Prabowo: Kita Kekurangan 70 Ribu Dokter Spesialis
Selasa, 26 Agustus 2025 - 20:45 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto menyatakan hingga saat ini Indonesia masih kekurangan 70 ribu dokter spesialis. Foto/Riyan Rizki Roshali
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengaku mendapatkan laporan bahwa Indonesia kekurangan dokter spesialis. Prabowo menyebut hingga saat ini Indonesia masih kekurangan 70 ribu dokter spesialis.
“Saya dapat laporan kita kekurangan 70 ribu dokter spesialis. Kita harus mengejar itu, hari ini saya dapat laporan kita menghasilkan dokter umum hanya 12 ribu satu tahun, spesialis 2.700," kata Prabowo dalam acara Peresmian Gedung Layanan Terpadu dan Institut Neurosains Nasional RS Pusat Otak Nasional, Jakarta Timur, Selasa (26/8/2025).
Baca juga: Prabowo Berlutut ke Teungku Nyak Sandang, Penghormatan Jejak Pembelian Pesawat Seulawah RI-001
Menurut Presiden Prabowo, diperlukan langkah-langkah tidak biasa untuk meningkatkan produksi dokter spesialis.
Ia menyebut perlu waktu 35 tahun untuk bisa memenuhi jumlah kebutuhan dokter spesialis di Indonesia. Kondisi ini juga belum ditambah dengan dokter-dokter spesialis yang pensiun sepanjang periode waktu tersebut.
"35 tahun baru terisi (dokter spesialis), tapi yang sekarang sudah nggak ada. Makanya kita harus berupaya dengan langkah-langkah yang tidak bisa langkah normatif,” ujar dia.
Baca juga: Presiden Prabowo Beri Tanda Kehormatan kepada 141 Tokoh, Ini Daftar Penerimanya
“Mengejar pembangunan Indonesia, mengejar kesejahteraan Indonesia tidak bisa business as usual, tidak bisa. We have to work harder, we have to do our best," jelasnya.
“Saya dapat laporan kita kekurangan 70 ribu dokter spesialis. Kita harus mengejar itu, hari ini saya dapat laporan kita menghasilkan dokter umum hanya 12 ribu satu tahun, spesialis 2.700," kata Prabowo dalam acara Peresmian Gedung Layanan Terpadu dan Institut Neurosains Nasional RS Pusat Otak Nasional, Jakarta Timur, Selasa (26/8/2025).
Baca juga: Prabowo Berlutut ke Teungku Nyak Sandang, Penghormatan Jejak Pembelian Pesawat Seulawah RI-001
Menurut Presiden Prabowo, diperlukan langkah-langkah tidak biasa untuk meningkatkan produksi dokter spesialis.
Ia menyebut perlu waktu 35 tahun untuk bisa memenuhi jumlah kebutuhan dokter spesialis di Indonesia. Kondisi ini juga belum ditambah dengan dokter-dokter spesialis yang pensiun sepanjang periode waktu tersebut.
"35 tahun baru terisi (dokter spesialis), tapi yang sekarang sudah nggak ada. Makanya kita harus berupaya dengan langkah-langkah yang tidak bisa langkah normatif,” ujar dia.
Baca juga: Presiden Prabowo Beri Tanda Kehormatan kepada 141 Tokoh, Ini Daftar Penerimanya
“Mengejar pembangunan Indonesia, mengejar kesejahteraan Indonesia tidak bisa business as usual, tidak bisa. We have to work harder, we have to do our best," jelasnya.
(shf)
Lihat Juga :