Masa Orientasi Sekolah Rakyat Serentak 14 Juli, Digelar di 63 Titik
Minggu, 13 Juli 2025 - 14:23 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kemensos Buka Lowongan Guru Sekolah Rakyat, Cek Syaratnya
"Kami datang ke sini untuk bicara dari hati ke hati. Karena ini penting. Kalau kita mulai dengan kejujuran, berikut akan enak dan lancar," katanya.
Ia mengatakan saat ini masih ada anak-anak dari keluarga yang belum beruntung yang putus atau bahkan belum pernah bersekolah. Sehingga, Presiden Prabowo ingin mereka sekolah di tempat berkualitas.
"Presiden Prabowo ingin agar anak-anak kita memiliki pendidikan yang baik sehingga ke depan lebih baik dari orangtuanya," katanya.
Gus Ipul mengajak diskusi salah seorang calon siswa bernama Maulida Nur Athiyah (12) dari Padasuka, Cimahi Tengah. Ia menceritakan ayahnya bekerja di warteg di Tangerang dan mengunjunginya sebulan sekali. "Cita-cita saya menjadi dokter," katanya
Bibi Maulida, Atin Supriyatin (53) mengatakan Maulida tinggal bersamanya sejak kelas 4 SD.
"Saya ingin (Maulida bersekolah) sebab saya tak mampu juga untuk biayai dia. Syukur Alhamdulillah dengan adanya program Pak Prabowo untuk membantu kami yang kesulitan. Jadi dia bisa melanjutkan pendidikannya dan mencapai cita-citanya," katanya.
Dalam kesempatan ini Kepala Sekolah Rakyat Sentra Abiyoso, Muhammad Ikhsan Ramadhan mempersilakan para orang tua untuk menjenguk anaknya. Jadwal jenguk akan diatur agar tak mengganggu kegiatan belajar mengajar.
"Kami datang ke sini untuk bicara dari hati ke hati. Karena ini penting. Kalau kita mulai dengan kejujuran, berikut akan enak dan lancar," katanya.
Ia mengatakan saat ini masih ada anak-anak dari keluarga yang belum beruntung yang putus atau bahkan belum pernah bersekolah. Sehingga, Presiden Prabowo ingin mereka sekolah di tempat berkualitas.
"Presiden Prabowo ingin agar anak-anak kita memiliki pendidikan yang baik sehingga ke depan lebih baik dari orangtuanya," katanya.
Gus Ipul mengajak diskusi salah seorang calon siswa bernama Maulida Nur Athiyah (12) dari Padasuka, Cimahi Tengah. Ia menceritakan ayahnya bekerja di warteg di Tangerang dan mengunjunginya sebulan sekali. "Cita-cita saya menjadi dokter," katanya
Bibi Maulida, Atin Supriyatin (53) mengatakan Maulida tinggal bersamanya sejak kelas 4 SD.
"Saya ingin (Maulida bersekolah) sebab saya tak mampu juga untuk biayai dia. Syukur Alhamdulillah dengan adanya program Pak Prabowo untuk membantu kami yang kesulitan. Jadi dia bisa melanjutkan pendidikannya dan mencapai cita-citanya," katanya.
Dalam kesempatan ini Kepala Sekolah Rakyat Sentra Abiyoso, Muhammad Ikhsan Ramadhan mempersilakan para orang tua untuk menjenguk anaknya. Jadwal jenguk akan diatur agar tak mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Lihat Juga :