Cak Imin: Jangan Terlampau Lama Membiarkan IKN Tidak Bermanfaat
Kamis, 24 Juli 2025 - 06:15 WIB
loading...
Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memilih menunggu keputusan dari Presiden Prabowo Subianto soal nasib Ibu Kota Nusantara (IKN). Namun, Cak Imin menekankan jangan sampai membiarkan terlampau lama IKN tak bermanfaat. Foto/Ari Sandita
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin memilih menunggu keputusan dari Presiden Prabowo Subianto soal nasib Ibu Kota Nusantara (IKN). Namun, Cak Imin menekankan jangan sampai membiarkan terlampau lama IKN tak bermanfaat.
"PKB nunggu saja. Bagaimana Otorita IKN, bagaimana Pak Presiden, yang penting jangan terlampau lama membiarkan IKN tidak bermanfaat," ujarnya pada wartawan di JCC Jakarta, Rabu (23/7/2025) malam.
Menurutnya, ide Partai Nasdem yang menyarankan agar Wapres Gibran Rakabuming Raka berkantor di IKN merupakan gagasan optimalisasi agar IKN tak mandek. Dia menilai, dengan berkantornya Gibran di sana, IKN bisa bermanfaat.
Namun, bagaimana cara agar IKN tetap dioptimalkan, Cak Imin akan menunggu keputusan dari Presiden Prabowo Subianto. Terpenting, IKN tak dibiarkan terlalu lama tidak bermanfaat.
Baca Juga: Tinjau IKN, Wapres Gibran Pastikan Pembangunan Berjalan Sesuai Target
"Karena ide itu kita tangkap sebagai agar mengoptimalkan. Nah, bagaimana optimalisasinya? Saya nunggu saja," katanya.
Sebelumnya, DPP Partai Nasdem mengusulkan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka untuk dapat berkantor di IKN jika pemerintah pada akhirnya menetapkan sebagai Ibu Kota Negara.
Baca Juga: Gibran Bingung dengan Cak Imin soal IKN: Ikut Potong Tumpeng Sekarang Nolak
Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Nasdem Saan Mustopa menilai usulan ini penting agar IKN yang sudah dibangun dengan anggaran yang besar, menjadi tidak mubazir.
"Jadi biar IKN ada aktivitas dan biar gedung-gedung yang sudah dibangun itu tidak telantar. Jadi kan nanti biaya pemeliharaannya mahal kalau tidak ada aktivitas kan. Jadi kita meminta supaya ada aktivitas dengan cara Wapres berkantor di IKN," kata Saan dalam konferensi persnya di Nasdem Tower, Jakarta, Jumat (18/7/2025).
"PKB nunggu saja. Bagaimana Otorita IKN, bagaimana Pak Presiden, yang penting jangan terlampau lama membiarkan IKN tidak bermanfaat," ujarnya pada wartawan di JCC Jakarta, Rabu (23/7/2025) malam.
Menurutnya, ide Partai Nasdem yang menyarankan agar Wapres Gibran Rakabuming Raka berkantor di IKN merupakan gagasan optimalisasi agar IKN tak mandek. Dia menilai, dengan berkantornya Gibran di sana, IKN bisa bermanfaat.
Namun, bagaimana cara agar IKN tetap dioptimalkan, Cak Imin akan menunggu keputusan dari Presiden Prabowo Subianto. Terpenting, IKN tak dibiarkan terlalu lama tidak bermanfaat.
Baca Juga: Tinjau IKN, Wapres Gibran Pastikan Pembangunan Berjalan Sesuai Target
"Karena ide itu kita tangkap sebagai agar mengoptimalkan. Nah, bagaimana optimalisasinya? Saya nunggu saja," katanya.
Sebelumnya, DPP Partai Nasdem mengusulkan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka untuk dapat berkantor di IKN jika pemerintah pada akhirnya menetapkan sebagai Ibu Kota Negara.
Baca Juga: Gibran Bingung dengan Cak Imin soal IKN: Ikut Potong Tumpeng Sekarang Nolak
Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Nasdem Saan Mustopa menilai usulan ini penting agar IKN yang sudah dibangun dengan anggaran yang besar, menjadi tidak mubazir.
"Jadi biar IKN ada aktivitas dan biar gedung-gedung yang sudah dibangun itu tidak telantar. Jadi kan nanti biaya pemeliharaannya mahal kalau tidak ada aktivitas kan. Jadi kita meminta supaya ada aktivitas dengan cara Wapres berkantor di IKN," kata Saan dalam konferensi persnya di Nasdem Tower, Jakarta, Jumat (18/7/2025).
(zik)
Lihat Juga :