Memaknai HUT ke-80 RI, Kebudayaan Kunci Menuju Bangsa Bersatu, Berdaulat, Sejahtera, dan Maju
Minggu, 17 Agustus 2025 - 23:15 WIB
loading...
A
A
A
Tokoh budaya nasional asal Bali ini juga menilai bahwa dengan dihadirkannya Kementerian Kebudayaan sebagai lembaga mandiri merupakan sebuah langkah historis dalam tata kelola negara yang menempatkan kebudayaan di posisi strategis. "Untuk pertama kalinya, di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto hadir Kementerian Kebudayaan sebagai institusi mandiri, sebagaimana amanat Pasal 32 UUD 1945," katanya.
Baca Juga: Tari Tradisional hingga Bergoyang Bersama Prabowo, Seni Budaya Nusantara Tampil Spektakuler di Istana
Dia mengatakan, ini adalah langkah historis yang belum pernah diwujudkan oleh tujuh presiden sebelumnya. "Saya sebagai budayawan sangat berterima kasih kepada Presiden Prabowo, Karena Ini bukan hanya struktur, tapi sinyal kuat bahwa budaya adalah pilar utama dalam membangun masa depan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045," katanya. tambahnya.
Putu Supadma Rudana juga menyambut positif penetapan 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional, yang ditetapkan oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Ia menilai penetapan ini sebagai afirmasi kuat bahwa perbedaan adalah kekuatan, sesuai dengan semangat Bung Karno dan nilai Bhinneka Tunggal Ika.
"Penetapan Hari Kebudayaan menunjukkan komitmen kuat Bung Fadli Zon terhadap peradaban bangsa. Tanggal 17 Oktober sangat tepat, karena mencerminkan semangat kebhinekaan yang sejak awal ditegaskan oleh Bung Karno, bahwa perbedaan adalah kekuatan," katanya.
Baca Juga: Tari Tradisional hingga Bergoyang Bersama Prabowo, Seni Budaya Nusantara Tampil Spektakuler di Istana
Dia mengatakan, ini adalah langkah historis yang belum pernah diwujudkan oleh tujuh presiden sebelumnya. "Saya sebagai budayawan sangat berterima kasih kepada Presiden Prabowo, Karena Ini bukan hanya struktur, tapi sinyal kuat bahwa budaya adalah pilar utama dalam membangun masa depan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045," katanya. tambahnya.
Putu Supadma Rudana juga menyambut positif penetapan 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional, yang ditetapkan oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Ia menilai penetapan ini sebagai afirmasi kuat bahwa perbedaan adalah kekuatan, sesuai dengan semangat Bung Karno dan nilai Bhinneka Tunggal Ika.
"Penetapan Hari Kebudayaan menunjukkan komitmen kuat Bung Fadli Zon terhadap peradaban bangsa. Tanggal 17 Oktober sangat tepat, karena mencerminkan semangat kebhinekaan yang sejak awal ditegaskan oleh Bung Karno, bahwa perbedaan adalah kekuatan," katanya.
Lihat Juga :