Gelar Doa Lintas Agama, Plt Sekjen Perindo Harap Bisa Jaga Kebatinan Rakyat Indonesia

Jum'at, 05 September 2025 - 18:55 WIB
loading...
Gelar Doa Lintas Agama,...
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Perindo Andi Yuslim Patawari (AYP) menyebut doa lintas agama yang dilakukan DPP Partai Perindo Pusat diharapkan bisa menjaga suasana kebatinan masyarakat
A A A
JAKARTA - Plt Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Perindo Andi Yuslim Patawari (AYP) menyebut doa lintas agama yang dilakukan DPP Partai Perindo Pusat diharapkan bisa menjaga suasana kebatinan masyarakat menghadapi situasi sosial dan politik saat ini.

"Kami dari Partai Perindo melakukan acara Doa Bersama Lintas Agama. Harapannya bahwa acara ini bisa menjaga suasana kebatinan rakyat Indonesia. Tentu kami menyampaikan bela sungkawa kepada korban," ujarnya, Jumat (5/9/2025).

AYP mendoakan, para pejuang demokrasi yang berjuang, khususnya yang telah gugur, diberikan tempat yang layak di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Lalu, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan kekuatan untuk menjalani proses kehidupan ini.

Baca juga: Sikapi Situasi di Indonesia, Angela Tanoesoedibjo Pimpin Doa Lintas Agama di DPP Partai Perindo

"Kami berharap bahwa dengan doa lintas agama ini memberi kesejukan kepada bangsa, negara kesatuan kita Republik Indonesia. Sehingga kedamaian tetap terjalin dan persatuan Indonesia tetap terjaga," tuturnya.

AYP menerangkan, demokrasi atau penyampaian aspirasi adalah hal yang dilindungi undang-undang. Menyampaikan pendapat di depan publik adalah aturan konstitusi yang harus diterima, tapi penting jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Terjadi anarkis, terjadi tindakan yang bisa mengganggu keamanan. Kami berpikir bahwa tuntutan masyarakat adalah aspirasi arus bawah. Karena 17 tuntutan ditambah 8 poin utama yang menjadi tuntutan kepada berbagai institusi itu penting direspon," jelasnya.

Baca juga: Kembalikan Kepercayaan Publik ke DPR, Waketum Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah Dorong Transparansi Anggaran

AYP mengungkap, tuntutan yang disampaikan masyarakat haruslah direspon. Dia pun melihat ada persoalan yang mendasar tentang ekonomi, yakni bagaimana peningkatan ekonomi itu bisa terjalin di semua level sehingga kedamaian bisa terjaga.

"Apabila persoalan perut maka semua bisa terjadi. Harapan kita kepada pemerintah memberi respon cepat. Bagaimana tuntutan mahasiswa tentang penolakan kenaikan tunjangan DPR segera direspons, dibatalkan. Karena kami Partai Perindo menerima aspirasi cukup banyak dari semua daerah," bebernya.

AYP menjabarkan, tuntutan dari masyarakat itu penting diakomodir, begitu juga tentang kenaikan pajak. Bagaimana pajak ini bisa diatur sedemikian rupa sehingga masyarakat pembayar pajak bisa merasakan kontribusi dari pembayaran pajak tersebut.

"Yang kita harapkan sebenarnya bagaimana ekonomi di daerah bisa bergulir. Pemberdayaan UMKM melibatkan semua sektor. Dan keamanan adalah hal yang sangat penting," ungkapnya.



"Karena apabila negara daerah tidak kondusif, maka investasi tidak akan bisa terjadi. Maka ekonomi tidak akan berjalan. Dan ini akan menimbulkan kekacauan baru," katanya.

AYP berharap, seluruh rakyat Indonesia berjuang bersama, bersama Partai Perindo. Kepada aparat pemerintah, kepada Presiden Republik Indonesia, harus mendengarkan suara rakyat lantaran suara rakyat arus bawah ini adalah rakyat Indonesia yang sejatinya, apa yang menjadi tuntutan masyarakat adalah menjadi kebutuhan.

"Pemerintah jangan menunjukkan karakter egois. Seluruh instansi TNI-Polri harus bersatu padu. Karena jangan sampai ada provokasi di tengah aksi damai yang bisa mengganggu ketenteraman kita semua," bebernya.

"Dan kami berpikir Partai Perindo mendukung penuh apa yang menjadi aspirasi masyarakat. Dan pemerintah harus memberi solusi yang bijaksana dan efektif. Bagaimana menginterpensi kebijakan dalam hal peningkatan ekonomi di seluruh level," sambungnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Rekomendasi
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
Kapasitas Pembangkit...
Kapasitas Pembangkit Listrik Panas Bumi Indonesia Bisa Salip AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved