Puspoll Nilai Prabowo Berhasil Jaga Stabilitas Politik, Publik Tunggu Kinerja Para Menteri
Rabu, 06 Agustus 2025 - 12:47 WIB
loading...
Puspoll Indonesia menilai kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berhasil menjaga stabilitas politik nasional yang merupakan modal penting untuk pembangunan. Foto/Dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Puspoll Indonesia menilai kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berhasil menjaga stabilitas politik nasional. Kondisi stabilitas ini merupakan modal penting untuk pembangunan, namun publik kini masih menunggu realisasi kinerja nyata dari para menteri kabinet.
“Stabilitas yang kita lihat saat ini adalah capaian besar. Namun, stabilitas hanya akan berarti jika dibarengi kerja nyata dari para menteri di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan pertahanan,” kata Manager Program Puspoll Indonesia Luqmanul Hakim di Jakarta dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (6/8/2025).
Baca juga: 9 Menteri dan Wamen Lulusan ITB di Kabinet Prabowo, Nomor 1 Ilmuwan Nanoteknologi
Menurut Luqmanul, kepemimpinan Prabowo ditandai dengan keberanian mengambil langkah-langkah strategis yang menekankan persatuan nasional dan dialog inklusif.
Ia menilai, komunikasi politik yang ditempuh pemerintahan saat ini berhasil meredakan ketegangan dan menciptakan ruang konsensus di kalangan elit politik maupun masyarakat.
“Dialog lebih diutamakan ketimbang konfrontasi, dan ini memberi dampak positif bagi kepercayaan publik,” katanya.
Luqmanul menambahkan dalam stabilitas politik ada peran strategis Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang dinilai mampu menjaga komunikasi politik tetap cair dan produktif.
Baca juga: PDIP Bisa Masuk Kabinet Gantikan Menteri-menteri Loyalis Jokowi
“Pak Dasco mendorong konsensus dan mampu meredam ketegangan dengan pendekatan diplomasi politik yang cerdas. Pesan-pesan konsisten dari Pak Dasco ikut memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” tambahnya.
Meski stabilitas telah terjaga, publik kini menantikan langkah konkret para menteri kabinet merah putih. Menurut Puspoll, kinerja kabinet akan menjadi ujian utama Prabowo menjelang satu tahun pemerintahan.
“Harapan rakyat jelas: stabilitas yang sudah tercapai harus ditindaklanjuti dengan kebijakan yang langsung dirasakan masyarakat. Di sinilah para menteri harus membuktikan kapasitas dan kinerjanya semata-mata melayani rakyat,” tegas Luqmanul.
Dengan stabilitas politik yang kuat, Indonesia disebut memiliki momentum besar untuk fokus pada agenda pembangunan untuk mempercepat capaian kesejahteraan rakyat.
“Kita optimistis dengan stabilitas yang ada dan dukungan publik, pemerintahan Prabowo bisa mendorong lahirnya program-program strategis yang membawa manfaat luas,” tandas Luqmanul.
Satu tahun pertama, lanjut dia, pemerintahan Prabowo-Gibran berhasil mengkonsolidasikan kekuatan politik usai pemilu. Langkah pemberian abolisi terhadap Tom Lembong dan ammesti kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dinilai bagian dari menjaga persatuan elite politik pasca pilpres.
"Tom Lembong merepresentasikan politik pendukung Anies sementara Hasto mewakili politik pendukung Ganjar PDIP," tegas Luqmanul.
“Stabilitas yang kita lihat saat ini adalah capaian besar. Namun, stabilitas hanya akan berarti jika dibarengi kerja nyata dari para menteri di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan pertahanan,” kata Manager Program Puspoll Indonesia Luqmanul Hakim di Jakarta dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (6/8/2025).
Baca juga: 9 Menteri dan Wamen Lulusan ITB di Kabinet Prabowo, Nomor 1 Ilmuwan Nanoteknologi
Menurut Luqmanul, kepemimpinan Prabowo ditandai dengan keberanian mengambil langkah-langkah strategis yang menekankan persatuan nasional dan dialog inklusif.
Ia menilai, komunikasi politik yang ditempuh pemerintahan saat ini berhasil meredakan ketegangan dan menciptakan ruang konsensus di kalangan elit politik maupun masyarakat.
“Dialog lebih diutamakan ketimbang konfrontasi, dan ini memberi dampak positif bagi kepercayaan publik,” katanya.
Luqmanul menambahkan dalam stabilitas politik ada peran strategis Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang dinilai mampu menjaga komunikasi politik tetap cair dan produktif.
Baca juga: PDIP Bisa Masuk Kabinet Gantikan Menteri-menteri Loyalis Jokowi
“Pak Dasco mendorong konsensus dan mampu meredam ketegangan dengan pendekatan diplomasi politik yang cerdas. Pesan-pesan konsisten dari Pak Dasco ikut memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” tambahnya.
Meski stabilitas telah terjaga, publik kini menantikan langkah konkret para menteri kabinet merah putih. Menurut Puspoll, kinerja kabinet akan menjadi ujian utama Prabowo menjelang satu tahun pemerintahan.
“Harapan rakyat jelas: stabilitas yang sudah tercapai harus ditindaklanjuti dengan kebijakan yang langsung dirasakan masyarakat. Di sinilah para menteri harus membuktikan kapasitas dan kinerjanya semata-mata melayani rakyat,” tegas Luqmanul.
Dengan stabilitas politik yang kuat, Indonesia disebut memiliki momentum besar untuk fokus pada agenda pembangunan untuk mempercepat capaian kesejahteraan rakyat.
“Kita optimistis dengan stabilitas yang ada dan dukungan publik, pemerintahan Prabowo bisa mendorong lahirnya program-program strategis yang membawa manfaat luas,” tandas Luqmanul.
Satu tahun pertama, lanjut dia, pemerintahan Prabowo-Gibran berhasil mengkonsolidasikan kekuatan politik usai pemilu. Langkah pemberian abolisi terhadap Tom Lembong dan ammesti kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dinilai bagian dari menjaga persatuan elite politik pasca pilpres.
"Tom Lembong merepresentasikan politik pendukung Anies sementara Hasto mewakili politik pendukung Ganjar PDIP," tegas Luqmanul.
(shf)
Lihat Juga :