Meutya Hafid: Golkar Fokus Kawal Presiden Prabowo, Tak Ada Munaslub
Senin, 04 Agustus 2025 - 17:31 WIB
loading...
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Meutya Hafid menegaskan bahwa tidak ada wacana Partai Golkar untuk mengadakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri Komunikasi Digital (Komdigi) Meutya Hafid, menegaskan, Partai Golkar saat ini tengah fokus mengawal program dan kebijakan Presiden Prabowo Subianto.
Meutya menyatakan, tidak ada wacana Partai Golkar untuk mengadakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).
Baca juga: Penjelasan Lengkap Menkomdigi soal Transfer Data Pribadi WNI ke AS
“Partai Golkar tengah fokus mengawal berbagai kebijakan dan program Presiden Prabowo Subianto. Kami ingin seluruh program Bapak Presiden dapat berdampak langsung ke masyarakat serta tersampaikan dengan baik. Tidak ada rencana untuk mengadakan Munaslub,” ujar Meutya, dikutip Senin (4/8/2025).
Menurut Meutya, isu-isu mengenai Munaslub maupun isu politik lainnya yang berkembang bagian upaya untuk memecah soliditas Partai Golkar yang saat ini sedang fokus mengawal pemerintahan Presiden Prabowo, baik di eksekutif maupun legislatif.
“Munculnya isu mengenai Munaslub dan isu lain yang beredar kemungkinan untuk memecah Partai Golkar yang tengah solid untuk mendukung dan mengawal program Presiden Prabowo Subianto di eksekutif maupun legislatif. Bahkan kami meyakini seluruh kader Partai Golkar di pusat sampai ke tingkat desa tengah fokus mengawal program-program Bapak Presiden yang berdampak positif bagi masyarakat,” ucapnya.
Meutya juga menjelaskan, saat ini Partai Golkar justru tengah melakukan penyegaran dan penguatan kepengurusan di tingkat daerah melalui Musyawarah Daerah (Musda).
Baca juga: Sebut Munaslub Partai Golkar Hoaks, Nurdin Halid: Isu Itu Dikembangkan Orang Frustasi
“Ketua Umum Partai Golkar Pak Bahlil Lahadalia menargetkan seluruh Musda untuk 38 provinsi dapat selesai akhir tahun 2025 ini. Sehingga tidak ada hubungannya dengan Munaslub atau isu-isu lain yang berkembang,” ujar Meutya.
Meutya menyatakan, tidak ada wacana Partai Golkar untuk mengadakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).
Baca juga: Penjelasan Lengkap Menkomdigi soal Transfer Data Pribadi WNI ke AS
“Partai Golkar tengah fokus mengawal berbagai kebijakan dan program Presiden Prabowo Subianto. Kami ingin seluruh program Bapak Presiden dapat berdampak langsung ke masyarakat serta tersampaikan dengan baik. Tidak ada rencana untuk mengadakan Munaslub,” ujar Meutya, dikutip Senin (4/8/2025).
Menurut Meutya, isu-isu mengenai Munaslub maupun isu politik lainnya yang berkembang bagian upaya untuk memecah soliditas Partai Golkar yang saat ini sedang fokus mengawal pemerintahan Presiden Prabowo, baik di eksekutif maupun legislatif.
“Munculnya isu mengenai Munaslub dan isu lain yang beredar kemungkinan untuk memecah Partai Golkar yang tengah solid untuk mendukung dan mengawal program Presiden Prabowo Subianto di eksekutif maupun legislatif. Bahkan kami meyakini seluruh kader Partai Golkar di pusat sampai ke tingkat desa tengah fokus mengawal program-program Bapak Presiden yang berdampak positif bagi masyarakat,” ucapnya.
Meutya juga menjelaskan, saat ini Partai Golkar justru tengah melakukan penyegaran dan penguatan kepengurusan di tingkat daerah melalui Musyawarah Daerah (Musda).
Baca juga: Sebut Munaslub Partai Golkar Hoaks, Nurdin Halid: Isu Itu Dikembangkan Orang Frustasi
“Ketua Umum Partai Golkar Pak Bahlil Lahadalia menargetkan seluruh Musda untuk 38 provinsi dapat selesai akhir tahun 2025 ini. Sehingga tidak ada hubungannya dengan Munaslub atau isu-isu lain yang berkembang,” ujar Meutya.
(shf)
Lihat Juga :