Pulau Galang Disiapkan Jadi Pusat Pengobatan 2.000 Warga Gaza, DPR Ingatkan Aspek Keamanan
Kamis, 07 Agustus 2025 - 17:48 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono mendukung penuh rencana Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Pulau Galang, Kepulauan Riau sebagai pusat pengobatan warga Gaza yang menjadi korban peperangan. Foto/dpr.go.id
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono mendukung penuh rencana Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Pulau Galang , Kepulauan Riau sebagai pusat pengobatan warga Gaza yang menjadi korban peperangan. Menurutnya, hal ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk melakukan diplomasi kemanusiaan.
"Langkah ini menegaskan komitmen nyata Indonesia dalam diplomasi kemanusiaan, sekaligus membangkitkan kembali semangat solidaritas yang pernah diwujudkan melalui kemitraan Pemerintah Indonesia dengan UNHCR dan organisasi internasional dalam menyediakan fasilitas kesehatan, pendidikan, ibadah, dan ekonomi bagi pengungsi Vietnam, Kamboja, dan Thailand," ujar Dave saat dihubungi, Kamis (7/8/2025).
Di sisi lain, Dave mengatakan, Pulau Galang memiliki nilai historis sebagai simbol solidaritas kemanusiaan. Bila dimanfaatkan kembali untuk tujuan serupa, katanya, akan menjadi pesan kuat bagi dunia internasional bahwa Indonesia tidak hanya bersuara, tetapi juga bertindak nyata.
Baca juga: Pulau Galang Disiapkan Jadi Pusat Pengobatan 2.000 Warga Gaza
Untuk pelaksanaan teknis, ia menyerahkan kepada kementerian dan lembaga terkait seperti Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu). Untuk itu, Komisi I DPR berharap agar koordinasi lintas sektor dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan.
"Aspek keamanan, logistik, tenaga medis, serta diplomasi internasional harus dirancang dengan matang agar misi ini berjalan efektif dan berkelanjutan. Kami mendorong agar misi ini tidak sekadar bersifat simbolik, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi warga Gaza yang membutuhkan,” ujarnya.
“Untuk mewujudkannya, transparansi, akuntabilitas, dan komunikasi publik harus menjadi prioritas, agar dukungan masyarakat Indonesia tetap solid, partisipatif, dan terinformasikan secara menyeluruh," tambahnya.
"Langkah ini menegaskan komitmen nyata Indonesia dalam diplomasi kemanusiaan, sekaligus membangkitkan kembali semangat solidaritas yang pernah diwujudkan melalui kemitraan Pemerintah Indonesia dengan UNHCR dan organisasi internasional dalam menyediakan fasilitas kesehatan, pendidikan, ibadah, dan ekonomi bagi pengungsi Vietnam, Kamboja, dan Thailand," ujar Dave saat dihubungi, Kamis (7/8/2025).
Di sisi lain, Dave mengatakan, Pulau Galang memiliki nilai historis sebagai simbol solidaritas kemanusiaan. Bila dimanfaatkan kembali untuk tujuan serupa, katanya, akan menjadi pesan kuat bagi dunia internasional bahwa Indonesia tidak hanya bersuara, tetapi juga bertindak nyata.
Baca juga: Pulau Galang Disiapkan Jadi Pusat Pengobatan 2.000 Warga Gaza
Untuk pelaksanaan teknis, ia menyerahkan kepada kementerian dan lembaga terkait seperti Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu). Untuk itu, Komisi I DPR berharap agar koordinasi lintas sektor dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan.
"Aspek keamanan, logistik, tenaga medis, serta diplomasi internasional harus dirancang dengan matang agar misi ini berjalan efektif dan berkelanjutan. Kami mendorong agar misi ini tidak sekadar bersifat simbolik, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi warga Gaza yang membutuhkan,” ujarnya.
“Untuk mewujudkannya, transparansi, akuntabilitas, dan komunikasi publik harus menjadi prioritas, agar dukungan masyarakat Indonesia tetap solid, partisipatif, dan terinformasikan secara menyeluruh," tambahnya.
(rca)
Lihat Juga :