Disorot karena Undang Akademisi Pro Israel, UI Akui Salah dan Minta Maaf

Minggu, 24 Agustus 2025 - 18:06 WIB
loading...
Disorot karena Undang...
Universitas Indonesia (UI) mengakui kesalahan dan minta maaf karena mengundang peneliti Universitas Stanford, Peter Berkowitz yang merupakan pendukung Israel. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Viral di media sosial kritikan terhadap Universitas Indonesia (UI) mengundang tokoh pendukung Israel yang merupakan Peneliti Senior Tad and Dianne Taube di Hoover Institution, Universitas Stanford, Peter Berkowitz.

Adapun kabar Peter Berkowitz diundang sebagai pembicara pada orientasi program Pascasarjana UI 2025 viral dibicarakan pada laman media sosial. Dari salah satu akun X yang dilihat, menyebut Peter Berkowitz sebagai zionis dan pembela Israel.

Baca juga: Dokter UI Bagikan Tips Sehat Pakai Headset Setiap Hari agar Tak Tuli di Usia Muda

Peter merupakan keturunan Yahudi yang acap kali menyatakan dukungan terhadap Israel. Dukungan itu disampaikan oleh Peter melalui buku ataupun artikel, salah satunya buku berjudul 'Israel and The Struggle Over the Internasional Lawas of War' yang diterbitkan tahun 2012.



Menanggapi hal itu, Direktur Humas UI Arie Afriansyah menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah aktif melayangkan kritik kepada UI. Dia menilai kritik yang disampaikan merupakan wujud dari kebebasan dalam berekspresi.

"Universitas Indonesia (UI) menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas kritik dan masukan sebagai bagian dari kebebasan menyampaikan pendapat yang bersifat konstruktif," kata dia dalam keterangan yang diterima pada Minggu (24/8/2025).

Baca juga: Universitas Indonesia Gencar Gaet Mahasiswa Asing Demi Reputasi Global

Arie menegaskan, UI selalu berkomitmen untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina agar bisa bebas dari penjajahan Israel sebagaimana termaktub dalam UUD 1945. Dukungan itu pernah disampaikan langsung Rektor UI, Heri Hermansyah, saat menerima kunjungan Duta Besar Palestina pada (17/1/2025) lalu.

"Kasus ini menjadi sebuah pembelajaran sekaligus bentuk perhatian positif untuk UI agar lebih selektif dan sensitif dalam mempertimbangkan berbagai aspek saat mengundang akademisi internasional pada masa yang akan datang," ujar dia.

Arie juga menambahkan, hadirnya Peter dalam kegiatan itu bertujuan untuk menambah ilmu dalam bidang sains, sosial humaniora, teknologi, teknik, dan matematika bagi para mahasiswa pascasarjana dengan menghadirkan profesor dari universitas terkemuka. Peter dinilai paling mumpuni untuk menyampaikan orasi ilmiah terkait bidang tersebut.

"Tidak ada maksud lain dalam memberikan kesempatan kepada kedua tokoh tersebut berorasi selain untuk kepentingan akademik," ujar dia.

Terkait latar belakang dari Peter, UI mengakui kesalahan dan tidak hati-hati serta menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Peristiwa serupa diharapkan tak terjadi lagi di kemudian hari.

"Dengan segala kerendahan hati UI mengakui kurang hati-hati, dan untuk itu UI meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia atas kekhilafan dalam kekurangcermatan saat melakukan background check terhadap yang bersangkutan," jelas dia.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UI Sanksi 15 Mahasiswa...
UI Sanksi 15 Mahasiswa Fakultas Hukum terkait Pelecehan Chat Mesum, Skorsing 1-3 Semester
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
Prabowo-Macron Sepakat...
Prabowo-Macron Sepakat Dukung Solusi Dua Negara untuk Palestina
Kecam Israel atas Penahanan...
Kecam Israel atas Penahanan 9 WNI Misi ke Gaza, Menlu Sugiono: Pelanggaran Hukum Internasional
Pulang ke Tanah Air,...
Pulang ke Tanah Air, Relawan WNI Ceritakan Brutalnya Penyiksaan Tentara Israel
Mengharukan! Bocah 9...
Mengharukan! Bocah 9 Tahun Bawa Poster untuk Ayah yang Pulang usai Ditawan Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Rekomendasi
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved