Hikmahanto Juwana Yakin CEPA Bakal Untungkan Indonesia

Kamis, 17 Juli 2025 - 07:52 WIB
loading...
Hikmahanto Juwana Yakin...
Presiden Prabowo Subianto saat melakukan pertemuan dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di kantor pusat Uni Eropa, Brussel, Belgia, pada Minggu, 13 Juli 2025. Foto/Setpres
A A A
JAKARTA - Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana menilai lawatan Presiden Prabowo Subianto ke beberapa negara di Eropa, terutama di Belgia membawa dampak positif bagi Indonesia. Hal ini terkait kesepakatan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa seperti yang diumumkan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Paris, Prancis, Selasa (15/7/2025) waktu setempat.

Dengan tercapainya kesepakatan CEPA, Teddy menjelaskan, menjadikan tarif ekspor Indonesia ke Uni Eropa saat ini menjadi 0 persen. Senada Teddy, Hikmahanto mengatakan bahwa keberhasilan CEPA sangat menguntungkan bagi Indonesia.

Pasalnya, arus barang dari Uni Eropa ke Indonesia dan sebaliknya akan semakin lancar. “Keberhasilan CEPA akan membuat arus barang dari Uni Eropa ke Indonesia semakin lancar dan sebaliknya,” ujar Hikmahanto kepada wartawan, Rabu (16/7/2025).

Baca juga: Prabowo Rampungkan Lawatan 15 Hari ke Sejumlah Negara, Apa Saja Hasilnya?



Diketahui, dalam lawatan di Belgia, Prabowo bertemu Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Presiden Dewan Eropa Antonio Costa, dan Raja Belgia Philippe. Dalam kunjungan tersebut, Indonesia-Uni Eropa berhasil menyepakati Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) yang proses negosiasinya memakan waktu 10 tahun.

Kemudian Prabowo menghadiri peringatan Bastille Day atau Hari Nasional Prancis di Paris sebagai tamu kehormatan pada Senin 14 Juli 2025. Prabowo juga dijamu makan malam privat oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée.

Hikmahanto berpendapat, kunjungan Prabowo ke Belgia dan Prancis berdampak positif bagi Indonesia. Dia menuturkan bahwa kunjungan tersebut menunjukkan Prabowo sangat dipandang di negara-negara Eropa.

Baca juga: Setelah 10 Tahun Negosiasi, Indonesia-Uni Eropa Capai Kesepakatan Perdagangan Bebas

"Yang pasti Bapak Presiden sangat dipandang di dua negara Belgia dan Prancis serta di Uni Eropa," ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, lawatan ke Belgia membuka sejarah baru. Ini karena tercapainya Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa.

Dengan tercapainya kesepakatan CEPA, tarif ekspor Indonesia ke Uni Eropa saat ini menjadi 0 persen. "Dari sebelumnya ada yang 10 persen, 20 persen, sekarang menjadi nol. Dan itu kesepakatan yang sangat amat baik untuk investasi, industri, dan ekonomi," ujar Teddy.

Teddy meyakini CEPA dapat membuka akses Indonesia ke Eropa secara lebih luas. Terlebih, jumlah populasi Eropa mencapai 700 juta jiwa. “Anda dapat bayangkan tentunya ini sangat baik, populasi Eropa sekitar 700 juta. Berarti ini membuka seluas-luasnya hubungan antara Indonesia dan Eropa di segala macam bidang," kata Teddy.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Presiden Prabowo Berikan...
Presiden Prabowo Berikan Bantuan Alat Drumben untuk SDN Tegalega Sukabumi
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Rekomendasi
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
Mandiri Tunas Finance...
Mandiri Tunas Finance dan APPI Beri Pelatihan Strategi Keuangan bagi UMKM
Berita Terkini
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved