Menag Pantau Cek Kesehatan Gratis di Ponpes Asshiddiqiyah: Yang Dijanjikan Presiden Menjadi Kenyataan
Senin, 04 Agustus 2025 - 10:04 WIB
loading...
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memantau kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Pondok Pesantren (Ponpes) Asshiddiqiyah, Kedoya, Jakarta Barat. Foto/Riyan Rizki Roshali
A
A
A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memantau kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Pondok Pesantren (Ponpes) Asshiddiqiyah, Kedoya, Jakarta Barat. Menurutnya, program CKG ini merupakan janji Presiden Prabowo Subianto yang menjadi kenyataan.
"Apa yang kita lakukan pagi ini itu adalah luar biasa. Bukan hanya teori, bukan hanya mulut-mulut, tapi Bapak-Ibu, teman-teman, para pemirsa semuanya bisa melihat bahwa apa yang dijanjikan oleh Bapak Presiden makin menjadi benar-benar kenyataan," kata Menag kepada wartawan seusai memantau CKG, Senin (4/8/2025).
Menag menjelaskan, dengan adanya program CKG ini, anak-anak yang terdeteksi memiliki penyakit bisa langsung mendapat rujukan ke rumah sakit ataupun puskesmas.
Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Dimulai, Mendikdasmen: Bangun Budaya Hidup Sehat
"Tadi kita lihat di atas ya, langsung mana yang mau dirujuk ke klinik, mana yang mau dirujuk ke rumah sakit, dan mana yang sudah mulai bebas. Saya kira ini yang sangat penting," ujarnya.
Nasaruddin menambahkan, pemeriksaan kesehatan ini menjadi sangat penting bagi peserta didik. Sebab, ia menilai, sering kali orang tua fokus memberikan pendidikan terhadap anaknya, tapi melupakan gizi.
"Sebetulnya ini sangat penting ya, sangat-sangat penting. Karena kadang-kadang kita asyik mendidik anak-anak kita, tetapi ada hal-hal yang sangat prinsip masalah gizi, kemudian kontrol kesehatan tidak terpikirkan," jelasnya.
Peluncuran CKG Sekolah ini berlangsung serentak di 12 lokasi sekolah/madrasah/pesantren yang tersebar di berbagai daerah, seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Sidoarjo, dan Tangerang.
"Apa yang kita lakukan pagi ini itu adalah luar biasa. Bukan hanya teori, bukan hanya mulut-mulut, tapi Bapak-Ibu, teman-teman, para pemirsa semuanya bisa melihat bahwa apa yang dijanjikan oleh Bapak Presiden makin menjadi benar-benar kenyataan," kata Menag kepada wartawan seusai memantau CKG, Senin (4/8/2025).
Menag menjelaskan, dengan adanya program CKG ini, anak-anak yang terdeteksi memiliki penyakit bisa langsung mendapat rujukan ke rumah sakit ataupun puskesmas.
Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Dimulai, Mendikdasmen: Bangun Budaya Hidup Sehat
"Tadi kita lihat di atas ya, langsung mana yang mau dirujuk ke klinik, mana yang mau dirujuk ke rumah sakit, dan mana yang sudah mulai bebas. Saya kira ini yang sangat penting," ujarnya.
Nasaruddin menambahkan, pemeriksaan kesehatan ini menjadi sangat penting bagi peserta didik. Sebab, ia menilai, sering kali orang tua fokus memberikan pendidikan terhadap anaknya, tapi melupakan gizi.
"Sebetulnya ini sangat penting ya, sangat-sangat penting. Karena kadang-kadang kita asyik mendidik anak-anak kita, tetapi ada hal-hal yang sangat prinsip masalah gizi, kemudian kontrol kesehatan tidak terpikirkan," jelasnya.
Peluncuran CKG Sekolah ini berlangsung serentak di 12 lokasi sekolah/madrasah/pesantren yang tersebar di berbagai daerah, seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Sidoarjo, dan Tangerang.
(zik)
Lihat Juga :