Peringatan HUT ke-80 RI di Istana Kepresidenan Bakal Dihadiri 16 Ribu Undangan
Rabu, 13 Agustus 2025 - 08:37 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Acara Peringatan 17 Agustus 2025 di Istana Kepresidenan, Apa Saja?
“Kami juga selaku pribadi dan mewakili panitia memohon maaf kalau memang karena keterbatasan tempat maka banyak masyarakat yang sebenarnya antusias ingin ikut hadir merayakan. Tetapi sekali lagi karena keterbatasan tempat tidak bisa semuanya tertampung,” ujar Prasetyo dalam keterangannya kepada awak media.
Mensesneg Prasetyo mengatakan terkait busana saat mengikuti rangkaian acara di Istana, bahwa tamu undangan resmi diharapkan mengenakan pakaian adat seperti tahun sebelumnya.
Sementara bagi masyarakat umum yang hadir, Istana tidak mewajibkan masyarakat untuk mengenakan pakaian tertentu.
“Yang penting semangatnya. Nuansanya kalau memang di rumah punya baju warna merah, ada nuansa merah putihnya, berkenan dipakai ya alhamdulillah,” katanya.
Pada peringatan HUT Ke-80 RI di Istana, Menteri Prasetyo mengungkapkan bahwa lebih dari seribu pengisi acara dari beragam unsur masyarakat, instansi, hingga kelompok seni turut ambil bagian. Menurutnya, masukan dan ide untuk memeriahkan acara di Istana tidak sedikit dan terus bermunculan.
“Banyak sekali, karena memang juga masukan atau ide itu juga dinamis ya. Jadi ada yang kemudian mengusulkan untuk ditambahkan ini. Dan bagi kami panitia, sepanjang itu bisa diakomodir, tidak mengganggu acara inti, acara pokok, nggak ada masalah. Karena toh semangatnya semua ingin ikut berpartisipasi,” ucapnya.
Istana melalui Mensesneg Prasetyo Hadi meminta maaf adanya potensi kemacetan di sekitar Istana Merdeka, Jakarta, saat pelaksanaan gladi bersih HUT ke-80 Republik Indonesia, pada 14 Agustus 2025 mendatang.
“Pertama-tama tentu kami juga memohon maaf kepada masyarakat di Jakarta yang beraktivitas di sekitar Istana Merdeka. Kalau memang dalam beberapa hari ke depan agak sedikit terganggu kenyamanannya karena kita mulai ada kegiatan di Istana Merdeka. Kami mohon maaf,” ucap Prasetyo.
“Kami juga selaku pribadi dan mewakili panitia memohon maaf kalau memang karena keterbatasan tempat maka banyak masyarakat yang sebenarnya antusias ingin ikut hadir merayakan. Tetapi sekali lagi karena keterbatasan tempat tidak bisa semuanya tertampung,” ujar Prasetyo dalam keterangannya kepada awak media.
Masyarakat Umum Tidak Diwajibkan Memakai Baju Adat
Mensesneg Prasetyo mengatakan terkait busana saat mengikuti rangkaian acara di Istana, bahwa tamu undangan resmi diharapkan mengenakan pakaian adat seperti tahun sebelumnya.
Sementara bagi masyarakat umum yang hadir, Istana tidak mewajibkan masyarakat untuk mengenakan pakaian tertentu.
“Yang penting semangatnya. Nuansanya kalau memang di rumah punya baju warna merah, ada nuansa merah putihnya, berkenan dipakai ya alhamdulillah,” katanya.
Lebih Seribu Pengisi Acara
Pada peringatan HUT Ke-80 RI di Istana, Menteri Prasetyo mengungkapkan bahwa lebih dari seribu pengisi acara dari beragam unsur masyarakat, instansi, hingga kelompok seni turut ambil bagian. Menurutnya, masukan dan ide untuk memeriahkan acara di Istana tidak sedikit dan terus bermunculan.
“Banyak sekali, karena memang juga masukan atau ide itu juga dinamis ya. Jadi ada yang kemudian mengusulkan untuk ditambahkan ini. Dan bagi kami panitia, sepanjang itu bisa diakomodir, tidak mengganggu acara inti, acara pokok, nggak ada masalah. Karena toh semangatnya semua ingin ikut berpartisipasi,” ucapnya.
Istana Minta Maaf Potensi Kemacetan
Istana melalui Mensesneg Prasetyo Hadi meminta maaf adanya potensi kemacetan di sekitar Istana Merdeka, Jakarta, saat pelaksanaan gladi bersih HUT ke-80 Republik Indonesia, pada 14 Agustus 2025 mendatang.
“Pertama-tama tentu kami juga memohon maaf kepada masyarakat di Jakarta yang beraktivitas di sekitar Istana Merdeka. Kalau memang dalam beberapa hari ke depan agak sedikit terganggu kenyamanannya karena kita mulai ada kegiatan di Istana Merdeka. Kami mohon maaf,” ucap Prasetyo.
Lihat Juga :