Golkar Apresiasi Capaian Program Kedaulatan Energi Kabinet Merah Putih
Selasa, 12 Agustus 2025 - 20:43 WIB
loading...
A
A
A
Seperti diketahui, Kementerian ESDM mencatatkan pencapaian kinerja positif pada semester pertama 2025. Capaian itu ditandai dengan adanya peningkatan produksi sumber daya alam, optimalisasi pemanfaatan energi baru dan terbarukan, serta perluasan sambungan listrik hingga ke daerah terpencil.
Dari sektor minyak dan gas bumi, akumulasi produksi migas rata-rata mencapai 111,9 persen atau di atas target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Produksi minyak per Juni 2025 mencapai 608,1 ribu barel per hari atau 100,5 persen dari target APBN 2025 sebesar 605 ribu barel per hari, dengan rata-rata produksi mencapai 602,4 ribu barel per hari (99,5 persen dari target). Pertumbuhan ini adalah pencapaian yang luar biasa. Capaian ini menjadi yang pertama dalam 17 tahun terakhir.
"Di bulan Juni produksi kita itu sudah melampaui target APBN sebesar 605 ribu dan sekarang sudah 608 ribu. Ini capaian-capaian. Dan kami sudah berkomitmen, kami juga sudah melaporkan kepada Bapak Presiden, Insyaallah di dalam tahun 2025 ini target APBN bisa tercapai. Dan ini baru pertama ini sejak 2008," ujar Bahlil Lahadalia di Kantor Kementerian ESDM, Senin (11/8/2025).
Dari sektor minyak dan gas bumi, akumulasi produksi migas rata-rata mencapai 111,9 persen atau di atas target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Produksi minyak per Juni 2025 mencapai 608,1 ribu barel per hari atau 100,5 persen dari target APBN 2025 sebesar 605 ribu barel per hari, dengan rata-rata produksi mencapai 602,4 ribu barel per hari (99,5 persen dari target). Pertumbuhan ini adalah pencapaian yang luar biasa. Capaian ini menjadi yang pertama dalam 17 tahun terakhir.
"Di bulan Juni produksi kita itu sudah melampaui target APBN sebesar 605 ribu dan sekarang sudah 608 ribu. Ini capaian-capaian. Dan kami sudah berkomitmen, kami juga sudah melaporkan kepada Bapak Presiden, Insyaallah di dalam tahun 2025 ini target APBN bisa tercapai. Dan ini baru pertama ini sejak 2008," ujar Bahlil Lahadalia di Kantor Kementerian ESDM, Senin (11/8/2025).
(zik)
Lihat Juga :