Dari Negeri Sendiri, Food Tray Lokal Jawab Kebutuhan Dapur MBG

Kamis, 28 Agustus 2025 - 20:58 WIB
loading...
Dari Negeri Sendiri,...
Peralatan makan massal yang berkualitas, halal, dan ramah lingkungan sangat dibutuhkan untuk memenuhi dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Di tengah meningkatnya kebutuhan akan peralatan makan massal yang berkualitas, halal, dan ramah lingkungan, PT Cipta Perdana Lancar (PART) menghadirkan inovasi baru berupa food tray berbahan stainless steel SUS 304.

Produk ini menjadi sorotan publik setelah dipilih dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) mandiri Pasar Keong, Lebak, Banten sebagai andalan utama dalam operasional dapurnya.

Keunggulan food tray ini bukan hanya pada kualitas bahan premium yang digunakan, tetapi juga pada fakta bahwa produk tersebut sepenuhnya dibuat di dalam negeri dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 97,21 persen.

Baca juga: Sukseskan Program MBG, KemenHAM Lakukan Pemantauan

Direktur PT Cipta Perdana Lancar (PART) Tjoeng Rino Saputra mengatakan, keberadaan produk lokal berkualitas tinggi harus menjadi kebanggaan nasional. “Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia mampu menghasilkan produk berstandar global dan 100% halal. Seluruh proses produksi kami pastikan sesuai standar halal, sehingga aman digunakan oleh semua kalangan, termasuk lembaga pendidikan, dapur massal, dan program sosial berbasis syariah,” ujarnya, Rabu (27/8/2025).

Food tray SUS 304 sudah dikenal luas dalam industri kuliner global karena tahan korosi, aman untuk menyajikan makanan panas maupun dingin, serta awet dalam jangka panjang.

Keunggulan inilah yang menjadikannya pilihan ideal bagi dapur besar, program makan massal, rumah sakit, sekolah, hingga lembaga sosial.

Pihaknya mengusung inovasi dengan menggunakan bahan minyak nabati dalam proses finishing antikarat. Penggunaan bahan minyak nabati ini tidak hanya lebih aman, tetapi juga ramah lingkungan, karena berbasis bahan alami yang dapat diperbarui.

Hal ini memperkuat posisi food tray sebagai produk berkelanjutan (sustainable product) yang mendukung tren global pengurangan limbah berbahan petroleum.

Setiap food tray melalui kontrol kualitas ketat, dengan desain lima sekat standar agar makanan tersaji rapi tanpa bercampur. Tersedia pula opsi empat atau enam sekat serta layanan custom sesuai kebutuhan konsumen.

Permukaan tray yang halus mempermudah proses pencucian, menghemat waktu dan mempercepat siklus penggunaan di dapur besar. “Produk kami ramah lingkungan, efisien, dan tahan digunakan bertahun-tahun tanpa menurunkan kualitas,” kata Tjoeng.

Meski menggunakan material premium dan teknologi ramah lingkungan, pihaknya tetap menjaga harga agar kompetitif. Filosofi perusahaan adalah memberikan akses produk halal dan berkualitas tinggi dengan harga terjangkau, terutama bagi program sosial, lembaga pendidikan, rumah sakit, hingga organisasi nirlaba.

Dengan kapasitas produksi besar dan kualitas konsisten, perusahaan mampu memenuhi permintaan massal dari berbagai institusi baik swasta maupun pemerintah. “Kepercayaan MBG untuk menggunakan produk kami adalah bukti nyata kualitas dan kapasitas produksi kami,” ucapnya.

Pemanfaatan bahan mentah lokal dari Morowali dan proses finishing antikarat menggunakan minyak nabati bukan hanya menghasilkan produk berkualitas tinggi, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat, memperkuat daya saing industri nasional, serta mengurangi ketergantungan pada impor. Lebih dari itu, penggunaan food tray dengan daya pakai panjang ikut berkontribusi dalam mengurangi limbah plastik dan mendukung keberlanjutan lingkungan.

“Ke depan, kami ingin agar setiap program makan massal di Indonesia bisa menggunakan produk dalam negeri yang halal, ramah lingkungan, dan berkualitas. Dengan begitu, uang yang dibelanjakan tetap berputar di ekonomi nasional, bukan lari ke luar negeri,” ujar Tjoeng.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Prabowo Sindir Penolak...
Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Rekomendasi
Asabri Gandeng Bio Farma...
Asabri Gandeng Bio Farma Edukasi Kanker Serviks di Sespim Polri
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Berita Terkini
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved