Jumhur: 3 Juta Anggota KSPSI Tidak Ikut Demo 28 Agustus
Selasa, 26 Agustus 2025 - 22:52 WIB
loading...
Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat memastikan 3 juta keluarga besar buruh di bawah organisasi naungannya tidak bakal ikut aksi demo buruh yang rencananya akan dilakukan pada Kamis, 28 Agustus 2025. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jumhur Hidayat memastikan 3 juta keluarga besar buruh di bawah organisasi naungannya tidak bakal ikut aksi demo buruh yang rencananya akan dilakukan pada Kamis, 28 Agustus 2025. Jumhur mengungkapkan alasannya.
“Saya sudah instruksikan kepada 3 juta keluarga besar buruh anggota KSPSI di seluruh tanah air untuk tidak terlibat dalam aksi demo itu,” tegas Jumhur di Jakarta, Selasa (26/8/2025) malam.
Dia mengatakan, KSPSI bersama sekitar 100 federasi dan konfederasi lainnya sudah membuat draf untuk didialogkan dengan pemerintah, DPR, dan pengusaha. Karena itu, demonstrasi itu adalah jalan akhir.
Baca juga: Jumhur Hidayat Sarankan Wamenaker Pengganti Noel dari Kalangan Perempuan
Dia berpendapat, kalau dialog saja masih bisa, ngapain melakukan demo. "Jadi saya minta itu tidak dilakukan," tuturnya.
Dia juga memastikan anggota KSPSI di seluruh kabupaten/kota Indonesia tidak akan melakukan aksi demo buruh pada 28 Agustus nanti. Kendati tidak murni gerakan buruh karena adanya keterlibatan partai politik di dalamnya, dia tetap mempersilakan demo.
"Ini negara demokrasi silakan saja bila mau mencari simpati," kata Jumhur.
Namun Jumhur menegaskan, pihaknya justru menerima undangan dari pemerintah, DPR, dan pengusaha untuk berdialog dulu. Karena itu, KSPSI justru sedang mempersiapkan bahan-bahan untuk dialog itu.
"Jadi sekali lagi tidak ada buruh anggota KSPSI yang akan terlibat dalam aksi 28 Agustus mendatang, dan ini adalah perintah DPP," pungkasnya.
“Saya sudah instruksikan kepada 3 juta keluarga besar buruh anggota KSPSI di seluruh tanah air untuk tidak terlibat dalam aksi demo itu,” tegas Jumhur di Jakarta, Selasa (26/8/2025) malam.
Dia mengatakan, KSPSI bersama sekitar 100 federasi dan konfederasi lainnya sudah membuat draf untuk didialogkan dengan pemerintah, DPR, dan pengusaha. Karena itu, demonstrasi itu adalah jalan akhir.
Baca juga: Jumhur Hidayat Sarankan Wamenaker Pengganti Noel dari Kalangan Perempuan
Dia berpendapat, kalau dialog saja masih bisa, ngapain melakukan demo. "Jadi saya minta itu tidak dilakukan," tuturnya.
Dia juga memastikan anggota KSPSI di seluruh kabupaten/kota Indonesia tidak akan melakukan aksi demo buruh pada 28 Agustus nanti. Kendati tidak murni gerakan buruh karena adanya keterlibatan partai politik di dalamnya, dia tetap mempersilakan demo.
"Ini negara demokrasi silakan saja bila mau mencari simpati," kata Jumhur.
Namun Jumhur menegaskan, pihaknya justru menerima undangan dari pemerintah, DPR, dan pengusaha untuk berdialog dulu. Karena itu, KSPSI justru sedang mempersiapkan bahan-bahan untuk dialog itu.
"Jadi sekali lagi tidak ada buruh anggota KSPSI yang akan terlibat dalam aksi 28 Agustus mendatang, dan ini adalah perintah DPP," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :