Menekraf Bawa Semangat Perkuat Ekosistem Game Nasional di Jerman

Jum'at, 22 Agustus 2025 - 00:11 WIB
loading...
Menekraf Bawa Semangat...
Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya menghadiri Gamescom 2025 di Cologne, Jerman. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya menghadiri Gamescom 2025 di Cologne, Jerman pada Rabu, 20 Agustus 2025. Kehadiran Indonesia pada ajang ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem gim nasional sekaligus memperluas akses pasar global.

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat fondasi industri gim nasional yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Teuku Riefky.

Dia menyampaikan apresiasi kepada para pelaku industri yang telah berkolaborasi dengan pemerintah. Menurutnya, partisipasi di Gamescom 2025 membuka peluang besar untuk menjalin jejaring internasional, memperluas pasar ekspor, dan menarik minat investasi.

Menekraf Bawa Semangat Perkuat Ekosistem Game Nasional di Jerman


Baca juga: Menkomdigi Meutya Hafid Minta Roblox Ikuti Aturan di Indonesia



Dia turut mengungkapkan pertumbuhan industri gim menunjukkan tren positif. Saat ini terdapat lebih dari 150 juta pemain aktif, sebagian besar di platform mobile.

Industri ini juga menyerap lebih dari 180 ribu tenaga kerja dengan nilai pasar mencapai Rp30 triliun atau setara 1,9 miliar dolar AS pada 2024. "Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai pasar gim terbesar di Asia Tenggara dan peringkat 15 dunia," kata Riefky.

Pada acara tersebut sebanyak sembilan perusahaan gim dan satu situs web gim Indonesia turut hadir di Gamescom 2025, berikut perusahaan tersebut:

1. Agate, Pengembang Gim
2. Busy Beaver, Pengembang Gim
3. Digital Happiness, Pengembang Gim
4. Gambir Studio, Pengembang Gim
5. GU Studio, Pengembang Gim
6. Kumagema Studio, Pengembang Gim
7. Rizero Studio, Pengembang Gim
8. Separuh Interactive, Pengembang Gim
9. SLAB, Pengembang Gim
10. Lapak Gaming, Situs Web Gim.

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan ekosistem gim nasional, termasuk melalui kebijakan dan regulasi yang berpihak pada pelaku industri. Teuku Riefky menekankan bahwa penyusunan kebijakan berbasis data sangat penting agar arah pengembangan industri lebih tepat sasaran.

“Oleh karena itu, kami berharap para pelaku industri dapat menyampaikan hasil pertemuan bisnis dan masukan strategis. Data dan rekomendasi ini akan menjadi pijakan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih responsif dan mendukung pertumbuhan industri gim nasional,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Teuku Riefky juga mengundang perusahaan gim Jerman untuk hadir dalam Indonesia Game Developer eXchange (IGDX) yang akan diselenggarakan di Bali pada 9–11 Oktober 2025. Ajang ini diharapkan menjadi sarana kolaborasi strategis sekaligus memperkenalkan potensi ekosistem gim Indonesia kepada dunia.

Hadir dalam acara tersebut Menteri Riset, Teknologi, dan Antariksa Jerman Dorothee Bär, Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Berlin Fajar Wirawan Harijo dan Plt. Konsulat Jenderal Frankfurt Toary Ceacer Fransiskus Worang. Menteri Ekraf Teuku Riefky didampingi oleh Staf Khusus Menteri Ekraf Bidang Isu Strategis dan Antar Lembaga Rian Firmansyah dan Direktur Gim Luat Sihombing.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Rekomendasi
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Ruben Onsu Siap Gugat...
Ruben Onsu Siap Gugat Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berita Terkini
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Pakar Hukum Dukung Kejagung...
Pakar Hukum Dukung Kejagung Terapkan TPPU untuk Ungkap Korupsi Makan Bergizi Gratis
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved