Kontribusi Sektor Perikanan Minim, Panggah DPR: Maraknya Praktik Illegal Fishing

Rabu, 09 Juli 2025 - 08:51 WIB
loading...
Kontribusi Sektor Perikanan...
Wakil Ketua Komisi IV DPR Panggah Susanto menyoroti minimnya kontribusi sektor perikanan terhadap pembangunan nasional pada TW I tahun 2025. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IV DPR Panggah Susanto menyoroti minimnya kontribusi sektor perikanan terhadap pembangunan nasional pada TW I tahun 2025. Ini dapat dilihat dari data BPS 2025 yang menunjukkan kontribusi sektor perikanan terhadap PDB Nasional sebesar 2,29%, menurun dibandingkan TW I tahun 2024 sebesar 2,33%.

Begitu juga dengan pertumbuhan sektor perikanan pada TW I tahun 2025 hanya mencapai 2,25% dibandingkan TW I tahun 2024 sebesar 3,49%. Sedangkan, volume ekspor hanya 0,43 juta ton pada TW I tahun 2025 dan nilai realisasi NPBP KKP periode Juni 2025 hanya mencapai Rp975,74 miliar.

Baca juga: KKP Tetapkan Perairan Liukang Tangaya Zona Merah Illegal Fishing

Menurut Panggah, dari data BPS maka kontribusi sektor KKP terhadap pembangunan nasional masih minim dibandingkan potensi yang dimiliki SDA kelautan dan perikanan yang melimpah baik tangkap maupun budidaya.

Dia menilai ada sesuatu yang perlu dicermati dalam kebijakan mendorong produktivitas sektor kelautan dan perikanan. “Kita memiliki sumber daya kelautan dan perikanan yang melimpah, tetapi kontribusi sektor ini sangat minim pada TW I tahun 2025. Kontribusi terhadap PDB dan pertumbuhan hanya mencapai 2,29% dan 2,25%, ini ada yang salah dan perlu ditata kembali untuk mendorong peningkatan kontribusi KKP secara maksimal,” ujarnya, Selasa (8/7/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
DPR Desak Negara Tindak...
DPR Desak Negara Tindak Keras Tanpa Kompromi Judi Online dan Teror Pinjol
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Komisi VI DPR: Kenaikan...
Komisi VI DPR: Kenaikan Harga BBM Dilakukan Tiba-tiba, Kami Belum dapat Informasi
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
Rekomendasi
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Mampukah Taegeuk Warriors Akhiri Kutukan?
Richard Lee Ajukan Penangguhan...
Richard Lee Ajukan Penangguhan Penahanan karena Sakit, Istri Jadi Jaminan
Berita Terkini
Ditangkap Polda Metro...
Ditangkap Polda Metro Jaya, Dokter Tifa: Tepat saat Saya Menghadap Ujian S3
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya di Jakarta
KPK Telusuri Pembelian...
KPK Telusuri Pembelian Aset Fadia Arafiq saat Jabat Bupati Pekalongan
Selain Dokter Tifa,...
Selain Dokter Tifa, Polda Metro Jaya Juga Tangkap Roy Suryo
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Dokter Tifa Ditangkap...
Dokter Tifa Ditangkap Polisi dan Dibawa ke Polda Metro Jaya, Ini Kata Kuasa Hukum
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved