Hari Anak Nasional 2025, Puluhan Anak Binaan LPKA II Jakarta Dapat Keterampilan
Kamis, 24 Juli 2025 - 19:21 WIB
loading...
Dalam rangka Hari Anak Nasional pada 23 Juli 2025, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) mengimplementasikan program Pelita Warna di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Jakarta. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Dalam rangka Hari Anak Nasional pada 23 Juli 2025, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) mengimplementasikan program Pelita Warna di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Jakarta. Program ini merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo di bidang pendidikan.
Tujuannya mendukung proses pembinaan anak-anak binaan melalui peningkatan keterampilan, penguatan mental, dan pemberdayaan berbasis lingkungan.
Baca juga: Hari Anak Nasional: Yuk Dengarkan Suara Anak-anak Kita
“Program yang berlangsung selama enam bulan ini menyasar lebih dari 30 anak binaan. Kegiatan ini dijalankan dalam kerangka program BUMN Peduli bertajuk ‘BUMN Tanggap dari Hati untuk Bangsa Bermakna’ dengan total anggaran sebesar Rp545 juta,” ujar Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo Ali Sodikin, Rabu (23/7/2025).
Pelita Warna hadir memberi kesempatan bagi anak binaan agar dapat berkembang dan kembali ke masyarakat dengan kesiapan yang lebih baik. “Kami ingin mereka tak hanya menjalani masa pembinaan, tapi juga punya keterampilan dan kepercayaan diri sebagai bekal hidup ke depan,” katanya.
Menurut Ali, rangkaian kegiatan program ini mencakup pelatihan sablon digital, desain grafis, barbershop, literasi, kreator konten, serta pemasaran digital.
Selain itu, Pelindo juga membangun fasilitas pendukung seperti Rumah Kelola Sampah (RKS), green house, dan menyediakan sesi pendampingan psikologi yang bertujuan memperkuat ketahanan mental peserta.
Termasuk dalam praktiknya, Pelita Warna mendorong partisipasi aktif anak binaan dalam berbagai pelatihan produktif yang disertai sertifikasi kompetensi.
Produk-produk hasil pelatihan seperti sablon digital dan sayuran dari green house telah mulai diproduksi dan digunakan di lingkungan LPKA.
Departemen Head Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Pelindo Febrianto Zenny menambahkan program Pelita Warna merupakan implementasi pilar TJSL Pelindo yang fokus pada peningkatan kualitas SDM dan keberlanjutan lingkungan.
“Kami menyadari pembinaan yang efektif tidak cukup hanya memberikan tempat, tetapi juga dilengkapi keterampilan dan dukungan emosional. Melalui Pelita Warna, kami ingin memastikan anak-anak binaan punya harapan dan peluang setara ketika kembali ke masyarakat,” ucapnya.
Program Pelita Warna dapat mendukung pemenuhan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama pada aspek pendidikan berkualitas, pekerjaan layak, kesehatan mental, dan pelestarian lingkungan.
“Pembinaan ini tidak hanya menghasilkan lulusan kompeten, tetapi juga berwawasan lingkungan dan mandiri secara ekonomi,” kata Febrianto.
Tujuannya mendukung proses pembinaan anak-anak binaan melalui peningkatan keterampilan, penguatan mental, dan pemberdayaan berbasis lingkungan.
Baca juga: Hari Anak Nasional: Yuk Dengarkan Suara Anak-anak Kita
“Program yang berlangsung selama enam bulan ini menyasar lebih dari 30 anak binaan. Kegiatan ini dijalankan dalam kerangka program BUMN Peduli bertajuk ‘BUMN Tanggap dari Hati untuk Bangsa Bermakna’ dengan total anggaran sebesar Rp545 juta,” ujar Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo Ali Sodikin, Rabu (23/7/2025).
Pelita Warna hadir memberi kesempatan bagi anak binaan agar dapat berkembang dan kembali ke masyarakat dengan kesiapan yang lebih baik. “Kami ingin mereka tak hanya menjalani masa pembinaan, tapi juga punya keterampilan dan kepercayaan diri sebagai bekal hidup ke depan,” katanya.
Menurut Ali, rangkaian kegiatan program ini mencakup pelatihan sablon digital, desain grafis, barbershop, literasi, kreator konten, serta pemasaran digital.
Selain itu, Pelindo juga membangun fasilitas pendukung seperti Rumah Kelola Sampah (RKS), green house, dan menyediakan sesi pendampingan psikologi yang bertujuan memperkuat ketahanan mental peserta.
Termasuk dalam praktiknya, Pelita Warna mendorong partisipasi aktif anak binaan dalam berbagai pelatihan produktif yang disertai sertifikasi kompetensi.
Produk-produk hasil pelatihan seperti sablon digital dan sayuran dari green house telah mulai diproduksi dan digunakan di lingkungan LPKA.
Departemen Head Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Pelindo Febrianto Zenny menambahkan program Pelita Warna merupakan implementasi pilar TJSL Pelindo yang fokus pada peningkatan kualitas SDM dan keberlanjutan lingkungan.
“Kami menyadari pembinaan yang efektif tidak cukup hanya memberikan tempat, tetapi juga dilengkapi keterampilan dan dukungan emosional. Melalui Pelita Warna, kami ingin memastikan anak-anak binaan punya harapan dan peluang setara ketika kembali ke masyarakat,” ucapnya.
Program Pelita Warna dapat mendukung pemenuhan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama pada aspek pendidikan berkualitas, pekerjaan layak, kesehatan mental, dan pelestarian lingkungan.
“Pembinaan ini tidak hanya menghasilkan lulusan kompeten, tetapi juga berwawasan lingkungan dan mandiri secara ekonomi,” kata Febrianto.
(jon)
Lihat Juga :