Karangan Buka Berdatangan ke Rumah Duka Kwik Kian Gie
Selasa, 29 Juli 2025 - 11:14 WIB
loading...
Karangan bunga ucapan belasungkawa kepada mantan Menteri Koordinator Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Menko Ekuin) Kwik Kian Gie berdatangan ke Rumah Duka Sentosa, Jakarta Pusat, Selasa (29/7/2025). Foto/Achmad Al Fiqri
A
A
A
JAKARTA - Karangan bunga ucapan belasungkawa kepada mantan Menteri Koordinator Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Menko Ekuin) Kwik Kian Gie berdatangan ke Rumah Duka Sentosa , Jakarta Pusat, Selasa (29/7/2025). Kwik meninggal dunia pada usia 90 tahun, Senin (28/7/2025).
Salah satu karangan bunga itu dari Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Karangan bunga itu mengucapkan belasungkawa atas kepergian Kwik.
"Turut berdukacita atas meninggalnya Bapak Kwik Kian Gie," tulis karangan bunga yang ada nama Megawati itu.
Baca juga: Jenazah Kwik Kian Gie akan Disemayamkan di Rumah Duka Sentosa
Selain itu, ada pula karangan bunga dari elite PDI Perjuangan lainnya seperti, Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan Olly Dondokambey; Wakil Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan Rudinato Tjen, hingga mantan Kepala BIN Jenderal TNI (Purn) Hendropriyono.
Sementara itu, suasana Rumah Duka Sentosa masih terpantau sepi dari para pelayat. Namun, sejumlah karangan bunga berisi ucapan belasungkawa sudah menghiasi di halaman Rumah Duka Sentosa.
Dari informasi yang diterima, Kwik akan disemayamkan di ruang A dan B Rumah Duka Sentosa. Terlihat, sejumlah bangku sudah terjejer rapi untuk menyambut tamu di ruang A dan B.
Sejumlah tokoh pun belum berdatangan hingga pukul 09.30 WIB. Kwik Kian Gie lahir di Juwana, Pati, Jawa Tengah, pada 11 Januari 1935. Dia adalah seorang ahli ekonomi keturunan Tionghoa.
Kwik sempat menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (1999-2000) dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional & Ketua Bappenas (2001-2004).
Kwik juga merupakan fungsionaris PDI-Perjuangan. Selain itu, sebagai bentuk pengabdian di dunia pendidikan Indonesia, dia mendirikan Institut Bisnis dan Informatika Indonesia.
Salah satu karangan bunga itu dari Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Karangan bunga itu mengucapkan belasungkawa atas kepergian Kwik.
"Turut berdukacita atas meninggalnya Bapak Kwik Kian Gie," tulis karangan bunga yang ada nama Megawati itu.
Baca juga: Jenazah Kwik Kian Gie akan Disemayamkan di Rumah Duka Sentosa
Selain itu, ada pula karangan bunga dari elite PDI Perjuangan lainnya seperti, Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan Olly Dondokambey; Wakil Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan Rudinato Tjen, hingga mantan Kepala BIN Jenderal TNI (Purn) Hendropriyono.
Sementara itu, suasana Rumah Duka Sentosa masih terpantau sepi dari para pelayat. Namun, sejumlah karangan bunga berisi ucapan belasungkawa sudah menghiasi di halaman Rumah Duka Sentosa.
Dari informasi yang diterima, Kwik akan disemayamkan di ruang A dan B Rumah Duka Sentosa. Terlihat, sejumlah bangku sudah terjejer rapi untuk menyambut tamu di ruang A dan B.
Sejumlah tokoh pun belum berdatangan hingga pukul 09.30 WIB. Kwik Kian Gie lahir di Juwana, Pati, Jawa Tengah, pada 11 Januari 1935. Dia adalah seorang ahli ekonomi keturunan Tionghoa.
Kwik sempat menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (1999-2000) dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional & Ketua Bappenas (2001-2004).
Kwik juga merupakan fungsionaris PDI-Perjuangan. Selain itu, sebagai bentuk pengabdian di dunia pendidikan Indonesia, dia mendirikan Institut Bisnis dan Informatika Indonesia.
(rca)
Lihat Juga :