Rekening Ustaz Das'ad Latif yang Sempat Diblokir PPATK Aktif Lagi
Sabtu, 09 Agustus 2025 - 18:15 WIB
loading...
Ustaz Dasad Latif. Foto/Tangkapan layar TikTok @dasadlatifofficial
A
A
A
JAKARTA - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana memastikan telah membuka penghentian sementara transaksi pada rekening pendakwah kondang Ustaz Das'ad Latif . Dia menegaskan, saat ini tidak ada lagi rekening yang dihentikan sementara transaksinya atau diblokir oleh PPATK .
"Sudah tidak ada (rekening diblokir), semua sudah ada di bank masing-masing," kata Ivan saat dikonfirmasi, Sabtu (9/8/2025).
Ivan menjelaskan, dirinya telah melakukan pertemuan dengan Ustaz Das'ad Latif. "Saya sudah bertemu langsung dengan Beliau," ujarnya.
Baca Juga: Rekening Ustaz Das'ad Latif Diblokir PPATK: Kebijakan Meresahkan!
Sebelumnya, pendakwah kondang Ustaz Das'ad Latif kaget saat hendak menarik uang untuk pembangunan masjid. Sebab, uang tersebut tidak bisa ditarik karena diblokir PPATK karena tidak aktif dalam waktu 3 bulan. Padahal, uang tersebut akan digunakan untuk biaya pembangunan masjid miliknya.
Peristiwa itu diunggah Ustaz Das'ad Latif di akun TikTok @dasadlatifofficial, Kamis (7/8/2025).
Dalam video yang diunggah, Ustaz Das'ad menceritakan rekeningnya yang tiba-tiba diblokir oleh PPATK. Awalnya dia datang ke bank pemerintah untuk menarik uang keperluan pembangunan masjid miliknya.
"Saya hari ini berencana membayar besi, semen untuk pembangunan masjid. Jadi saya datanglah mengambil uang yang saya tabung di bank pemerintah. Setelah saya tiba, ternyata rekening saya diblokir karena tidak aktif selama tiga bulan,” ujar Ustaz Das'ad, dikutip Jumat (8/8/2025).
Dia bingung mengapa rekeningnya diblokir. Padahal, negara selalu mengajak masyarakat untuk gemar menabung. Bahkan, negara selalu mengiklankan gemar menabung.
"Tapi kenapa diblokir? Namanya menabung disimpan duit, kalau tidak disimpan diambil terus bolak-balik, lebih baik disimpan di dompet. Saya menabung untuk aman dan membantu negara, tapi ternyata saya diblokir. Mudah-mudahan ini hanya terjadi pada diri saya, tidak pada masyarakat yang jauh lebih kecil dari saya," keluhnya.
Dia menyadari niat baik terhadap aksi pemblokiran rekening ini. Namun, Ustaz Das’ad mengkritisi caranya yang tidak elegan. "Saya berharap pemerintah membuat keputusan yang betul-betul elegan, tidak meresahkan masyarakat dan tidak menyusahkan rakyat kecil," ucapnya.
Ustaz Das'ad berpesan kepada para pejabat terkait untuk betul-betul mengambil kebijakan demi kemaslahatan umat. Seorang pejabat negara harus betul-betul melayani masyarakat dengan baik.
“Apa gunanya kalian yang sekolah tinggi-tinggi ke luar negeri digaji oleh negara yang bekerja mengelola keuangan masyarakat, lalu uang masyarakat ini, kebijakan ini justru melahirkan keresahan dan menyusahkan masyarakat."
"Sudah tidak ada (rekening diblokir), semua sudah ada di bank masing-masing," kata Ivan saat dikonfirmasi, Sabtu (9/8/2025).
Ivan menjelaskan, dirinya telah melakukan pertemuan dengan Ustaz Das'ad Latif. "Saya sudah bertemu langsung dengan Beliau," ujarnya.
Baca Juga: Rekening Ustaz Das'ad Latif Diblokir PPATK: Kebijakan Meresahkan!
Sebelumnya, pendakwah kondang Ustaz Das'ad Latif kaget saat hendak menarik uang untuk pembangunan masjid. Sebab, uang tersebut tidak bisa ditarik karena diblokir PPATK karena tidak aktif dalam waktu 3 bulan. Padahal, uang tersebut akan digunakan untuk biaya pembangunan masjid miliknya.
Peristiwa itu diunggah Ustaz Das'ad Latif di akun TikTok @dasadlatifofficial, Kamis (7/8/2025).
Dalam video yang diunggah, Ustaz Das'ad menceritakan rekeningnya yang tiba-tiba diblokir oleh PPATK. Awalnya dia datang ke bank pemerintah untuk menarik uang keperluan pembangunan masjid miliknya.
"Saya hari ini berencana membayar besi, semen untuk pembangunan masjid. Jadi saya datanglah mengambil uang yang saya tabung di bank pemerintah. Setelah saya tiba, ternyata rekening saya diblokir karena tidak aktif selama tiga bulan,” ujar Ustaz Das'ad, dikutip Jumat (8/8/2025).
Dia bingung mengapa rekeningnya diblokir. Padahal, negara selalu mengajak masyarakat untuk gemar menabung. Bahkan, negara selalu mengiklankan gemar menabung.
"Tapi kenapa diblokir? Namanya menabung disimpan duit, kalau tidak disimpan diambil terus bolak-balik, lebih baik disimpan di dompet. Saya menabung untuk aman dan membantu negara, tapi ternyata saya diblokir. Mudah-mudahan ini hanya terjadi pada diri saya, tidak pada masyarakat yang jauh lebih kecil dari saya," keluhnya.
Dia menyadari niat baik terhadap aksi pemblokiran rekening ini. Namun, Ustaz Das’ad mengkritisi caranya yang tidak elegan. "Saya berharap pemerintah membuat keputusan yang betul-betul elegan, tidak meresahkan masyarakat dan tidak menyusahkan rakyat kecil," ucapnya.
Ustaz Das'ad berpesan kepada para pejabat terkait untuk betul-betul mengambil kebijakan demi kemaslahatan umat. Seorang pejabat negara harus betul-betul melayani masyarakat dengan baik.
“Apa gunanya kalian yang sekolah tinggi-tinggi ke luar negeri digaji oleh negara yang bekerja mengelola keuangan masyarakat, lalu uang masyarakat ini, kebijakan ini justru melahirkan keresahan dan menyusahkan masyarakat."
(zik)
Lihat Juga :