Amuk Massa di Berbagai Daerah, Tokoh Papua: Jangan Ajarkan Kami Orang Papua Demo Anarkistis

Selasa, 02 September 2025 - 19:42 WIB
loading...
Amuk Massa di Berbagai...
Tokoh Papua sekaligus aktivis Papua Charles Kossay menegaskan sikapnya terkait maraknya aksi demonstrasi yang berlangsung di berbagai daerah. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Tokoh Papua sekaligus aktivis Papua Charles Kossay menegaskan sikapnya terkait maraknya aksi demonstrasi yang berlangsung di berbagai daerah. Dia mengingatkan kebebasan berpendapat memang dijamin oleh Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, namun bukan berarti bisa dilakukan dengan cara anarkistis.

“Demonstrasi di muka umum merupakan hak yang dilindungi UU. Tetapi ketika demonstrasi itu berubah menjadi anarkis dan merusak fasilitas umum, itu tidak bisa dipuji dan tidak bisa dibenarkan oleh siapa pun,” tegas Charles, Selasa (2/9/2025).

Baca juga: Komnas HAM Minta Polisi Tidak Sembarang Tangkap Orang terkait Demo Ricuh

Dia menyoroti aksi massa yang terjadi di Jakarta beberapa waktu terakhir masih bisa berjalan dengan damai dan bermartabat. Dia mengingatkan pihak-pihak tertentu agar tidak menjadikan demonstrasi sebagai ajang perusakan dan provokasi.

“Jangan ajarkan kami orang Papua untuk melakukan demo anarkis. Kalau kalian melakukan demo yang anarkis, berarti kalian sedang mengajarkan kami untuk melakukan hal yang lebih jauh lagi. Itu sangat berbahaya,” ujarnya.

Dia menekankan demonstrasi seharusnya menjadi sarana penyampaian aspirasi dengan cara yang santun, jelas, dan berfokus pada substansi. Bukan dengan tindakan merusak atau membakar fasilitas umum.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan demi kedamaian Negara Kesatuan Republik Indonesia, dari Papua sampai Aceh,” kata Charles.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Tim Kolaborasi Film...
Tim Kolaborasi Film Pesta Babi Buka Suara setelah Mama Sinta Lapor Polisi
Yorrys Raweyai Soroti...
Yorrys Raweyai Soroti Eksploitasi Hutan di Tanah Papua dan Dorong Pembentukan Pansus
Kritik dalam Film Pesta...
Kritik dalam Film Pesta Babi Jadi Bahan Evaluasi Pembangunan di Papua
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Rekomendasi
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Berita Terkini
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Dimulai, Hakim Ungkap Jadwal Setiap Persidangan
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Persoalkan Penangkapan, Penahanan, Penggeledahan, hingga Pencekalan
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Gugat Polda Metro Jaya,...
Gugat Polda Metro Jaya, Roy Suryo: Penangkapannya Melanggar HAM seperti Film G30S/PKI
Infografis
Bencana Banjir Bandang...
Bencana Banjir Bandang di Spanyol Menewaskan 95 Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved