Kapolda Punya Peluang Ditunjuk Menjadi Wakapolri, Ini Contohnya
Jum'at, 18 Juli 2025 - 10:03 WIB
loading...
Personel polisi saat Peringatan ke-79 Hari Bhayangkara di Monas. Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho menilai, figur yang berpeluang ditunjuk menjadi wakapolri tak hanya berasal dari jenderal bintang 3 atau komjen. Menurutnya, jenderal bintang 2 atau inspektur jenderal (irjen) seperti kapolda aktif, punya peluang ditunjuk menjadi Wakapolri.
Apalagi, kata Sandi, fenomena ini pernah terjadi kala Komjen (Pol) Gatot Eddy Pramono ditunjuk menjadi wakapolri. Gatot Eddy ditunjuk menjadi wakapolri saat menduduki jabatan aktif Kapolda Metro Jaya.
"Ya, pada waktu yang lalu pernah bahwa Kapolda Metro itu menjadi wakapolri, karena Kapolda Metro itu adalah pejabat bintang 2, tetapi eselonnya adalah bintang 3. Ada beberapa jabatan di Polri , bintang 2, tetapi eselonnya sudah sama dengan bintang 3. Waktu itu ada Pak Gatot pernah menjadi wakapolri dari Polda Metro Jaya," kata Sandi kepada wartawan, dikutip Jumat (18/7/2025).
Kendati demikian, Sandi menegaskan, siapa pun anggota yang ditunjuk menjadi wakapolri merupakan perwira tinggi (pati) terbaik Polri.
Baca Juga: Perjalanan Karier Gatot Eddy Pramono, Wakapolri Seangkatan Mantan Kapolri Jenderal Idham Azis
Sandi menilai, seluruh Pati Polri yang berpangkat jenderal bintang 3 dan bintang 2 memiliki peluang yang sama besar untuk ditunjuk menjadi Wakapolri. "Nah, Pati Polri itu bisa dari bintang 3 ataupun bintang 2 yang eselonnya sudah sama dengan bintang 3. Itu semua menjadi calon-calon yang sama untuk bisa menduduki jabatan wakapolri," terang Sandi.
Kursi wakapolri kosong sejak akhir bulan lalu. Hal itu setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melepas jabatan Komjen Ahmad Dofiri sebagai wakapolri dalam Upacara Penyerahan Tugas dan Tanggung Jawab Wakapolri, Senin (30/6/2025).
Ahmad Dofiri memasuki masa pensiun setelah usianya menginjak 58 tahun pada 4 Juni 2025. Saat ini, kursi wakapolri masih kosong.
Apalagi, kata Sandi, fenomena ini pernah terjadi kala Komjen (Pol) Gatot Eddy Pramono ditunjuk menjadi wakapolri. Gatot Eddy ditunjuk menjadi wakapolri saat menduduki jabatan aktif Kapolda Metro Jaya.
"Ya, pada waktu yang lalu pernah bahwa Kapolda Metro itu menjadi wakapolri, karena Kapolda Metro itu adalah pejabat bintang 2, tetapi eselonnya adalah bintang 3. Ada beberapa jabatan di Polri , bintang 2, tetapi eselonnya sudah sama dengan bintang 3. Waktu itu ada Pak Gatot pernah menjadi wakapolri dari Polda Metro Jaya," kata Sandi kepada wartawan, dikutip Jumat (18/7/2025).
Kendati demikian, Sandi menegaskan, siapa pun anggota yang ditunjuk menjadi wakapolri merupakan perwira tinggi (pati) terbaik Polri.
Baca Juga: Perjalanan Karier Gatot Eddy Pramono, Wakapolri Seangkatan Mantan Kapolri Jenderal Idham Azis
Sandi menilai, seluruh Pati Polri yang berpangkat jenderal bintang 3 dan bintang 2 memiliki peluang yang sama besar untuk ditunjuk menjadi Wakapolri. "Nah, Pati Polri itu bisa dari bintang 3 ataupun bintang 2 yang eselonnya sudah sama dengan bintang 3. Itu semua menjadi calon-calon yang sama untuk bisa menduduki jabatan wakapolri," terang Sandi.
Kursi wakapolri kosong sejak akhir bulan lalu. Hal itu setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melepas jabatan Komjen Ahmad Dofiri sebagai wakapolri dalam Upacara Penyerahan Tugas dan Tanggung Jawab Wakapolri, Senin (30/6/2025).
Ahmad Dofiri memasuki masa pensiun setelah usianya menginjak 58 tahun pada 4 Juni 2025. Saat ini, kursi wakapolri masih kosong.
(zik)
Lihat Juga :