7 Nama Disebut-sebut Masuk Kabinet, 4 Orang Berpeluang Isi Pos Menteri Dan Wamen
Kamis, 11 September 2025 - 11:26 WIB
loading...
A
A
A
"Karena itu, ada kemungkinan Syafrie Syamsuddin akan di plot jadi Menko Polhukam dan Dudung mengisi posisi Menteri Pertahanan," ucap Jamiluddin.
"Masalah senioritas kerap menjadi pertimbangan untuk posisi Menko Polhukam, karena salah satunya mengkoordinir TNI. Karena itu, masalah senioritas akan menjadi pertimbangan utama," tambahnya.
Baca juga: Jabat Menko Polkam Ad Interim, Sjafrie Sjamsoeddin Apresiasi Kinerja Budi Gunawan
Sementara untuk Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), ia memprediksi akan diisi Said Iqbal. Hal itu didasari lantaran kursi Wamenaker masih kosong sejak Immanuel Ebenezer menjadi tersangka.
"Karena itu, ada kemungkinan saat reshuffle menteri ketenagakerjaan akan diisi oleh Said Iqbal. Selain dinilai dekat dengan Prabowo, Said Iqbal juga lama menjadi Presiden KSPI. Karena itu, Said Iqbal memiliki wawasan yang luas dan mumpuni di bidang ketenagakerjaan," tutur Jamiluddin.
Untuk Menpora, ia menilai, akan diisi oleh MS Komber atau Putri Komarudin. Menurut mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta ini, keduanya punya peluang yang sama lantaran punya pengalaman berorganisasi.
"Masalah senioritas kerap menjadi pertimbangan untuk posisi Menko Polhukam, karena salah satunya mengkoordinir TNI. Karena itu, masalah senioritas akan menjadi pertimbangan utama," tambahnya.
Baca juga: Jabat Menko Polkam Ad Interim, Sjafrie Sjamsoeddin Apresiasi Kinerja Budi Gunawan
Sementara untuk Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), ia memprediksi akan diisi Said Iqbal. Hal itu didasari lantaran kursi Wamenaker masih kosong sejak Immanuel Ebenezer menjadi tersangka.
"Karena itu, ada kemungkinan saat reshuffle menteri ketenagakerjaan akan diisi oleh Said Iqbal. Selain dinilai dekat dengan Prabowo, Said Iqbal juga lama menjadi Presiden KSPI. Karena itu, Said Iqbal memiliki wawasan yang luas dan mumpuni di bidang ketenagakerjaan," tutur Jamiluddin.
Untuk Menpora, ia menilai, akan diisi oleh MS Komber atau Putri Komarudin. Menurut mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta ini, keduanya punya peluang yang sama lantaran punya pengalaman berorganisasi.
Lihat Juga :