Sekjen PKB Sandang Doktor Unhan usai Pertahankan Disertasinya

Kamis, 04 September 2025 - 20:09 WIB
loading...
Sekjen PKB Sandang Doktor...
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muh Hasanuddin Wahid menyandang gelar doktor Pertahanan di Universitas Pertahanan (Unhan). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) Muh Hasanuddin Wahid menyandang gelar doktor Pertahanan di Universitas Pertahanan (Unhan) Republik Indonesia, Bogor, Kamis (4/9/2025). Pria yang akrab disapa Cak Udin berhasil menyandang gelar tersebut setelah mempertahankan disertasi dan lulus dalam sidang promosi doktor terbuka Program Studi S3 Ilmu di hadapan para penguji Unhan.

"Setelah mendengarkan keterangan dan pertimbangan para penguji serta nilai yang telah diberikan bahwa Muh. Hasanuddin Wahid dinyatakan lulus sebagai doktor Ilmu Pertahanan Unhan yang ke-72," kata Ketua Sidang Laksamana Muda TNI Dr. Bambang Irwanto, M.Tr. (Han), CHRMP.

Dalam kesempatan itu, Cak Udin berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Strategi Pertahanan Indonesia dalam Menghadapi China Grey Zone Strategy di Kawasan Laut China Selatan Guna Mendukung Pertahanan Negara".

Baca juga: Cak Imin Instruksikan Seluruh Kader PKB Gelar Doa Keselamatan Bangsa



"Sejauh ini belum ada satupun penelitian dari aspek teoritik yang mengangkat China grey zone strategy yang melakukan pengukuran tingkat dan jenis ancaman. Penelitian yang ada masih berfokus pada pendeskripsian apa saja operasi grey zone tanpa membahas strategi komprehensif untuk menangkalnya," ujar Cak Udin.

Cak Udin mengupas masalah ancaman grey zone di Laut China Selatan dengan menggunakan beberapa teori utama. Pertama, teori Asymmetric Warfare yang menjelaskan tentang konflik yang tidak seimbang dan bagaimana pihak dengan sumber daya lebih sedikit dapat menggunakan strategi tertentu untuk menghadapi pihak yang lebih kuat.

Kedua, teori Power dari Joseph Nye yang menyoroti konsep kekuatan lunak (soft power), kekuatan keras (hard power), dan kekuatan cerdas (smart power) dalam hubungan internasional. Ketiga, teori Strategi Pertahanan yang memberikan kerangka kerja dalam merancang langkah-langkah pertahanan efektif.

"Saya juga menggunakan teori Asymmetric Defence Strategy sebagai landasan praktis untuk merumuskan strategi pertahanan Indonesia dalam menghadapi taktik grey zone yang digunakan oleh China," urainya.

Dalam disertasinya, Anggota DPR RI ini memaparkan secara komprehensif tentang grey zone strategy yang dilakukan oleh China di Laut China Selatan. Ia menguraikan bagaimana strategi ini, yang berada di antara konflik terbuka dan damai, menimbulkan berbagai dampak operasional yang signifikan terhadap keamanan dan pertahanan Indonesia.

Lebih lanjut, Cak Udin berhasil merumuskan sebuah kerangka strategi pertahanan yang dapat diimplementasikan Indonesia untuk menghadapi ancaman China grey zone strategy tersebut. Strategi ini mengedepankan pendekatan multidimensi yang mengintegrasikan aspek militer, diplomasi, intelijen, serta kerja sama regional guna memperkuat posisi Indonesia di wilayah Laut China Selatan.

"Melalui penelitian ini, saya berharap Indonesia dapat lebih siap dan sigap dalam menghadapi tantangan grey zone yang semakin kompleks, khususnya dalam menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional di perairan strategis ini," ujarnya.

Keberhasilan Cak Udin ini menjadi langkah penting dalam pengembangan kajian pertahanan nasional yang adaptif terhadap dinamika ancaman di kawasan Asia Tenggara. Pemerintah dan institusi pertahanan diharapkan dapat memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai acuan kebijakan strategis ke depan.

Adapun daftar 9 dewan promotor yang menguji disertasi Cak Udin adalah sebagai berikut:
1. Laksamana Muda TNI Dr. Bambang Irwanto, M.Tr. (Han), CHRMP.
2. Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio.
3. Laksamana TNI (Purn) Dr. Drs. Ir. Suyono Thamrin, M.Eng.Sc., CIQnR., CIQaR., IPU., ASEAN Eng., CIPA., CIMMR., ACPE.
4. Mayor Jenderal TNI (Purn) Dr. Joni Widjayanto, S.Sos., M.M., CIPA
5. Laksamana Madya TNI Dr. T.S.N.B. Hutabarat, M.M.S.
6. Kolonel Dr. Ir. Guntur Eko Saputro, S.I.P., M.M.
7. Kolonel Dr. Robby Mochamad Taufik, S.Pd., M.Pd., M.Han
8. Prof. Dr. R. Widya Setiabudi S., S.IP., S.Si., M.T., M.Si (Han).
9. Drs. Teuku Rezasyah, M.A.IR., Ph.D.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
Penguatan Kompolnas...
Penguatan Kompolnas Jadi Jantung Reformasi Polri Antar Rangga Afianto Raih Doktor Kepolisian
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Rekomendasi
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Berita Terkini
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved