Pembebasan Tom dan Hasto Bikin Hubungan dengan Prabowo Renggang, Jokowi: Kemarin Baru Makan Bakmi Bareng
Jum'at, 01 Agustus 2025 - 13:55 WIB
loading...
Mantan Presiden Jokowi memberikan keterangan soal pemberian abolisi untuk mantan Mendag Tom Lembong dan amnesti untuk Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Solo, Jawa Tengah, Jumat (1/8/2025). Foto: Ary Wahyu Wibowo
A
A
A
SOLO - Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespons pemberian abolisi untuk mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Tom Lembong dan amnesti untuk Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Pemberian abolisi maupun amnesti merupakan kewenangan Presiden.
"Itu hak prerogratif, hak istimewa yang diberikan UUD kepada Presiden. Saya kira setelah melewati pertimbangan-pertimbangan hukum, sosial politik yang sudah dihitung semuanya," ujar Jokowi di Solo, Jumat (1/8/2025).
Baca juga: Istana: Pembebasan Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto demi Persatuan Bangsa
Jokowi mengemukakan hal itu harus dihormati. Mengenai alasan pemberian abolisi dan amnesti yang diberikan saat momen HUT Ke-80 RI, Jokowi mempersilakan ditanyakan langsung ke Presiden.
Yang jelas, perintah presiden tentunya sudah melalui berbagai pertimbangan politik, hukum, sosial politik, dan lainnya.
Terkait sinyal dukungan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kepada Prabowo setelah pemberian amnesti untuk Hasto Kristiyanto, Jokowi menilai hal itu merupakan kebijakan internal PDIP.
Kemudian, mengenai anggapan hubungan Jokowi dan Prabowo renggang akibat pembebasan Tom dan Hasto, Jokowi menyangkalnya. “Belum lama ini kok ketemu Presiden Prabowo dan makan bakmi bareng sampai jam 12 malam,” kata Jokowi.
"Itu hak prerogratif, hak istimewa yang diberikan UUD kepada Presiden. Saya kira setelah melewati pertimbangan-pertimbangan hukum, sosial politik yang sudah dihitung semuanya," ujar Jokowi di Solo, Jumat (1/8/2025).
Baca juga: Istana: Pembebasan Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto demi Persatuan Bangsa
Jokowi mengemukakan hal itu harus dihormati. Mengenai alasan pemberian abolisi dan amnesti yang diberikan saat momen HUT Ke-80 RI, Jokowi mempersilakan ditanyakan langsung ke Presiden.
Yang jelas, perintah presiden tentunya sudah melalui berbagai pertimbangan politik, hukum, sosial politik, dan lainnya.
Terkait sinyal dukungan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kepada Prabowo setelah pemberian amnesti untuk Hasto Kristiyanto, Jokowi menilai hal itu merupakan kebijakan internal PDIP.
Kemudian, mengenai anggapan hubungan Jokowi dan Prabowo renggang akibat pembebasan Tom dan Hasto, Jokowi menyangkalnya. “Belum lama ini kok ketemu Presiden Prabowo dan makan bakmi bareng sampai jam 12 malam,” kata Jokowi.
(jon)
Lihat Juga :