Indonesia Kirim 39 Perawat ke Belanda untuk Bekerja di Sektor Kesehatan

Jum'at, 22 Agustus 2025 - 14:34 WIB
loading...
A A A
Binawan mencatatkan penempatan awal 39 perawat ke Belanda. Dari jumlah tersebut, 17 perawat telah resmi berangkat, sementara sisanya tengah menunggu proses penempatan resmi dari KP2MI. Permintaan tenaga kesehatan dari Belanda pun terus mengalir, dengan angka permintaan mencapai 82 perawat untuk tahun 2025.

Baca juga: Panglima TNI Tunjuk 14 Kolonel hingga Brigjen Jabat Danrindam, Ini Daftar Lengkapnya

Di Belanda, para perawat tidak hanya akan mengisi kebutuhan sektor kesehatan yang terus meningkat akibat pertumbuhan populasi usia lanjut, tetapi juga mengikuti program studi penyetaraan yang membuka jalan bagi peningkatan jenjang karir mereka.

"Keberangkatan perawat Indonesia ke Belanda ini merupakan bukti nyata komitmen Binawan untuk terus mengembangkan kompetensi tenaga kesehatan Indonesia secara profesional dan internasional. Program ini bukan hanya membuka peluang karier yang luas, tetapi juga memastikan para perawat siap secara teknis dan bahasa untuk memberikan layanan terbaik di Belanda. Dengan bekal pendidikan dan proses resmi, kami yakin perawat Indonesia mampu bersaing dan berkontribusi positif di negara tujuan," ujar Said, CEO Binawan Group.

Binawan Group optimis program ini akan menjadi awal dari gelombang baru keberangkatan perawat Indonesia ke Belanda, dengan prospek penghasilan yang menjanjikan serta pengalaman kerja internasional yang berharga. Lebih dari itu, program ini menjadi wujud kontribusi nyata Indonesia di panggung global, menghadirkan perawat-perawat handal yang membawa nama baik bangsa.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Dokter Muda Terancam...
Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Praktik, Pakar UGM Minta Pemerintah Bertindak
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
Prihatin Kapal TKI Ilegal...
Prihatin Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, DPR: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan...
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 3.570 WNI dari Malaysia
Kolaborasi UICI-KP2MI...
Kolaborasi UICI-KP2MI Tingkatkan Kualitas SDM Pekerja Migran
Prabowo Puji Aksi Heroik...
Prabowo Puji Aksi Heroik Sugianto Selamatkan Lansia dari Kebakaran di Korsel
Kapal Perang Belanda...
Kapal Perang Belanda dan China Terlibat Konfrontasi di Laut China Selatan
Kepedulian untuk Garda...
Kepedulian untuk Garda Terdepan: Menjaga Keselamatan Dokter dan Perawat lewat Standar Baru
Kapten Kapal Pesiar...
Kapten Kapal Pesiar Terjangkit Hantavirus Bilang pada Penumpang: Pria yang Tewas Itu Tak Menular
Rekomendasi
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Disambut Antusias, Jakarta Jadi Kota Terakhir Seleksi
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved