Jengkel Kasus Memfitnah JK Diungkit, Silfester Matutina: Saya Membantah Roy Panci
Senin, 04 Agustus 2025 - 14:07 WIB
loading...
Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina jengkel kasus memfitnah mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) diungkit Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo. Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina jengkel kasus memfitnah mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) diungkit Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo . Silfester disebut belum dieksekusi Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan usai divonis 1,5 tahun penjara dalam kasus fitnah terhadap JK.
"Hari ini saya membantah isu yang dilontarkan seorang intelijen palsu atau Roy Panci, yang mengatakan saya terdeteksi di Batam dan akan melarikan diri. Saya bukan seperti Roy Suryo yang ketika dahulu, dua tahun lalu, masalah Stupa Borobudur, mau ditahan oleh Polda Metro nih, pakai kursi roda dan pakai penumpang leher ya," ujarnya di Polda Metro Jaya, Senin (4/8/2025).
Menurutnya, Roy Suryo sok menjadi intelijen dengan menyebutkan keberadaannya di Batam. Sejatinya, dia mengaku tengah di Batam saat dia berbicara dengan awak media. Di Batam pun dia mengaku dalam rangka mengadvokasi masyarakat dalam kasus Rempang.
Baca juga: Roy Suryo Sedih Mantan Rektor UGM Sofian Effendi Diperiksa Polisi 12 Jam: Enggak Wajar
"Intinya itu. Jadi, bukan kita ini mau melarikan diri ke Singapura seperti yang ditudukan oleh para tukang fitnah ini," tuturnya.
Lebih jauh, kata dia, dia juga membantah pernyataan Roy Suryo tentang kasusnya dahulu dengan Jusuf Kalla. Sejatinya, kasus yang melibatkan dia dengan Jusuf Kalla itu sudah selesai sejak dahulu, yang mana diselesaikan secara damai.
"Terus, yang saya mau jawab juga mengenai urusan hukum saya dengan Pak Jusuf Kalla. Itu sudah selesai dengan ada perdamaian. Bahkan, saya beberapa kali, ada dua kali, tiga kali, bertemu dengan Pak Jusuf Kalla dan hubungan kami sangat baik," jelasnya.
Dia menambahkan, soal proses hukum di kasus tersebut, dia juga telah menjalaninya dengan baik. Namun, tak pernah diberitakan saja oleh awak media.
"Sebenarnya, urusan proses hukum itu sudah saya jalani dengan baik dan memang waktu itu tidak ada diberitakan karena waktu itu, baik saya maupun yang Pak Jusuf Kalla, tidak pernah memberitakan di media. Urusan saya dan Pak Jusuf Kalla itu tidak ada tendensi pribadi, saya tidak membenci Pak Jusuf Kalla," katanya.
"Hari ini saya membantah isu yang dilontarkan seorang intelijen palsu atau Roy Panci, yang mengatakan saya terdeteksi di Batam dan akan melarikan diri. Saya bukan seperti Roy Suryo yang ketika dahulu, dua tahun lalu, masalah Stupa Borobudur, mau ditahan oleh Polda Metro nih, pakai kursi roda dan pakai penumpang leher ya," ujarnya di Polda Metro Jaya, Senin (4/8/2025).
Menurutnya, Roy Suryo sok menjadi intelijen dengan menyebutkan keberadaannya di Batam. Sejatinya, dia mengaku tengah di Batam saat dia berbicara dengan awak media. Di Batam pun dia mengaku dalam rangka mengadvokasi masyarakat dalam kasus Rempang.
Baca juga: Roy Suryo Sedih Mantan Rektor UGM Sofian Effendi Diperiksa Polisi 12 Jam: Enggak Wajar
"Intinya itu. Jadi, bukan kita ini mau melarikan diri ke Singapura seperti yang ditudukan oleh para tukang fitnah ini," tuturnya.
Lebih jauh, kata dia, dia juga membantah pernyataan Roy Suryo tentang kasusnya dahulu dengan Jusuf Kalla. Sejatinya, kasus yang melibatkan dia dengan Jusuf Kalla itu sudah selesai sejak dahulu, yang mana diselesaikan secara damai.
"Terus, yang saya mau jawab juga mengenai urusan hukum saya dengan Pak Jusuf Kalla. Itu sudah selesai dengan ada perdamaian. Bahkan, saya beberapa kali, ada dua kali, tiga kali, bertemu dengan Pak Jusuf Kalla dan hubungan kami sangat baik," jelasnya.
Dia menambahkan, soal proses hukum di kasus tersebut, dia juga telah menjalaninya dengan baik. Namun, tak pernah diberitakan saja oleh awak media.
"Sebenarnya, urusan proses hukum itu sudah saya jalani dengan baik dan memang waktu itu tidak ada diberitakan karena waktu itu, baik saya maupun yang Pak Jusuf Kalla, tidak pernah memberitakan di media. Urusan saya dan Pak Jusuf Kalla itu tidak ada tendensi pribadi, saya tidak membenci Pak Jusuf Kalla," katanya.
(rca)
Lihat Juga :