KPK Ingin Bikin Aturan Larang Tersangka Pakai Penutup Wajah, DPR: Rawan Digugat
Sabtu, 12 Juli 2025 - 16:17 WIB
loading...
A
A
A
Untuk itu, ia mempersilakan KPK membuat aturan tersebut. Namun, Hasbi msnilai, aturan larangan pemakaian penutup wajah rawan digugat bila sudah diterapkan KPK.
"Kalau menurut saya sih, silakan saja KPK membuat aturan seperti itu di lingkungan KPK. Tapi ya itu tadi, karena tidak ada aturan yang melarang, jadi nantinya akan rawan digugat. Itu saja risikonya," terang Hasbi.
Terlebih, Hasbi menilai, aturan larangan pemakaian penutup wajah ada kaitannya dengan prinsip asa praduga tak bersalah. Apalagi, ia menilai, bentuk penutupan identitas dan wujud tersangka masih dianggap asa praduga tak bersalah.
"Jadi masalah itu sedikit banyak memang ada kaitannya dengan prinsip asas praduga tak bersalah dalam sistem hukum kita. Selama ini praktek tersebut menjadi bentuk penafsiran terhadap asas tersebut," kata Hasbi.
"Jadi kalau saat ini praktik tersebut berubah karena KPK membuat penafsiran baru, ya silakan saja, tapi ya itu tadi akan ada gugatan atau uji materi terhadap aturan yang akan diterapkan KPK tersebut. Itu saja masalahnya," pungkasnya.
"Kalau menurut saya sih, silakan saja KPK membuat aturan seperti itu di lingkungan KPK. Tapi ya itu tadi, karena tidak ada aturan yang melarang, jadi nantinya akan rawan digugat. Itu saja risikonya," terang Hasbi.
Terlebih, Hasbi menilai, aturan larangan pemakaian penutup wajah ada kaitannya dengan prinsip asa praduga tak bersalah. Apalagi, ia menilai, bentuk penutupan identitas dan wujud tersangka masih dianggap asa praduga tak bersalah.
"Jadi masalah itu sedikit banyak memang ada kaitannya dengan prinsip asas praduga tak bersalah dalam sistem hukum kita. Selama ini praktek tersebut menjadi bentuk penafsiran terhadap asas tersebut," kata Hasbi.
"Jadi kalau saat ini praktik tersebut berubah karena KPK membuat penafsiran baru, ya silakan saja, tapi ya itu tadi akan ada gugatan atau uji materi terhadap aturan yang akan diterapkan KPK tersebut. Itu saja masalahnya," pungkasnya.
Lihat Juga :