan itu diajukan lantaran pihak keluarga merasa terdapat kejanggalan atas kematian Arya Daru. Namun, Susi menegaskan LPSK tidak bisa merinci siapa-siapa saja yang mengajukan permohonan perlindungan.

"Total enam orang. Jadi kami tidak bisa merinci siapa saja, yang pasti ini adalah dari pihak keluarga korban," ujarnya.

Arya Daru, diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), ditemukan tewas di kamar indekosnya kawasan Menteng, Jakarta Pusat, 8 Juli 2025. Korban ditemukan dalam kondisi kepala dan wajah terlilit lakban.

Berdasarkan hasil penyelidikan Ditreskrimum Polda Metro Jaya tidak ditemukan adanya jejak DNA lain selain Arya pada lakban yang melilit wajah dan kepalanya. Polisi juga mengungkap bahwa hasil autopsi Arya tewas akibat kekurangan oksigen. Dari temuan itu, polisi menyatakan tidak ada unsur pidana dalam kasus tewasnya Arya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
Polisi Sebut Pelimpahan...
Polisi Sebut Pelimpahan Roy Suryo dan Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
Momen Pelimpahan Roy...
Momen Pelimpahan Roy Suryo ke Kejaksaan, Sempat Adu Mulut Tolak Pakai Baju Tahanan
Dilimpahkan ke Kejari...
Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Roy Suryo: Allahu Akbar, Terus Semangat!
Keluar dari RS Polri,...
Keluar dari RS Polri, Roy Suryo Kepalkan Tangan, dr tifa Dipegang 2 Polisi
Kondisi Roy Suryo dan...
Kondisi Roy Suryo dan Dokter Tifa Belum Pulih, Refly Harun Ungkap Penyebabnya
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Ijazah Jokowi Kembali Menelan Korban
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Pertanyakan Penahanan: Razman Saja Tak Ditahan
Rekomendasi
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Berita Terkini
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Infografis
5 Alasan Tom Lembong...
5 Alasan Tom Lembong Ajukan Banding atas Vonis 4,5 Tahun Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved