Sandiaga Uno Dorong Anak Muda Ciptakan Lapangan Kerja
Rabu, 10 September 2025 - 19:21 WIB
loading...
Founder Sandination Sandiaga Salahuddin Uno mendorong anak muda untuk berwirausaha dan menciptakan lapangan kerja. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Sandination bersama Yayasan Indonesia Setara kembali menghadirkan program pengembangan kewirausahaan bertajuk Masterclass Rocket Acceleration: Leadership Series. Kegiatan ini digelar di Mula Learning Center, Jalan Baru, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Sebanyak 50 brand terpilih dari program Rocket Acceleration mengikuti sesi intensif tersebut, yang menghadirkan para tokoh inspiratif di dunia bisnis nasional, di antaranya CEO Mizan Group Ali Zaenal Abidin, Founder Sandination Sandiaga Salahuddin Uno, dan CEO Qasir Rachmat Anggara.
Sandiaga Uno menyampaikan kegiatan ini bertujuan mendukung pertumbuhan dan percepatan para wirausahawan muda serta inovator sosial. Diakuinya, sejak tak lagi berada di lingkaran pemerintahan, dirinya semakin aktif menggelorakan gerakan kewirausahaan.
Baca juga: Cetak Wirausahawan Muda, Sandiaga Uno Hadir di UIN Syarif Hiyatullah Jakarta
Sandi mengaku kian luwes berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk membuka peluang usaha dan lapangan kerja. “Kepemimpinan visioner tidak hanya mengejar profit, tetapi juga harus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Sandiaga Uno, Rabu (10/9/2025).
Menurut Sandi, pemimpin masa depan harus mampu membuka lapangan kerja, memberdayakan komunitas, serta membangun kewirausahaan sosial sebagai motor perubahan. Sandi juga menekankan pentingnya ketahanan mental, kemampuan beradaptasi dengan cepat, serta membangun jejaring strategis sebagai akselerator pertumbuhan bisnis.
Sementara itu, CEO Mizan Group Ali Zaenal Abidin membuka sesi dengan mengajak para peserta untuk menemukan kembali makna hidup sebagai dasar dalam membangun dan memimpin bisnis. Ali berbagi kisah perjalanannya membesarkan Mizan Group, termasuk tantangan dan pembelajaran penting yang ia alami.
Baca juga: Pelatihan Baking di Bogor Buka Lapangan Kerja, Sandiaga: Perempuan Berdaya, Keluarga Sejahtera
“Seorang pemimpin perlu menyelaraskan visi pribadi dengan bisnis. Ini penting agar tetap konsisten dan kokoh dalam menghadapi dinamika dunia usaha,” kata Ali.
CEO Qasir Rachmat Anggara membagikan pengalamannya membangun Qasir dari nol hingga menjadi salah satu startup yang mampu bertahan di tengah ketatnya persaingan. Rachmat menekankan pentingnya efisiensi biaya, fokus pada pengguna aktif, serta menjauhi vanity metrics.
Dengan menjaga tim tetap ramping dan mengandalkan automasi, Qasir berhasil mencapai arus kas positif. “Cuan dan cash flow sehat adalah kunci keberlangsungan bisnis. Disiplin keuangan dan kepemimpinan adaptif menjadi fondasi utama dalam strategi scale-up,” tuturnya.
Sebanyak 50 brand terpilih dari program Rocket Acceleration mengikuti sesi intensif tersebut, yang menghadirkan para tokoh inspiratif di dunia bisnis nasional, di antaranya CEO Mizan Group Ali Zaenal Abidin, Founder Sandination Sandiaga Salahuddin Uno, dan CEO Qasir Rachmat Anggara.
Sandiaga Uno menyampaikan kegiatan ini bertujuan mendukung pertumbuhan dan percepatan para wirausahawan muda serta inovator sosial. Diakuinya, sejak tak lagi berada di lingkaran pemerintahan, dirinya semakin aktif menggelorakan gerakan kewirausahaan.
Baca juga: Cetak Wirausahawan Muda, Sandiaga Uno Hadir di UIN Syarif Hiyatullah Jakarta
Sandi mengaku kian luwes berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk membuka peluang usaha dan lapangan kerja. “Kepemimpinan visioner tidak hanya mengejar profit, tetapi juga harus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Sandiaga Uno, Rabu (10/9/2025).
Menurut Sandi, pemimpin masa depan harus mampu membuka lapangan kerja, memberdayakan komunitas, serta membangun kewirausahaan sosial sebagai motor perubahan. Sandi juga menekankan pentingnya ketahanan mental, kemampuan beradaptasi dengan cepat, serta membangun jejaring strategis sebagai akselerator pertumbuhan bisnis.
Sementara itu, CEO Mizan Group Ali Zaenal Abidin membuka sesi dengan mengajak para peserta untuk menemukan kembali makna hidup sebagai dasar dalam membangun dan memimpin bisnis. Ali berbagi kisah perjalanannya membesarkan Mizan Group, termasuk tantangan dan pembelajaran penting yang ia alami.
Baca juga: Pelatihan Baking di Bogor Buka Lapangan Kerja, Sandiaga: Perempuan Berdaya, Keluarga Sejahtera
“Seorang pemimpin perlu menyelaraskan visi pribadi dengan bisnis. Ini penting agar tetap konsisten dan kokoh dalam menghadapi dinamika dunia usaha,” kata Ali.
CEO Qasir Rachmat Anggara membagikan pengalamannya membangun Qasir dari nol hingga menjadi salah satu startup yang mampu bertahan di tengah ketatnya persaingan. Rachmat menekankan pentingnya efisiensi biaya, fokus pada pengguna aktif, serta menjauhi vanity metrics.
Dengan menjaga tim tetap ramping dan mengandalkan automasi, Qasir berhasil mencapai arus kas positif. “Cuan dan cash flow sehat adalah kunci keberlangsungan bisnis. Disiplin keuangan dan kepemimpinan adaptif menjadi fondasi utama dalam strategi scale-up,” tuturnya.
(cip)
Lihat Juga :