Ikrar Nusa Bakti: Korupsi Immanuel Ebenezer Perbuatan Primitif

Selasa, 26 Agustus 2025 - 22:04 WIB
loading...
Ikrar Nusa Bakti: Korupsi...
Pakar Politik Ikrar Nusa Bakti menilai tindak pidana korupsi yang menyeret mantan Wamenaker, Immanuel Ebenezer alias Noel sebagai tindakan yang primitif. Foto/iNews TV
A A A
JAKARTA - Pakar Politik Ikrar Nusa Bakti menilai tindak pidana korupsi yang menyeret mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel sebagai tindakan yang primitif. Ikrar menyebut modus yang dilakukan Noel dalam meminta uang untuk kepentingan pribadi, termasuk renovasi rumah hingga pembelian motor mewah, jauh dari cara cerdas.

“Begini kemudian (Noel) apa namanya tuh ditawarin, Anda butuh apa? Ya udah deh, itu buat renovasi rumah deh, berapa? Rp3 miliar, apalagi itu dah motor Ducati. Intinya dari situ tapi saya setuju dengan tadi kalimat Said Didu, yang bilang bahwa itu perbuatannya itu memang sangat primitif dan saya nggak tahu apa artinya primitif atau dia menggunakan cara-cara modern dalam bidang keuangan,” kata Ikrar dalam dialog Rakyat Bersuara yang dipandu Aiman Witjaksono di iNews TV, Selasa (26/8/2025).

Baca juga: Penyidik KPK Temukan 4 Handphone di Plafon Rumah Noel

Menurutnya, cara Noel menerima uang dari Irvian Bobby Mahendro (IBM), yang merupakan sosok Sultan Kemnaker melalui transfer justru membuat aksinya mudah terlacak oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).



“Maksud saya, kalau dia itu pinter itu harusnya diterima uang dari IBM itu jangan pakai transfer, nggak bakalan ketahuan sama KPK. Tapi karena dia menggunakan transfer itu yang kemudian terendus ya, ini satu ya,” ujarnya.

Ikrar menambahkan, jumlah uang yang diterima Noel sebenarnya tidak signifikan dibandingkan IBM dalam kasus ini. “Dan anda juga tahu ya yang paling banyak dapat duit itu IBM, Rp69 miliar. Noel itu cuma orang yang kelima yang tertinggi yaitu cuma 3 miliar. Pertanyaan saya kalau 3 miliar itu memang bisa beli 15 mobil dan 7 motor, nggak mungkin ya. Dan ini yang kemudian kita harus teliti semua,” sebutnya.

Baca juga: Daftar 24 Kendaraan yang Disita KPK terkait Kasus Immanuel Ebenezer Cs

Lebih lanjut, Ikrar menyebut Noel sebagai sosok paradoks. Pasalnya, Noel dikenal keras menentang korupsi, bahkan pernah menyerukan hukuman mati bagi pelaku. Namun, kini dirinya justru terjerat kasus yang sama. “Noel itu adalah orang yang paradoks ya walaupun saya cukup prihatin dengan teman saya ini,” ujarnya.

Dia pernah mengatakan ke media, mengajak semua politisi untuk tanda tangan pakta integritas jika melakukan korupsi harus siap dihukum mati. Namun, ketika Noel tersandung kasus korupsi justru memohon-mohon kepada Presiden Prabowo untuk diberikan amnesti.

“Ternyata sekarang begitu dia kena (korupsi) apa yang dibilang please Pak Prabowo, minta maaf berikan saya amnesti,” tandasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Rekomendasi
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved