Bekuk Buronan, Kejagung Perlu Kerja Sama dengan Lembaga Lain
Rabu, 09 September 2020 - 18:46 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, ego sektoral masing-masing lembaga intelijen harus ditanggalkan saat ini demi kepentingan bersama, misalnya terkait kerjasama penanganan kasus terorisme dan kasus korupsi.
"Bahkan kalau perlu bersama dengan Badan Inteligen Strategis (Bais) yang mempunyai perwakilan kedutaan, itukan suatu resourse yang sangat bagus, sehingga kalau ada kolaborasi ini ada fungsi informasi intelijen, jadi penggabungan informasi dalam suatu sistem itu saya kira akan lebih mudah dan akan lebih cepat masalah-masalah ini selesai," jelasnya.
Selain itu dia menilai, penangkapan sejumlah buronan itu sebagai bukti bahwa kasus kebakaran belum lama ini tidak menghambat dan mempengaruhi kinerja Korps Adhyaksa itu dalam penegakan hukum.
"Memang ini kalau dihubungkan dengan peristiwa-peristiwa sebelumnya, Kejagung memang harus membuktikan bahwa aksi-aksi seperti kebakaran dan sebagainya, itu tidak mempengaruhi kinerjanya, tidak menghambat kinerjanya. Jadi pasti harus menunjukan unjuk kerjanya yang baik di mata masyarakat bahwa mereka tidak terganggu dengan peristiwa itu," pungkasnya.
Kata dia, terlepas dari apapun penyebab kebakaran itu, Kejagung tidak boleh terpengaruh. "Jadi sistem harus jalan, kinerja harus berjalan dan kalau perlu malah kasus-kasus yang sekarang ada, kasus yang besar itu dipercepat sehingga menunjukan bahwa mereka benar-benar melawan kasus korupsi, kemudian kejahatan itu benar-benar dilawan oleh Kejaksaan Agung," tuturnya.
"Bahkan kalau perlu bersama dengan Badan Inteligen Strategis (Bais) yang mempunyai perwakilan kedutaan, itukan suatu resourse yang sangat bagus, sehingga kalau ada kolaborasi ini ada fungsi informasi intelijen, jadi penggabungan informasi dalam suatu sistem itu saya kira akan lebih mudah dan akan lebih cepat masalah-masalah ini selesai," jelasnya.
Selain itu dia menilai, penangkapan sejumlah buronan itu sebagai bukti bahwa kasus kebakaran belum lama ini tidak menghambat dan mempengaruhi kinerja Korps Adhyaksa itu dalam penegakan hukum.
"Memang ini kalau dihubungkan dengan peristiwa-peristiwa sebelumnya, Kejagung memang harus membuktikan bahwa aksi-aksi seperti kebakaran dan sebagainya, itu tidak mempengaruhi kinerjanya, tidak menghambat kinerjanya. Jadi pasti harus menunjukan unjuk kerjanya yang baik di mata masyarakat bahwa mereka tidak terganggu dengan peristiwa itu," pungkasnya.
Kata dia, terlepas dari apapun penyebab kebakaran itu, Kejagung tidak boleh terpengaruh. "Jadi sistem harus jalan, kinerja harus berjalan dan kalau perlu malah kasus-kasus yang sekarang ada, kasus yang besar itu dipercepat sehingga menunjukan bahwa mereka benar-benar melawan kasus korupsi, kemudian kejahatan itu benar-benar dilawan oleh Kejaksaan Agung," tuturnya.
(maf)
Lihat Juga :