Batik Fractal Pamerkan Hasil Karya UMKM Batik Sukabumi di Osaka Expo 2025
Jum'at, 25 Juli 2025 - 13:44 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Dibalut Busana Batik Biru, Pesona Miss World 2025 Opal Suchata Semakin Memikat
Program yang dikelola oleh Batik Fractal dan LPS ini memberdayakan 30 UMKM dari Sukabumi dan Cianjur melalui pelatihan motif batik secara digital, pembuatan desain hingga purwarupa, juga manajemen bisnis.
“Ini adalah pemenuhan janji kami untuk membawa karya para UMKM ini ke tingkat internasional sebagai bagian dari program pelatihan UMKM batik di Sukabumi dan Cianjur,” ungkap Direktur Batik Fractal Nancy Margried, Jumat (25/7/2025).
Keempat UMKM ini menghadirkan produk dekorasi rumah, seperti sarung bantal, taplak meja, dekorasi meja makan, hingga aksesori, seperti buku catatan bersampul batik dan tempat alat tulis.
Para perajin dari empat UMKM ini adalah empat wanita dari berbagai usia dan latar belakang, yaitu Mella Nurmalia (Kreasi Nan), Retno Sukmawati (KreasiApik), Retno Sukmawati (i.Cland), Fitri Apriyanti dan Faisal Nasrullah (Batik Kakak).
"Karya keempat UMKM ini terpilih karena mewakili budaya Indonesia, khususnya keindahan batik yang terinspirasi dari alam dan budaya Tatar Parahyangan, yang merupakan hasil desain para peserta pelatihan dengan menggunakan piranti lunak jBatik," ucapnya.
Selama Batik Fractal hadir di expo ini, sejak 21 Juli, tercatat rata-rata 14.000 - 18.000 pengunjung yang memadati Paviliun Indonesia. Produk-produk yang dipamerkan di paviliun Zona Budaya ini telah mendapat sambutan hangat dari pengunjung karena merupakan satu-satunya produk batik di Paviliun Indonesia.
Program yang dikelola oleh Batik Fractal dan LPS ini memberdayakan 30 UMKM dari Sukabumi dan Cianjur melalui pelatihan motif batik secara digital, pembuatan desain hingga purwarupa, juga manajemen bisnis.
“Ini adalah pemenuhan janji kami untuk membawa karya para UMKM ini ke tingkat internasional sebagai bagian dari program pelatihan UMKM batik di Sukabumi dan Cianjur,” ungkap Direktur Batik Fractal Nancy Margried, Jumat (25/7/2025).
Keempat UMKM ini menghadirkan produk dekorasi rumah, seperti sarung bantal, taplak meja, dekorasi meja makan, hingga aksesori, seperti buku catatan bersampul batik dan tempat alat tulis.
Para perajin dari empat UMKM ini adalah empat wanita dari berbagai usia dan latar belakang, yaitu Mella Nurmalia (Kreasi Nan), Retno Sukmawati (KreasiApik), Retno Sukmawati (i.Cland), Fitri Apriyanti dan Faisal Nasrullah (Batik Kakak).
"Karya keempat UMKM ini terpilih karena mewakili budaya Indonesia, khususnya keindahan batik yang terinspirasi dari alam dan budaya Tatar Parahyangan, yang merupakan hasil desain para peserta pelatihan dengan menggunakan piranti lunak jBatik," ucapnya.
Selama Batik Fractal hadir di expo ini, sejak 21 Juli, tercatat rata-rata 14.000 - 18.000 pengunjung yang memadati Paviliun Indonesia. Produk-produk yang dipamerkan di paviliun Zona Budaya ini telah mendapat sambutan hangat dari pengunjung karena merupakan satu-satunya produk batik di Paviliun Indonesia.
Lihat Juga :