Cerita Mengharukan Anak Peternak Lele Lolos Seleksi Paskibraka Tingkat Nasional di HUT ke-80 RI
Jum'at, 08 Agustus 2025 - 00:20 WIB
loading...
Naura Aullia Putri Darmawan, pelajar asal Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu dari 76 Calon Paskibraka yang akan tampil HUT ke-80 RI. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Naura Aullia Putri Darmawan, pelajar asal Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu dari 76 Calon Paskibraka yang akan tampil HUT ke-80 RI. Naura mengaku sempat ragu akan kemampuan untuk menjadi bagian Paskibraka di Istana Negara.
"Nah, awal-awal daftar itu saya sangat ragu karena sudah didoktrin sama kakak kelas, kalau misalnya ikut Paskibraka itu sulit banget, apalagi tuntutannya itu kan berat ya, untuk masyarakat, untuk diri, itu berat Jadi harus siap mental, siap badan, siap semuanya," kata Naura di Lapangan Taman Wiladatika Cibubur, Kamis (7/8/2025).
Ayah Naura berprofesi sebagai peternak Lele dan pembudidaya mangot. Sedangkan ibunya hanya seorang ibu rumah tangga. Naura tak bisa membendung air matanya ketika menceritakan orang tuanya yang bangga bahwa anak gadinya ini lolos seleksi Paskibraka tingkat nasional.
Baca juga: 76 Calon Paskibraka Akan Berlatih di Istana Negara Mulai 12 Agustus
Padahal, kata Naura, ayahnya adalah seorang yang jarang mengeluarkan air mata. "Di situ saya langsung nangis (pas tahu keterima seleksi nasional), sujud syukur, terus peluk mamah, mamah juga nangis. Papa tiba-tiba masuk (kamar) matanya sudah, apa ya, kalau bahasa Jawa-nya tuh 'berambangi', berkaca-kaca matanya," ucapnya.
Naura menambahkan kedua orang tuanya kembali tak kuasa menahan air mata ketika melepasnya ke Jakarta untuk mengikuti pusat pelatihan. Ia selalu mengingat pesan dari ayah agar tak meninggalkan salat lima waktu.
Baca juga: Daftar Lengkap Calon Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2025, Ada Namamu?
Selama berada di pusat pelatihan, malam hari biasanya Naura juga menangis mengingat kedua orang tuanya. Meski sedih Naura tetap bersemangat untuk menjadi Paskibraka demi membanggakan kedua orang tuanya.
"Biasanya sering banget. Apalagi kalau misalnya lagi capek, itu kan biasanya kalau di rumah dipijetin mamah. Terus kalau misalnya lagi capek banget itu disuapin mamah. Di sini harus mandiri, jadi kayak inget mamah gitu," kata Naura sambil mengusap air matanya.
"Nah, awal-awal daftar itu saya sangat ragu karena sudah didoktrin sama kakak kelas, kalau misalnya ikut Paskibraka itu sulit banget, apalagi tuntutannya itu kan berat ya, untuk masyarakat, untuk diri, itu berat Jadi harus siap mental, siap badan, siap semuanya," kata Naura di Lapangan Taman Wiladatika Cibubur, Kamis (7/8/2025).
Ayah Naura berprofesi sebagai peternak Lele dan pembudidaya mangot. Sedangkan ibunya hanya seorang ibu rumah tangga. Naura tak bisa membendung air matanya ketika menceritakan orang tuanya yang bangga bahwa anak gadinya ini lolos seleksi Paskibraka tingkat nasional.
Baca juga: 76 Calon Paskibraka Akan Berlatih di Istana Negara Mulai 12 Agustus
Padahal, kata Naura, ayahnya adalah seorang yang jarang mengeluarkan air mata. "Di situ saya langsung nangis (pas tahu keterima seleksi nasional), sujud syukur, terus peluk mamah, mamah juga nangis. Papa tiba-tiba masuk (kamar) matanya sudah, apa ya, kalau bahasa Jawa-nya tuh 'berambangi', berkaca-kaca matanya," ucapnya.
Naura menambahkan kedua orang tuanya kembali tak kuasa menahan air mata ketika melepasnya ke Jakarta untuk mengikuti pusat pelatihan. Ia selalu mengingat pesan dari ayah agar tak meninggalkan salat lima waktu.
Baca juga: Daftar Lengkap Calon Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2025, Ada Namamu?
Selama berada di pusat pelatihan, malam hari biasanya Naura juga menangis mengingat kedua orang tuanya. Meski sedih Naura tetap bersemangat untuk menjadi Paskibraka demi membanggakan kedua orang tuanya.
"Biasanya sering banget. Apalagi kalau misalnya lagi capek, itu kan biasanya kalau di rumah dipijetin mamah. Terus kalau misalnya lagi capek banget itu disuapin mamah. Di sini harus mandiri, jadi kayak inget mamah gitu," kata Naura sambil mengusap air matanya.
(cip)
Lihat Juga :