Toraja, Destinasi Budaya Dunia: Tari dan Tongkonan Jadi Magnet Heritage Tourism Indonesia
Sabtu, 30 Agustus 2025 - 20:13 WIB
loading...
A
A
A
“Kalau dipresentasikan dengan tepat, wisatawan tidak hanya datang melihat, tetapi juga ikut merasakan filosofi hidup orang Toraja,” katanya.
Fotografer senior Tagor Siagian menambahkan bahwa dokumentasi visual adalah kunci membangun citra Toraja di mata global. “Foto-foto tentang tongkonan, tari, dan ritual adat Toraja bisa menjadi materi promosi kelas dunia. Dengan pendekatan visual yang kuat, budaya bisa menjangkau wisatawan internasional,” ungkapnya.
Diskusi ini menggarisbawahi bahwa Tana Toraja memiliki keunikan yang sulit ditemukan di daerah lain. Upacara adat Rambu Solo’, ritual Ma’nene, arsitektur tongkonan, hingga tari-tarian tradisionalnya adalah aset yang dapat memperkuat posisi Toraja sebagai ikon pariwisata budaya Indonesia.
Dengan dukungan pemerintah, komunitas lokal, dan partisipasi generasi muda, Toraja berpotensi menjadi destinasi unggulan di peta wisata dunia. Tidak hanya menghadirkan panorama alam, tetapi juga menawarkan pengalaman cultural immersion, wisata yang mengajak pengunjung memahami filosofi kehidupan dan kematian khas Toraja.
Di akhir diskusi ini, Ian Sutisna sebagai Ketua Pelaksana menyatakan pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata harus berjalan beriringan. "Ketika budaya dijaga, wisata akan tumbuh. Dan ketika wisata berkembang, masyarakat lokal ikut merasakan manfaat ekonomi," ujarnya.
Fotografer senior Tagor Siagian menambahkan bahwa dokumentasi visual adalah kunci membangun citra Toraja di mata global. “Foto-foto tentang tongkonan, tari, dan ritual adat Toraja bisa menjadi materi promosi kelas dunia. Dengan pendekatan visual yang kuat, budaya bisa menjangkau wisatawan internasional,” ungkapnya.
Diskusi ini menggarisbawahi bahwa Tana Toraja memiliki keunikan yang sulit ditemukan di daerah lain. Upacara adat Rambu Solo’, ritual Ma’nene, arsitektur tongkonan, hingga tari-tarian tradisionalnya adalah aset yang dapat memperkuat posisi Toraja sebagai ikon pariwisata budaya Indonesia.
Dengan dukungan pemerintah, komunitas lokal, dan partisipasi generasi muda, Toraja berpotensi menjadi destinasi unggulan di peta wisata dunia. Tidak hanya menghadirkan panorama alam, tetapi juga menawarkan pengalaman cultural immersion, wisata yang mengajak pengunjung memahami filosofi kehidupan dan kematian khas Toraja.
Di akhir diskusi ini, Ian Sutisna sebagai Ketua Pelaksana menyatakan pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata harus berjalan beriringan. "Ketika budaya dijaga, wisata akan tumbuh. Dan ketika wisata berkembang, masyarakat lokal ikut merasakan manfaat ekonomi," ujarnya.
(jon)
Lihat Juga :