Prabowo Rampungkan Lawatan 15 Hari ke Sejumlah Negara, Apa Saja Hasilnya?

Rabu, 16 Juli 2025 - 17:35 WIB
loading...
Prabowo Rampungkan Lawatan...
Presiden Prabowo Subianto memberikan keterangan pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, seusai kunjungan ke sejumlah negara. Foto/Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto kembali ke Tanah Air seusai menyelesaikan rangkaian lawatan selama 15 hari ke sejumlah negara. Negara yang dikunjungi Prabowo di antaranya Arab Saudi, Brasil, Inggris, Belgia, Prancis , dan Belarus. Apa saja hasilnya?

"Alhamdulillah, saya tiba kembali di Tanah Air setelah lumayan ya, kalau tidak salah 15 hari. Saya pergi cukup lama, tapi alhamdulillah apa yang kita hasilkan cukup bagus,” ujar Prabowo setibanya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (16/7/2025).

Hadiri KTT BRICS dan Perkuat Kerja Sama Timur Tengah

Prabowo membuka lawatannya dengan kunjungan ke Arab Saudi. Kepala Negara bertemu dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi. Ia menyebut pertemuan tersebut sangat produktif dan menghasilkan sejumlah komitmen peningkatan investasi ke Indonesia. Setelah itu, Prabowo menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di Rio de Janeiro, Brasil.

"Saya hadir di BRICS di Rio de Janeiro. Kemudian sebelumnya saya kunjungan kenegaraan ke Arab Saudi. Ketemu pimpinan Arab Saudi, Putra Mahkota, Perdana Menteri, dan pimpinannya sangat bagus," ujarnya.

Baca Juga: Indonesia Dukung Thailand Gabung Penuh BRICS, Prabowo: Kami Bantu Fasilitasi

Selain Arab Saudi, Prabowo juga menyebutkan penguatan hubungan dengan negara-negara Timur Tengah lainnya seperti Mesir, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Yordania. "Di beberapa bidang kita juga sangat erat kerjasama dengan Arab Saudi, dengan negara-negara saudara-saudara kita di Timur Tengah, Mesir, Arab Saudi, Emirat Arab, Qatar, Jordan, sangat-sangat sinkron bersama kita."

Diplomasi Ekonomi di Brasil dan Eropa

Seusai forum BRICS, Prabowo melanjutkan kunjungan resmi ke Republik Federasi Brasil dan bertemu Presiden Luiz Inácio Lula da Silva. Keduanya sepakat untuk meningkatkan kerja sama perdagangan, terutama mengingat kedua negara memiliki potensi besar di sektor hutan tropis dan sumber daya alam.

"Brasil dan Indonesia sama-sama negara sangat besar, memiliki hutan tropis yang sangat besar, bisa dikatakan paru-paru dunia, kita juga memiliki sumber-sumber alam yang sangat besar. Aneh kita berbicara, Presiden Lula dan saya mengatakan aneh hubungan dagang kita masih relatif kecil, jadi ini kita ingin tingkatkan,” kata Prabowo.

Lawatan Prabowo juga menyentuh Eropa. Di Inggris, dia melakukan lobi informal dengan sejumlah pejabat membahas isu-isu global seperti konflik di Gaza dan Ukraina. "Yang di Inggris saya ketemu beberapa pejabat secara informal, tapi kita lobby, kita bahas soal Gaza, soal Ukraine, dan sebagainya," kata Prabowo.

Di Brussels, Belgia, Prabowo juga menghadiri pertemuan penting dengan Uni Eropa yang akhirnya menghasilkan terobosan besar. "Kemudian saya hadir di Brussels, di Uni Eropa itu ada terobosan luar biasa, setelah 10 tahun perundingan alot, akhirnya kita mencapai kesepakatan Indonesia dan Uni Eropa akan masuk ke dalam apa yang disebut CEPA, Comprehensive Economic Partnership Agreement, yang itu sama dengan Free Trade Agreement."

Dengan kesepakatan CEPA, tarif perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa akan diturunkan hingga nol persen, membuka peluang besar bagi ekspor dan transfer teknologi. “Jadi barang-barang kita bisa masuk Uni Eropa 0% tarif mereka juga, jadi kita sangat ada hubungan simbiosis. Mereka punya teknologi yang bagus, punya sains, punya dana keuangan, kita punya mineral, kita punya komoditas, kita punya pasar, jadi ini simbiosis."

Tamu Kehormatan di Prancis

Di Paris, Prabowo menjadi kepala negara Asia pertama yang memimpin defile militer dalam perayaan Hari Nasional Prancis atau Bastille Day. Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron , keduanya membahas berbagai isu strategis dan memperkuat hubungan bilateral.

"Habis itu saya ke Prancis, kita diberi kehormatan bisa memimpin defile, Hari Nasional Perancis ini sesuatu yang baru pertama kali dalam sejarah, suatu negara dari Asia memimpin defile. Perancis kehormatan besar, mereka memandang kita negara yang sangat penting, saya lakukan juga pembicaraan lama dengan Presiden Macron, membahas banyak masalah, cukup sangat produktif,” ungkapnya.



Sebagai penutup lawatan, Prabowo singgah di Minsk, Belarus. Di sana, Prabowo membahas peluang perdagangan baru, terutama terkait ekspor komoditas dan impor pupuk seperti potasium yang sangat dibutuhkan Indonesia.

"Dan habis itu saya mampir di Belarus, di Minsk. Belarus butuh banyak komoditas dari kita dan kita juga bahas, membahas sama mereka, karena kita butuh pupuk, potas dan sebagainya. Jadi habis itu langsung kembali ke sini," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Prabowo Sindir Penolak...
Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
Rekomendasi
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Berita Terkini
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Infografis
15 Lagu Nasional Terbaik...
15 Lagu Nasional Terbaik untuk HUT Ke-80 RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved