Masa Orientasi Sekolah Rakyat Serentak 14 Juli, Digelar di 63 Titik

Minggu, 13 Juli 2025 - 14:23 WIB
loading...
Masa Orientasi Sekolah...
Menteri Sosial Saifullah Yusuf berdialog dengan para orangtua dan siswa di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 8 Abiyoso, Cimahi, Jawa Barat. Foto/Ist
A A A
CIMAHI - Masa Orientasi Sekolah Rakyat akan digelar secara serentak pada 14 Juli 2025 besok di 63 titik. Sebanyak 37 titik berikutnya menyusul pada akhir bulan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan hal itu saat berdialog dengan para orangtua dan siswa di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 8 Abiyoso Cimahi.

Dialog itu untuk mengecek persiapan masa orientasi sekolah rakyat pada Senin 14 Juli 2025.

Baca juga: Ini Dua Model Pembangunan Sekolah Rakyat

"Ada 63 titik yang sudah siap, salah satunya di Sentra Abiyoso," kata Gus Ipul di Sentra Abiyoso Cimahi, Jawa Barat, dikutip Minggu (13/7/2025).



Ia memastikan kepala sekolah, guru, hingga siswa sudah siap. Hari ini, ia ingin berdialog agar semua pihak mengerti apa yang diinginkan Presiden Prabowo Subianto terhadap Sekolah Rakyat.

"Ini gedung sementara hanya sampai 1 tahun, setelah itu Presiden akan bangun di Kabupaten Cimahi gedung Sekolah Rakyat yang permanen," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Gus Ipul meminta agar para siswa dan orangtua berdialog dengannya dari hati ke hati. Ia juga meminta mereka bicara apa adanya.

Baca juga: Kemensos Buka Lowongan Guru Sekolah Rakyat, Cek Syaratnya

"Kami datang ke sini untuk bicara dari hati ke hati. Karena ini penting. Kalau kita mulai dengan kejujuran, berikut akan enak dan lancar," katanya.

Ia mengatakan saat ini masih ada anak-anak dari keluarga yang belum beruntung yang putus atau bahkan belum pernah bersekolah. Sehingga, Presiden Prabowo ingin mereka sekolah di tempat berkualitas.

"Presiden Prabowo ingin agar anak-anak kita memiliki pendidikan yang baik sehingga ke depan lebih baik dari orangtuanya," katanya.

Gus Ipul mengajak diskusi salah seorang calon siswa bernama Maulida Nur Athiyah (12) dari Padasuka, Cimahi Tengah. Ia menceritakan ayahnya bekerja di warteg di Tangerang dan mengunjunginya sebulan sekali. "Cita-cita saya menjadi dokter," katanya

Bibi Maulida, Atin Supriyatin (53) mengatakan Maulida tinggal bersamanya sejak kelas 4 SD.

"Saya ingin (Maulida bersekolah) sebab saya tak mampu juga untuk biayai dia. Syukur Alhamdulillah dengan adanya program Pak Prabowo untuk membantu kami yang kesulitan. Jadi dia bisa melanjutkan pendidikannya dan mencapai cita-citanya," katanya.

Dalam kesempatan ini Kepala Sekolah Rakyat Sentra Abiyoso, Muhammad Ikhsan Ramadhan mempersilakan para orang tua untuk menjenguk anaknya. Jadwal jenguk akan diatur agar tak mengganggu kegiatan belajar mengajar.

"Alhamdulillah bapak ibu didukung sepenuhnya oleh pemerintah dari mulai sepatu, pakaian, pakaian tidur, sampai juga alat makannya," katanya.

Ia juga menanyakan kesiapan para calon siswa untuk belajar. Ia juga memberikan semangat kepada mereka.

"Lanjutkan terus nanti SMA jangan putus," katanya.

Ia juga memperkenalkan 7 guru ke calon siswa dan orangtua. Ia mengatakan besok masih akan ada 3 guru lagi yang akan datang dan sedang dalam perjalanan.

"Memang belum semuanya hadir karena ada yang dari Tasikmalaya, Rembang, Demak," tuturnya.

Untuk diketahui, Sekolah Rakyat Menengah Perrama 8 Abiyoso Cimahi memiliki jumlah siswa sebanyak 100 anak atau 4 rombongan belajar. Rinciannya terdiri dari 50 anak laki dan 50 anak perempuan.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
Rekomendasi
Usia Peserta Miss Indonesia...
Usia Peserta Miss Indonesia Kini 19-25 Tahun, RCTI Cari Kandidat yang Lebih Matang untuk Miss World
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Berita Terkini
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Infografis
Di Mana Perang Dunia...
Di Mana Perang Dunia III akan Terjadi? Ini Titik Geopolitik Terpanas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved