Rakernas BWI Dukung Visi Indonesia Emas lewat Akselerasi Wakaf Tunai dan Produktif
Rabu, 06 Agustus 2025 - 08:03 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, prioritas utama BWI saat ini adalah menggalakkan Gerakan Indonesia Berwakaf, khususnya dalam bentuk wakaf tunai atau wakaf uang. Kamaruddin menyebutkan, sesuai kajian BWI bersama beberapa lembaga otoritatif lain potensi wakaf tunai potensinya Rp181 triliun per tahun.
“Yang berhasil dikumpulkan baru Rp3,5 triliun. Tantangan kita sekaligus peluang untuk merealisasikan ini. Jadi pada Rakernas BWI ada dua hal penting yang dibahas, pertama menjaga aset wakaf dan kedua mengembangkan aset wakaf, khususnya yang produktif,” ujarnya.
Kamarudin menegaskan, pengelolaan wakaf yang baik dapat mendukung pencapaian visi besar Indonesia Emas, yaitu Indonesia yang maju, bebas dari kemiskinan, serta cerdas dan sehat. “Ultimate goal dari gerakan wakaf ini adalah mengentaskan kemiskinan dan mencerdaskan bangsa,” tegasnya.
Untuk itu, BWI berkomitmen memperluas edukasi publik untuk meningkatkan literasi wakaf di Masyarakat. BWI memiliki divisi khusus yang menangani literasi wakaf, yang akan mengoordinasikan gerakan ini secara nasional.
“Kami akan bekerja sama dengan Kementerian Agama yang punya struktur hingga tingkat kecamatan, juga dengan stakeholder lain seperti lembaga keuangan syariah dan ormas-ormas keagamaan,” ujar Kamaruddin.
“Yang berhasil dikumpulkan baru Rp3,5 triliun. Tantangan kita sekaligus peluang untuk merealisasikan ini. Jadi pada Rakernas BWI ada dua hal penting yang dibahas, pertama menjaga aset wakaf dan kedua mengembangkan aset wakaf, khususnya yang produktif,” ujarnya.
Kamarudin menegaskan, pengelolaan wakaf yang baik dapat mendukung pencapaian visi besar Indonesia Emas, yaitu Indonesia yang maju, bebas dari kemiskinan, serta cerdas dan sehat. “Ultimate goal dari gerakan wakaf ini adalah mengentaskan kemiskinan dan mencerdaskan bangsa,” tegasnya.
Untuk itu, BWI berkomitmen memperluas edukasi publik untuk meningkatkan literasi wakaf di Masyarakat. BWI memiliki divisi khusus yang menangani literasi wakaf, yang akan mengoordinasikan gerakan ini secara nasional.
“Kami akan bekerja sama dengan Kementerian Agama yang punya struktur hingga tingkat kecamatan, juga dengan stakeholder lain seperti lembaga keuangan syariah dan ormas-ormas keagamaan,” ujar Kamaruddin.
Lihat Juga :