Respons Sjafrie Terkait Dansatsiber ke Polda Metro Jaya soal Ferry Irwandi: Silakan ke Panglima
Selasa, 09 September 2025 - 19:24 WIB
loading...
Menko Polkam Ad Interim Sjafrie Sjamsoeddin buka suara soal Dansatsiber Mabes TNI Brigjen TNI JO Sembiring mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin (8/9/2025). Foto/Danandaya Aria Putra
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Ad Interim Sjafrie Sjamsoeddin buka suara soal Dansatsiber Mabes TNI Brigjen TNI Juintah Omboh (JO) Sembiring yang mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin (8/9/2025) kemarin. Dia menyerahkan kewenangan kasus ini kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
"Ya itu operasional, silahkan ke panglima TNI yang menangani operasional. Kalau yang berhubungan dengan kebijakan nasional boleh tanya sama saya," kata Sjafrie dalam konferensi pers di Kemenko Polkam, Selasa (9/9/2025).
Baca juga: TNI Konsultasi Dugaan Pidana Ferry Irwandi, Polda Metro Jaya: Terkait Pencemaran Nama Baik
Dia mengaku telah mengetahui peristiwa tersebut melalui berita di televisi. Penanganan kasus ini berada di tangan puncak tertinggi TNI sesuai tugas dan fungsinya.
"Saya nonton di televisi, tapi saya serahkan kewenangan itu kepada Panglima TNI, kita mempunyai strata-strata pendelegasian berwenang," ujarnya.
Diketahui, kedatangan JO Sembiring untuk berkonsultasi dengan jajaran polisi di Polda Metro Jaya terkait dugaan tindak pidana yang dilakukan CEO Malaka Project Ferry Irwandi.
Baca juga: Profil Ferry Irwandi, CEO Malaka Project yang Diperbincangkan Dansatsiber Mabes TNI di Polda Metro Jaya
“Konsultasi kami ini terkait dengan kami menemukan beberapa fakta-fakta dugaan tindak pidana yang dilakukan saudara Ferry Irwandi," ujar Juinta Omboh (JO) Sembiring di Polda Metro Jaya, Senin (8/9/2025).
Dia belum menjelaskan secara rinci dugaan tindak pidana seperti apa yang dilakukan Ferry Irwandi. "Nanti kan ada penyidikan, nanti biar kita lanjutkan," katanya.
Dia mengungkapkan rencananya mengambil langkah hukum. Saat dikonfirmasi apakah sudah melakukan komunikasi dengan Ferry, pihaknya telah mencoba menghubungi yang bersangkutan.
"Sebagai warga negara yang taat hukum, kami tentunya mengedepankan hukum sehingga atas dugaan tindak pidana tersebut kami melakukan langkah-langkah hukum," ujarnya.
"Saya coba konsultasi karena dia berbicara masalah algoritma dan lain-lain. Saya sebagai Dansatsiber juga memiliki hal seperti itu. Saya coba kontak, staf saya suruh, tidak bisa," tambah Juinta Omboh Sembiring.
"Ya itu operasional, silahkan ke panglima TNI yang menangani operasional. Kalau yang berhubungan dengan kebijakan nasional boleh tanya sama saya," kata Sjafrie dalam konferensi pers di Kemenko Polkam, Selasa (9/9/2025).
Baca juga: TNI Konsultasi Dugaan Pidana Ferry Irwandi, Polda Metro Jaya: Terkait Pencemaran Nama Baik
Dia mengaku telah mengetahui peristiwa tersebut melalui berita di televisi. Penanganan kasus ini berada di tangan puncak tertinggi TNI sesuai tugas dan fungsinya.
"Saya nonton di televisi, tapi saya serahkan kewenangan itu kepada Panglima TNI, kita mempunyai strata-strata pendelegasian berwenang," ujarnya.
Diketahui, kedatangan JO Sembiring untuk berkonsultasi dengan jajaran polisi di Polda Metro Jaya terkait dugaan tindak pidana yang dilakukan CEO Malaka Project Ferry Irwandi.
Baca juga: Profil Ferry Irwandi, CEO Malaka Project yang Diperbincangkan Dansatsiber Mabes TNI di Polda Metro Jaya
“Konsultasi kami ini terkait dengan kami menemukan beberapa fakta-fakta dugaan tindak pidana yang dilakukan saudara Ferry Irwandi," ujar Juinta Omboh (JO) Sembiring di Polda Metro Jaya, Senin (8/9/2025).
Dia belum menjelaskan secara rinci dugaan tindak pidana seperti apa yang dilakukan Ferry Irwandi. "Nanti kan ada penyidikan, nanti biar kita lanjutkan," katanya.
Dia mengungkapkan rencananya mengambil langkah hukum. Saat dikonfirmasi apakah sudah melakukan komunikasi dengan Ferry, pihaknya telah mencoba menghubungi yang bersangkutan.
"Sebagai warga negara yang taat hukum, kami tentunya mengedepankan hukum sehingga atas dugaan tindak pidana tersebut kami melakukan langkah-langkah hukum," ujarnya.
"Saya coba konsultasi karena dia berbicara masalah algoritma dan lain-lain. Saya sebagai Dansatsiber juga memiliki hal seperti itu. Saya coba kontak, staf saya suruh, tidak bisa," tambah Juinta Omboh Sembiring.
(shf)
Lihat Juga :