Pemuda Muhammadiyah Imbau DPR Dengarkan Aspirasi Rakyat
Sabtu, 30 Agustus 2025 - 00:18 WIB
loading...
Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah mengimbau DPR bisa mendengarkan aspirasi rakyat. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah mengimbau DPR bisa mendengarkan aspirasi rakyat. Peristiwa meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) menjadi pengingat penting bagi bangsa tentang bagaimana demonstrasi, yang merupakan hak konstitusional warga negara, harus dikelola secara damai dan penuh tanggung jawab.
“Kami menyampaikan doa dan simpati yang tulus kepada keluarga almarhum Affan. Beliau adalah simbol perjuangan jutaan pekerja yang setiap hari menafkahi keluarga dengan penuh ketekunan. Kehilangan ini menjadi duka kita bersama, sekaligus pengingat bahwa keselamatan warga sipil harus menjadi prioritas utama dalam situasi apa pun,” ujar Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad dalam pernyataannya, Jumat (29/8/2025).
Pemuda Muhammadiyah menegaskan bahwa demonstrasi adalah bagian dari hak demokratis rakyat. Maka itu, setiap bentuk eskalasi kekerasan yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat sipil harus dihindari oleh semua pihak.
Baca juga: Pengunjuk Rasa Jarah Kantor Gegana di Jalan Kramat Raya Kwitang
Dzulfikar pun menghargai langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang telah menunjukkan empati dengan menemui keluarga korban dan menyampaikan permohonan maaf. Namun, ia menilai tragedi ini harus menjadi momentum perbaikan di tubuh kepolisian.
“Tragedi ini menunjukkan perlunya langkah lebih jauh berupa proses evaluasi internal yang terbuka, profesional, dan adil di tubuh kepolisian,” tuturnya.
Selain itu, lanjut dia, Standard Operating Procedure (SOP) pengamanan unjuk rasa harus segera diperbaiki agar lebih humanis, persuasif, serta menjamin adanya pemisahan jalur aksi dengan aktivitas publik.
Baca juga: Pernyataan Lengkap Prabowo atas Meninggalnya Affan Kurniawan Driver Ojol yang Dilindas Rantis Brimob
“Dengan begitu, potensi jatuhnya korban di luar peserta aksi dapat dicegah, dan kepercayaan publik terhadap aparat dapat dipulihkan,” tegasnya.
Pemuda Muhammadiyah juga mengingatkan DPR agar sungguh-sungguh mendengarkan tuntutan masyarakat yang melatarbelakangi demonstrasi. Menurut Dzulfikar, aspirasi rakyat tidak boleh diabaikan.
“DPR perlu membuka ruang dialog yang jujur dan transparan, agar suara rakyat menemukan saluran kebijakan yang nyata,” tuturnya.
Dzulfikar menyerukan agar semua pemangku kepentingan baik pemerintah, DPR, aparat keamanan, maupun elemen masyarakat mengutamakan komunikasi dan musyawarah. Pemuda Muhammadiyah siap bersinergi dalam membangun ruang demokrasi yang aman, inklusif, dan beradab.
“Hanya dengan cara ini, kebuntuan politik dapat dihindari dan energi bangsa dapat diarahkan pada pembangunan yang lebih bermanfaat bagi rakyat,” pungkasnya.
“Kami menyampaikan doa dan simpati yang tulus kepada keluarga almarhum Affan. Beliau adalah simbol perjuangan jutaan pekerja yang setiap hari menafkahi keluarga dengan penuh ketekunan. Kehilangan ini menjadi duka kita bersama, sekaligus pengingat bahwa keselamatan warga sipil harus menjadi prioritas utama dalam situasi apa pun,” ujar Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad dalam pernyataannya, Jumat (29/8/2025).
Pemuda Muhammadiyah menegaskan bahwa demonstrasi adalah bagian dari hak demokratis rakyat. Maka itu, setiap bentuk eskalasi kekerasan yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat sipil harus dihindari oleh semua pihak.
Baca juga: Pengunjuk Rasa Jarah Kantor Gegana di Jalan Kramat Raya Kwitang
Dzulfikar pun menghargai langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang telah menunjukkan empati dengan menemui keluarga korban dan menyampaikan permohonan maaf. Namun, ia menilai tragedi ini harus menjadi momentum perbaikan di tubuh kepolisian.
“Tragedi ini menunjukkan perlunya langkah lebih jauh berupa proses evaluasi internal yang terbuka, profesional, dan adil di tubuh kepolisian,” tuturnya.
Selain itu, lanjut dia, Standard Operating Procedure (SOP) pengamanan unjuk rasa harus segera diperbaiki agar lebih humanis, persuasif, serta menjamin adanya pemisahan jalur aksi dengan aktivitas publik.
Baca juga: Pernyataan Lengkap Prabowo atas Meninggalnya Affan Kurniawan Driver Ojol yang Dilindas Rantis Brimob
“Dengan begitu, potensi jatuhnya korban di luar peserta aksi dapat dicegah, dan kepercayaan publik terhadap aparat dapat dipulihkan,” tegasnya.
Pemuda Muhammadiyah juga mengingatkan DPR agar sungguh-sungguh mendengarkan tuntutan masyarakat yang melatarbelakangi demonstrasi. Menurut Dzulfikar, aspirasi rakyat tidak boleh diabaikan.
“DPR perlu membuka ruang dialog yang jujur dan transparan, agar suara rakyat menemukan saluran kebijakan yang nyata,” tuturnya.
Dzulfikar menyerukan agar semua pemangku kepentingan baik pemerintah, DPR, aparat keamanan, maupun elemen masyarakat mengutamakan komunikasi dan musyawarah. Pemuda Muhammadiyah siap bersinergi dalam membangun ruang demokrasi yang aman, inklusif, dan beradab.
“Hanya dengan cara ini, kebuntuan politik dapat dihindari dan energi bangsa dapat diarahkan pada pembangunan yang lebih bermanfaat bagi rakyat,” pungkasnya.
(cip)
Lihat Juga :