UNESCO Sahkan Green Card Geopark Toba, Anggota DPR Ingatkan Pentingnya Tata Kelola Berdasarkan Zonasi

Kamis, 11 September 2025 - 09:14 WIB
loading...
UNESCO Sahkan Green...
Anggota Komisi VII DPR Bane Raja Manalu menyambut positif kembalinya status green card (kartu hijau) untuk Geopark Caldera Toba. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR Bane Raja Manalu menyambut positif kembalinya status green card (kartu hijau) untuk Geopark Caldera Toba . Keputusan ditetapkan berdasarkan hasil sidang The UNESCO Global Geoparks Council.

“Kartu hijau menandakan perpanjangan status Geopark Global UNESCO selama empat tahun, sedangkan kartu kuning membatasi perpanjangan hingga dua tahun, sehingga memberikan waktu bagi geopark untuk menindaklanjuti rekomendasi Dewan,” demikian tertulis dalam laman unesco.org.

Global Geopark Caldera Toba tergabung bersama 43 geopark yang direvalidasi. Termasuk di antaranya Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu dan Geopark Rinjani-Lombok.

Baca juga: Geopark Toba Kembali Green Card, Masyarakat Harus Dapat Lebih Banyak Manfaat

Kembalinya status green card Geopark Caldera Toba harus dijaga bersama-sama, termasuk pelestarian dan pemanfaatan untuk ilmu pengetahuan dan peningkatan ekonomi.

“Ini adalah buah manis dari perjuangan semua stakeholder. Setelah ini, tata kelola Geopark Toba harus lebih baik dan terasa manfaatnya untuk masyarakat,” ujar Bane di Jakarta, Kamis (11/9/2025).

Politikus PDIP itu kembali menyerukan pentingnya penetapan zonasi tata kelola kawasan Danau Toba seperti zona wisata kekhususan (edukasi-penelitian) maupun zonasi wisata massal. “Tujuannya agar keanekaragaman hayati kawasan Danau Toba tetap terjaga namun tetap mendatangkan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

“Masyarakat juga harus diajak dan disiapkan untuk terlibat dalam pelestarian dan pengembangan kawasan Danau Toba,” sambungnya.

Keputusan kembalinya status green card untuk Toba Caldera dicapai dalam sidang UNESCO Global Geopark di Chile pada 5-6 September 2025. Dalam sidang tersebut, tim evaluator yang melakukan asesmen langsung di kawasan Geopark Caldera Toba, Prof Dr Jose Rotrigues Brilha dari Protugal dan Prof Dr Jeon Young Mun dari Korea Selatan menyampaikan laporannya.

Berdasarkan laporan tim asesmen, tata kelola Geopark Caldera Toba sudah memenuhi rekomendasi UNESCO Global Geopark. Setelah kembali mendapat green card, Geopark Caldera Toba akan direvalidasi lagi pada empat tahun ke depan.

Revalidasi dilakukan untuk menjaga kualitas Geopark Global UNESCO. Kartu hijau menandakan perpanjangan status Geopark Global UNESCO selama empat tahun. Sedangkan, kartu kuning membatasi perpanjangan hingga dua tahun, sehingga memberikan waktu bagi geopark untuk menindaklanjuti rekomendasi UNESCO.

Bane menyampaikan, dirinya akan melihat langsung untuk memastikan rekomendasi UNESCO benar dijalankan di seluruh geosite yang ditetapkan. Pengelola Geopark dan Kementerian Pariwisata harus memastikan hadirnya manfaat ekonomi sekaligus keberlangsungan ekosistem di kawasan Danau Toba.

“Temuan lapangan saya sebagai anggota DPR, Geosite Desa Meat Balige, Geosite Haranggaol Simalungun, Geosite di Tipang Humbang Hasundutan belum memenuhi syarat yang ditetapkan UNESCO,” ungkap Bane.

“Saya tetap apresiasi green card yang sudah diberi, tapi kami di Fraksi PDI perjuangan menginginkan lebih dari sekadar sertifikat, tapi harus ada keberlangsungan ekosistem sekaligus manfaat untuk rakyat yang tinggal di kawasan Danau Toba,” pungkasnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gus Falah: HUT ke-80...
Gus Falah: HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Kedekatan Polri dengan Rakyat
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Panja SPMB Cari Formula...
Panja SPMB Cari Formula Penerimaan Mahasiswa yang Adil dan Setara
KPK Cecar Anggota DPR...
KPK Cecar Anggota DPR Nabil Husein soal Aliran Uang Produksi Batu Bara
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Gus Falah: Ancaman Serius terhadap Supremasi Hukum
Rekomendasi
Video Detik-detik Penangkapan...
Video Detik-detik Penangkapan Roy Suryo Diputar di Sidang Praperadilan
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Berita Terkini
Perkuat Kualitas Informasi,...
Perkuat Kualitas Informasi, Pegadaian Berkomitmen Tingkatkan Kompetensi Ratusan Jurnalis
Kemendukbangga Siapkan...
Kemendukbangga Siapkan Program Ayah Idaman untuk Tingkatkan Partisipasi KB Pria
KPK Tahan Bupati Kuansing...
KPK Tahan Bupati Kuansing dan Dua Orang Lainnya terkait Suap Pengisian Jabatan
Presiden Belarus Lukashenko...
Presiden Belarus Lukashenko Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Besok
Rustini Muhaimin Dorong...
Rustini Muhaimin Dorong Kemandirian Santri Lewat Pelatihan Menjahit
Alasan Calon Manajer...
Alasan Calon Manajer Kopdes Ikuti Latsarmil, Wamenhan: Latih Disiplin dan Kerja Sama
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved