109 Dokter Gugur Akibat Covid-19, IDI Terbitkan Pedoman Standar Perlindungan

Jum'at, 11 September 2020 - 16:57 WIB
loading...
109 Dokter Gugur Akibat...
PB IDI baru saja merilis data jumlah dokter yang meninggal dunia akibat Covid-19. Hingga Kamis, 10 September 2020 tercatat sudah 109 dokter gugur. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) baru saja merilis data jumlah dokter meninggal dunia akibat Covid-19 . Hingga Kamis, 10 September 2020 tercatat sudah 109 dokter gugur.

PB IDI pun membentuk Tim Mitigasi yang menyusun pedoman standar perlindungan dokter di era Covid-19. "Harapannya dengan pedoman ini, para dokter dapat lebih terlindungi dalam memberikan pelayanan kesehatan, terutama dalam menghadapi pandemi Covid-19 saat ini," kata Pejabat Humas Abdul Halik Malik ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat Jumat, (11/9/2020). (Baca juga: Cegah Kematian Akibat Covid-19, TNI-IDI Teliti Obat Pengencer Darah)

IDI juga turut menyoroti peran pemerintah dalam mencegah lebih banyak lagi dokter yang menjadi korban di masa pandemi tersebut. Cara-cara tersebut dapat dimulai dengan menindak tegas masyarakat yang kedapatan tidak menerapkan protokol kesehatan saat berada di luar rumah. "PB IDI meminta pemerintah bersikap tegas dengan menindak siapapun yang tidak menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah," tuturnya.

Kemudian, diharapkan para pejabat serta aparat pemerintahan turut memberikan contoh kepada masyarakat. Baik itu saat bertugas memberikan pelayananan atau saat melakukan aktivitas hariannya. "Demikian juga para pejabat dan aparat pemerintah agar memberikan contoh dengan menerapkan protokol kesehatan dalam pelayanan publik maupun aktivitas mereka sehari-hari," ungkapnya. (Baca juga: Positif Covid-19 Bertambah 3.737 Kasus, 150.217 Sembuh dan 8.544 Meninggal)

Lebih lanjut dikatakan Halik, rasio kematian tenaga medis dan tenaga kesehatan di Indonesia, saat ini termasuk yang tertinggi. Menurutnya, dengan menyusun pedoman perlindungan dokter menjadi salah satu tindakan pencegahan agar tidak levih banyak memakan korban. "Olehnya itu perlu upaya pencegahan dan mitigasi agar mereka para dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan senantiasa terlindungi dan terjamin keselamatannya," ucapnya.

Dia berharap, pedoman tersebut akan dipayungi oleh kebijakan Pemerintah. Sehingga pedoman tersebut dapat menjadi acuan dan mampu terlaksana dengan baik di lapangan. (Baca juga: Kembangkan Vaksin Corona, Indonesia Jajaki Kerja Sama dengan Jepang)

Sebelumnya, berdasarkan data yang diterima PB IDI pada Kamis, 10 September 2020 tercatat 109 dokter di Indonesia meninggal dunia akibat Covid-19. Ke-109 dokter tersebut terbagi menjadi 7 guru besar, 53 orang dokter umum dan 49 dokter spesialis. Jika ditelisik berdasarkan wilayahnya, kematian dokter Indonesia tertinggi ada di Jawa Timur sebanyak 29 dokter, Sumatera Utara sebanyak 20 dokter serta DKI Jakarta yakni 13 dokter.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Gol Messi Bawa Argentina...
Gol Messi Bawa Argentina Unggul atas Aljazair di Babak Pertama
Berita Terkini
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved