Kemlu Duga Tewasnya Zetro Diplomat RI di Peru karena Motif Perampokan

Selasa, 02 September 2025 - 21:04 WIB
loading...
Kemlu Duga Tewasnya...
Zetro Leonardo Purba, diplomat KBRI Lima, Peru, meninggal setelah ditembak tiga kali. Foto: Peru 21
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Anis Matta telah mendapatkan informasi kematian Zetro Leonardo Purba , Penata Kanselerai Muda di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Lima, Peru. Diduga ada motif perampokan lantaran korban tewas setelah mengambil uang dari ATM.

Zetro tewas ditembak 3 kali di Jalanan Kota Lima, Peru. "Belum ada (laporan karena tekanan kerja), kecuali bahwa peristiwa beliau baru mengambil uang dari ATM. Jadi ini mirip perampokan, tetapi kita sedang menunggu hasil laporan akhirnya. Ini baru laporan sementara seperti itu," ujar Anis, Selasa (2/9/2025).

Baca juga: Profil Zetro Leonardo Purba, Staf KBRI di Peru yang Tewas Ditembak Dikenal sebagai Pribadi Baik

Kemlu akan memberikan perlindungan kepada keluarga korban, termasuk mengurus pemulangan jenazah ke Indonesia. Dia juga mendesak kepolisian setempat untuk mengusut tuntas kematian Zetro.

Kasus ini menjadi pelajaran bagi Kemlu untuk melakukan peningkatan perlindungan bagi para diplomat Indonesia di luar negeri. "Mudah-mudahan insyaallah akan ada kebijakan baru yang kita bisa ambil nanti untuk perlindungan bagi para diplomat kita," ucapnya.


Diketahui, korban ditembaki oleh orang-orang bersenjata hanya beberapa meter dari apartemen yang disewanya di kawasan permukiman Lince.

Setelah ditembaki, korban dibawa ke Klinik Javier Prado dan dokter setempat menyatakan kematian Zetro. Menurut informasi awal dari kepolisian setempat, Zetro baru tiba di Peru lima bulan lalu dan sedang menjalankan tugas diplomatik di KBRI Lima.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
5.950 WNI Dapat Penghapusan...
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
Kemlu Ungkap Kondisi...
Kemlu Ungkap Kondisi 9 WNI Rombongan Global Sumud Flotilla
Kemlu Tegaskan Pembebasan...
Kemlu Tegaskan Pembebasan 9 WNI Ditangkap Israel Jadi Prioritas
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Rekomendasi
Hidup Sebatang Kara,...
Hidup Sebatang Kara, Mas Den Akhirnya Bongkar Alasan Datang ke Perang Dukun
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Tinggal Jauh dari Keluarga,...
Tinggal Jauh dari Keluarga, Meisya Idol Ungkap Tantangan Terberat Ikuti Indonesian Idol
Berita Terkini
Prosesi Militer Iringi...
Prosesi Militer Iringi Pemakaman Rachmat Gobel di TMP Kalibata
Prabowo Ingatkan Polri,...
Prabowo Ingatkan Polri, TNI hingga Jaksa: Sepatu, Bintang, dan Topimu dari Rakyat!
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Tok! Bos Blueray John...
Tok! Bos Blueray John Field Divonis 2 Tahun Penjara Dalam Kasus Suap Bea Cukai
Melayat ke Rumah Duka,...
Melayat ke Rumah Duka, Jokowi Kenang Rachmat Gobel sebagai Pribadi yang Baik dan Pekerja Keras
Harlah ke-28, PKB Canangkan...
Harlah ke-28, PKB Canangkan Gerakan Tanam Sejuta Pohon Nasional
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved