Sekjen PKB Sandang Doktor Unhan usai Pertahankan Disertasinya
Kamis, 04 September 2025 - 20:09 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Cak Udin berhasil merumuskan sebuah kerangka strategi pertahanan yang dapat diimplementasikan Indonesia untuk menghadapi ancaman China grey zone strategy tersebut. Strategi ini mengedepankan pendekatan multidimensi yang mengintegrasikan aspek militer, diplomasi, intelijen, serta kerja sama regional guna memperkuat posisi Indonesia di wilayah Laut China Selatan.
"Melalui penelitian ini, saya berharap Indonesia dapat lebih siap dan sigap dalam menghadapi tantangan grey zone yang semakin kompleks, khususnya dalam menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional di perairan strategis ini," ujarnya.
Keberhasilan Cak Udin ini menjadi langkah penting dalam pengembangan kajian pertahanan nasional yang adaptif terhadap dinamika ancaman di kawasan Asia Tenggara. Pemerintah dan institusi pertahanan diharapkan dapat memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai acuan kebijakan strategis ke depan.
Adapun daftar 9 dewan promotor yang menguji disertasi Cak Udin adalah sebagai berikut:
1. Laksamana Muda TNI Dr. Bambang Irwanto, M.Tr. (Han), CHRMP.
2. Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio.
3. Laksamana TNI (Purn) Dr. Drs. Ir. Suyono Thamrin, M.Eng.Sc., CIQnR., CIQaR., IPU., ASEAN Eng., CIPA., CIMMR., ACPE.
4. Mayor Jenderal TNI (Purn) Dr. Joni Widjayanto, S.Sos., M.M., CIPA
5. Laksamana Madya TNI Dr. T.S.N.B. Hutabarat, M.M.S.
6. Kolonel Dr. Ir. Guntur Eko Saputro, S.I.P., M.M.
7. Kolonel Dr. Robby Mochamad Taufik, S.Pd., M.Pd., M.Han
8. Prof. Dr. R. Widya Setiabudi S., S.IP., S.Si., M.T., M.Si (Han).
9. Drs. Teuku Rezasyah, M.A.IR., Ph.D.
"Melalui penelitian ini, saya berharap Indonesia dapat lebih siap dan sigap dalam menghadapi tantangan grey zone yang semakin kompleks, khususnya dalam menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional di perairan strategis ini," ujarnya.
Keberhasilan Cak Udin ini menjadi langkah penting dalam pengembangan kajian pertahanan nasional yang adaptif terhadap dinamika ancaman di kawasan Asia Tenggara. Pemerintah dan institusi pertahanan diharapkan dapat memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai acuan kebijakan strategis ke depan.
Adapun daftar 9 dewan promotor yang menguji disertasi Cak Udin adalah sebagai berikut:
1. Laksamana Muda TNI Dr. Bambang Irwanto, M.Tr. (Han), CHRMP.
2. Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio.
3. Laksamana TNI (Purn) Dr. Drs. Ir. Suyono Thamrin, M.Eng.Sc., CIQnR., CIQaR., IPU., ASEAN Eng., CIPA., CIMMR., ACPE.
4. Mayor Jenderal TNI (Purn) Dr. Joni Widjayanto, S.Sos., M.M., CIPA
5. Laksamana Madya TNI Dr. T.S.N.B. Hutabarat, M.M.S.
6. Kolonel Dr. Ir. Guntur Eko Saputro, S.I.P., M.M.
7. Kolonel Dr. Robby Mochamad Taufik, S.Pd., M.Pd., M.Han
8. Prof. Dr. R. Widya Setiabudi S., S.IP., S.Si., M.T., M.Si (Han).
9. Drs. Teuku Rezasyah, M.A.IR., Ph.D.
(rca)
Lihat Juga :