Gelar Zikir Kebangsaan, Jatma Aswaja: Cinta Tanah Air Bagian dari Iman

Minggu, 10 Agustus 2025 - 20:43 WIB
loading...
Gelar Zikir Kebangsaan,...
Pengurus Besar (PB) Jamiyah Ahlith Thariqah Al Mutabaroh Ahlussunnah Wal Jamaah (Jatma Aswaja) menggelar Zikir Kebangsaan dan Ikrar Bela Negara di Masjid Istiqlal. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar (PB) Jamiyah Ahlith Thariqah Al Mutabaroh Ahlussunnah Wal Jamaah (Jatma Aswaja) menggelar Zikir Kebangsaan dan Ikrar Bela Negara di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (10/8/2025) malam. Sekretaris Jenderal PB Jatma Aswaja KH A Helmy Faishal Zaini menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi bagian tasyakuran.

Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia diharapkan tetap menjadi teladan dan contoh. "Jadi ini kesukacitaan kita karena Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia ini tetap menjadi teladan dan contoh," ujarnya kepada wartawan, Minggu (10/8/2025).

Pihaknya bersyukur karena kegiatan yang digelar menjelang HUT ke 80 RI itu dihadiri lebih dari 50 ribu jemaah. Lantai 1, 2, dan 3 Masjid Istiqlal penuh oleh jemaah thariqah dari seluruh Indonesia. Sebagaimana adagium, cinta Tanah Air itu bagian dari iman.

Gelar Zikir Kebangsaan, Jatma Aswaja: Cinta Tanah Air Bagian dari Iman

Sekretaris Jenderal PB Jatma Aswaja KH A Helmy Faishal Zaini.

Baca juga: Menuju Usia 80 Tahun RI, Jatma Aswaja Gelar Zikir Kebangsaan Nasional di Masjid Istiqlal



"Cinta Tanah Air itu bagian dari iman. Jadi tak bisa dipisahkan antara nasionalisme dengan agama. Cinta Tanah Air itu bagian dari perintah agama," tuturnya.

Dia menerangkan, selain zikir nasional, rencananya digelar pula Ikrar Bela Negara yang dilakukan oleh tokoh lintas agama. Ikrar tersebut menjadi simbol toleransi antarumat beragama.

"Maka di masjid bersejarah ini, simbol dari toleransi, bahkan simbol dari nasionalisme karena Istiqlal itu diambil dari bahasa Arab yang artinya kemerdekaan, yang kita semua tahu sangat masyhur bahwa arsitek dari Masjid Istiqlal yang megah ini, yang berdiri dibangun tahun 61 itu adalah oleh Friedrich Silaban dan di sebelah Istiqlal kita juga tahu ada Gereja Katedral," jelasnya.

Baca juga: Arus Lalu Lintas Sekitar Masjid Istiqlal Padat Jelang Zikir Kebangsaan

"Itu menunjukkan bahwa Masjid Istiqlal malam hari ini menjadi sejarah baru sebagai simbol sebagai toleransi antarumat beragama karena saya kira pada malam hari ini ada Ikrar Bela Negara oleh lintas agama di Masjid," paparnya.

Dia mencontohkan, sebagaimana Masjid Istiqlal yang lokasinya berhadapan dengan Gereja Katedral, merupakan simbol toleransi antarumat beragama. Ikrar tersebut bakal dilakukan oleh tokoh lintas agama.

"Ada Romo, ada Pendeta, ada teman-teman dari Budha, Hindu, dan dari Matakin itu ikut bersama-sama, duduk bersama para kiai dan habib untuk hadir," katanya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Libatkan Publik Pilih...
Libatkan Publik Pilih Logo HUT ke-81 RI, Mensesneg: Simbol Kebangsaan Milik Bersama
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
Menag Ungkap Banyak...
Menag Ungkap Banyak Non-Muslim Sumbang Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal
Ribuan Jemaah Mulai...
Ribuan Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha
Sinergi BCA Syariah...
Sinergi BCA Syariah dan Masjid Istiqlal Tingkatkan Inklusi Keuangan Syariah Lewat #BSyaInfaq
Masjid Istiqlal Bagikan...
Masjid Istiqlal Bagikan 10.728 Paket Daging Kurban, Dikemas per 1 Kg
Masjid Istiqlal Apresiasi...
Masjid Istiqlal Apresiasi MNC Peduli Salurkan Hewan Kurban
Rekomendasi
IIO 2026 Resmi Dimulai,...
IIO 2026 Resmi Dimulai, Hary Tanoesoedibjo: Ini Komitmen POBSI Memajukan Biliar Indonesia
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Berita Terkini
Alasan Calon Manajer...
Alasan Calon Manajer Kopdes Ikuti Latsarmil, Wamenhan: Latih Disiplin dan Kerja Sama
KPK Panggil Bupati Indragiri...
KPK Panggil Bupati Indragiri Hulu terkait Kasus Ajudan Gubernur Abdul Wahid
Kemhan Gandeng Kemenkes...
Kemhan Gandeng Kemenkes Investigasi Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
Prabowo: Indonesia Berada...
Prabowo: Indonesia Berada pada Persimpangan Sejarah, di Tengah Konflik Dunia
Bupati dan Sekda Kuansing...
Bupati dan Sekda Kuansing Kenakan Rompi Oranye usai Serahkan Diri ke KPK
Gugatan PMH Legalisir...
Gugatan PMH Legalisir Ijazah Jokowi Masuk Tahap Mediasi
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved