Survei Rumah Politik: Polri, Kejagung, dan KPK Lembaga Penegak Hukum Terbaik
Rabu, 27 Agustus 2025 - 23:31 WIB
loading...
A
A
A
Survei yang berlangsung di 34 provinsi pada 22-26 Agustus 2025 tersebut melibatkan 1.525 orang yang berasal dari berbagai latar belakang. Selain kinerja secara umum, Polri juga menjadi salah satu lembaga yang paling dipercaya publik dalam penegakan kejahatan siber dan kriminalitas baru.
Polri bersaing ketat dengan Kejaksaan Agung yang berada di urutan kedua dengan 22,32 persen, kemudian KPK sebanyak 22,29 persen, MK sebanyak 19,75 persen, dan terakhir Pengadilan dengan persentase sebesar 12,57 persen.
Polri juga menjadi salah satu lembaga terbaik dalam reformasi peradilan dengan persentase sebesar 20,6 persen setelah Kejaksaan Agung sebesar 20,9 persen disusul KPK sebesar 20,4 persen. Kemudian Mahkamah Konstitusi sebesar 16,21 persen dan Pengadilan sebesar 9,52 persen.
"Kemudian untuk penilaian publik mengenai Lembaga Penegak Hukum manakah yang paling memiliki kinerja terbaik dalam hal khusus yaitu Pemberantasan Korupsi. Sebanyak 21,23 persen responden menilai KPK yang paling memiliki kinerja terbaik, lalu diikuti dengan Polri yang memiliki selisih tipis sebesar 21,20 persen, kemudian sebanyak 21,17 persen responden menilai Kejaksaan Agung RI, lalu MK sebanyak 19,21 persen, dan terakhir Pengadilan dengan persentase sebesar 17,03 persen," tutur Fernando.
Dari hasil survei tersebut dapat dilihat bahwa, Polri, Kejaksaan Agung, dan KPK selalu bersaing ketat mendapatkan tempat di hati publik dengan selisih yang lumayan tipis. Menurut Fernando, ketiga lembaga ini memang layak mendapat perhatian publik setelah mereka mulai berbenah.
"Ya, saya kira kan memang ketiga lembaga ini coba memperbaiki diri dengan misalnya seperti KPK dengan kinerjanya. Kalau kita lihat kan belakangan ini, KPK coba menunjukkan kinerjanya melalui OTT, ataupun terakhir ada kasus yang cukup mendapatkan perhatian masyarakat,” ujarnya.
Polri bersaing ketat dengan Kejaksaan Agung yang berada di urutan kedua dengan 22,32 persen, kemudian KPK sebanyak 22,29 persen, MK sebanyak 19,75 persen, dan terakhir Pengadilan dengan persentase sebesar 12,57 persen.
Polri juga menjadi salah satu lembaga terbaik dalam reformasi peradilan dengan persentase sebesar 20,6 persen setelah Kejaksaan Agung sebesar 20,9 persen disusul KPK sebesar 20,4 persen. Kemudian Mahkamah Konstitusi sebesar 16,21 persen dan Pengadilan sebesar 9,52 persen.
"Kemudian untuk penilaian publik mengenai Lembaga Penegak Hukum manakah yang paling memiliki kinerja terbaik dalam hal khusus yaitu Pemberantasan Korupsi. Sebanyak 21,23 persen responden menilai KPK yang paling memiliki kinerja terbaik, lalu diikuti dengan Polri yang memiliki selisih tipis sebesar 21,20 persen, kemudian sebanyak 21,17 persen responden menilai Kejaksaan Agung RI, lalu MK sebanyak 19,21 persen, dan terakhir Pengadilan dengan persentase sebesar 17,03 persen," tutur Fernando.
Dari hasil survei tersebut dapat dilihat bahwa, Polri, Kejaksaan Agung, dan KPK selalu bersaing ketat mendapatkan tempat di hati publik dengan selisih yang lumayan tipis. Menurut Fernando, ketiga lembaga ini memang layak mendapat perhatian publik setelah mereka mulai berbenah.
"Ya, saya kira kan memang ketiga lembaga ini coba memperbaiki diri dengan misalnya seperti KPK dengan kinerjanya. Kalau kita lihat kan belakangan ini, KPK coba menunjukkan kinerjanya melalui OTT, ataupun terakhir ada kasus yang cukup mendapatkan perhatian masyarakat,” ujarnya.
Lihat Juga :