Hadapi Tantangan Pariwisata, IPTI Kedepankan Kekayaan Budaya Lokal dan Kemitraan Industri

Senin, 04 Agustus 2025 - 18:46 WIB
loading...
Hadapi Tantangan Pariwisata,...
Rektor IPTI Dr Ariani Kusumo Wardhani memberikan sambutan pada Open House Institut Pariwisata Tedja Indonesia (IPTI) di kampus Cipayung, Jakarta Timur, akhir pekan lalu. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Pendidikan tinggi harus mampu menjawab dinamika dalam industri, tantangan global, serta tuntutan sosial melalui pendekatan yang terintegrasi. Hal itu diungkapkan Rektor IPTI Dr Ariani Kusumo Wardhani dalam kegiatan Open House Institut Pariwisata Tedja Indonesia (IPTI) di kampus Cipayung, Jakarta Timur, akhir pekan lalu.

“Momen ini bukan sekadar seremonial, tetapi langkah awal yang penting dalam perjalanan kami membentuk generasi pelaku pariwisata, komunikasi, dan bisnis digital yang adaptif, kompeten, dan berdampak,” ujar Ariani.

Baca juga: Festival Harmoni Budaya Nusantara Hidupkan Budaya Lokal di IKN

IPTI mengusung kurikulum berstandar internasional, fasilitas berbasis teknologi, dan orientasi keberlanjutan sebagai pilar utama pendidikan.

Open House ini juga memperkenalkan tiga program studi unggulan, yakni Pariwisata, Public Relations, dan Bisnis Digital. Ketiganya dirancang secara interdisipliner dengan menekankan literasi teknologi, wawasan budaya lokal, dan kesiapan global.

Ketua Yayasan Menara Bhakti Nurani Pujiastuti mengatakan, pendirian IPTI merupakan wujud tanggung jawab dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun dalam pengelolaan pendidikan tinggi, kami memahami pentingnya membangun institusi yang tidak hanya mengedepankan kualitas akademik, tetapi juga relevansi terhadap kebutuhan industri. Sektor pariwisata tidak hanya menjadi tulang punggung ekonomi nasional, tetapi juga jendela kebudayaan bangsa ke dunia, dan kami ingin mengambil peran strategis di dalamnya melalui Tedja Indonesia,” ujar Nurani.

Kepala LLDikti Wilayah III yang diwakili Tri Munanto mengapresiasi atas pendekatan kontekstual dan kolaboratif yang diusung IPTI. Pendidikan tinggi yang mengedepankan kekayaan budaya lokal dan kemitraan industri akan semakin relevan dalam menghadapi tantangan pariwisata masa depan.

Dalam kesempatan itu, IPTI menandatangani nota kesepahaman dengan Mandarin Oriental Jakarta, The Dharmawangsa Jakarta, dan Raffles Hotel Jakarta. Kolaborasi ini mencakup praktik kerja, penyusunan kurikulum aplikatif, dan jalur rekrutmen profesional.

Dalam sesi talkshow, Dr Masruroh menekankan pentingnya bekal soft skills dan service mindset bagi lulusan pariwisata. “Mereka harus mampu berpikir strategis dan menjadi agen pemberdayaan budaya lokal,” ujarnya.

Direktur Non Akademik IPTI D Zairil menambahkan institusinya mendukung keseimbangan antara kehidupan akademik dan pengembangan diri. “Kami menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk tumbuh secara utuh baik akademis maupun sosial,” katanya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Maarif Institute Ajak...
Maarif Institute Ajak Publik Meneladani Buya Syafii melalui Pentas Budaya
Evita DPR Soroti Ruwetnya...
Evita DPR Soroti Ruwetnya Industri Tekstil Nasional
Jadi Wakil Ketua Pansus...
Jadi Wakil Ketua Pansus RUU Desain Industri, Lola Dorong Industri Nasional Kuat dan Terlindungi
Hari Seni Sedunia, Ibas...
Hari Seni Sedunia, Ibas Dorong Penguatan Seni Budaya Kreatif
Prabowo dan Putin Sepakati...
Prabowo dan Putin Sepakati Kerja Sama Energi, Pendidikan, hingga Industri
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Rekomendasi
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Tembus 32 Besar, Qatar Tersingkir
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
Hamas dan Fatah Bersatu...
Hamas dan Fatah Bersatu hadapi Usul Penencaplokan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved